Connect with us

matahari terbenam si singapura - unsplash kp89_

Dunia Usaha

Krisis Ekonomi di Singapura: Pekerja Dari Malaysia Diberhentikan, Apa Dampaknya Bagi TKI?

Majikan di Singapura merumahkan karyawan tanpa gaji dan lebih menyedihkan lagi ramai yang diberhentikan dengan alasan perusahaan mengalami kesulitan akibat pandemi covid-19.

Harian Metro Malaysia terbitan 13 Juni 2020 dengan judul “Rakyat Malaysia mula dibuang kerja di Singapura” memberitakan bahwa majikan di Singapura merumahkan karyawan tanpa gaji dan lebih menyedihkan lagi ramai yang diberhentikan dengan alasan perusahaan mengalami kesulitan akibat pandemi covid-19.

“Pasaran kerja di Singapura terjejas (maksudnya terpengaruh) sehingga kilang (pabrik) elektronik tempat saya bekerja pun turut mengambil bekas pramugari dan pramugara republik itu (maksudnya Singapura) bagi menggantikan rakyat Malaysia yang diberhentikan.”

Middy Mohammad, 30 tahun lebih jauh mengemukakan bahwa “Republik berkenaan (maksudnya Singapura) difahamkan perlu mengutamakan rakyat mereka sekaligus menyebabkan nasib rakyat Malaysia yang bekerja di sana semakin tidak menentu.”

Menurut statistik, kira-kira 400,000 rakyat Malaysia mencari nafkah di Singapura (Metro, 13 Jun 2020). Hampir 250,000 daripadanya pulang-pergi (PP) Malaysia-Singapura setiap hari.

Krisis Ekonomi

Singapura mengalami kemerosotan ekonomi yang terbesar sejak krisis finansial 2009.

Merebaknya wabah corona mengakibatkan pertumbuhan ekonomi Singapura menyusut 2,2 persen pada kuartal pertama 2020 (VOA, 26/03/2020).

Diperkirakan pada kuartal kedua dan seterusnya pertumbuhan ekonomi Singapura diperkirakan semakin merosot.

Dampak merosotnya ekonomi Singapura, jika berlanjut dan terjadi krisis ekonomi, tidak hanya rakyat Malaysia yang bekerja di Singapura yang terkena dampak nagatifnya, tetapi juga tenaga kerja Indonesia (TKI) yang bekerja di Singapura.

Sudah bisa dipastikan bahwa pemerintah Singapura akan mengutamakan memberi lapangan kerja kepada warganya jika perusahaan swasta yang merumahkan atau memberhentikan karyawannya asal Malaysia dan Indonesia.

Jika suatu perusahaan mau memulai kembali beroperasi, maka perusahaan swasta maupun perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Singapura, pasti diminta untuk mengutamakan lapangan kerja bagi warga Singapura.

Demikian juga halnya di Malaysia, pemerintah Malaysia akan meminta perusahaan swasta ataupun perusahaan Badan Usaha Milik Negara di Malaysia, dalam merekrut pekerja baru, agar mengutamakan warga Malaysia.

Oleh karena itu, kemerosotan ekonomi Singapura dan Malaysia, apalagi kalau sampai kedua negara jiran itu mengalami krisis ekonomi, akan memberi dampak negatif bagi tenaga kerja Indonesia (TKI) yang selama ini bekerja di Singapura maupun di Malaysia.

Menghadapi situasi ekonomi global yang merosot akibat pandemi covid-19 dan kemungkinan besar terjadi krisis ekonomi di banyak negara seperti Singapura, Malaysia dan berbagai negara lain, maka para TKI pasti pulang ke Indonesia.

Dengan demikian, akibat covid-19, pemerintah Indonesia akan menghadapi dua persoalan besar dalam bidang tenaga kerja yaitu mereka yang di putuskan hubungan kerja dari berbagai perusahaan dalam negeri, dan mereka yang kembali dari luar negeri karena diakhiri hubungan kerja di negara tempat mereka bekerja lantaran terjadi kemerosotan ekonomi dan krisis ekonomi.

Apa yang harus dilakukan pemerintah Indonesia dan rakyat Indonesia?

Menurut saya, pemerintah bersama seluruh rakyat Indonesia harus bersatu melakukan 5 hal.

Pertama, pemerintah harus mengajak seluruh rakyat Indonesia untuk bersatu melawan dan mencegah penularan covid-19 dengan menggunakan semua modal sosial yang ada di masyarakat.

Kedua, pemerintah harus fokus mengatasi covid-19 dan dampak negatif yang diakibatkannya.

Ketiga, pemerintah harus menghentikan pembangunan infrastruktur dan rencana pembangunan ibukota baru.

Keempat, pemilihan kepala daerah (pilkada) yang akan menghabiskan banyak anggaran agar ditunda, sampai covid-19 bisa diatasi.

Kelima, pemerintah harus tetap memberi prioritas dalam bidang pendidikan dan penyehatan kembali ekonomi serta memberi perhatian pada pengembangan sektor pertanian. Filosofisnya, walaupun terjadi krisis, kalau perut tetap berisi, maka rakyat akan tetap tenang dan nyenyak tidurnya.

Saran dan komentar? silahkan reply di twitter status dibawah ini (click logo biru dan reply).

Baca Juga

Covid-19

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mengatakan bahwa Covid-19 belum selesai. Kalau positif rate bisa 5% insya Allah kita masuk zona aman.

Covid-19

PPKM Level 4 akan berakhir pemberlakuannya pada 2 Agustus 2021. Kita belum tahu apakah PPKM Level 4 akan dilanjutkan atau di stop, kita tunggu...

Covid-19

Setidaknya ada lima alasan pentingnya PPKM diperpanjang: Pertama, Covid-19 belum bisa dikendalikan. Jumlah yang meninggal masih sangat banyak.

DKI Jakarta

Melalui kolaborasi, yakin rakyat Indonesia dan warga DKI Jakarta dapat atasi Covid-19 yang semakin berbahaya.

Covid-19

Pada 22 Juli 2021, saya dan Arteria Dahlan, Anggota DPR RI dari PDIP berdiskusi tentang Covid yang gonta-ganti namanya dan tidak kunjung selesai. Karni...

Covid-19

Penuhi kebutuhan pangan mereka selama PPKM Darurat diberlakukan. Jika tidak, maka PPKM sulit sukses kalau kebutuhan dasar rakyat yaitu "pangan" dalam bentuk sembako tidak...

Covid-19

Setelah Covid-19 menghantam Indonesia mulai Maret 2020 sampai Juli 2021, nampaknya skala prioritas yang super urgent ialah penyelamatan nyawa dengan high priority pada kesehatan...

Covid-19

Karena masih suasana Covid-19 pada Idul Adha 1442H ini, umat Islam yang sudah siap melaksanakan ibadah haji di Mekah, kembali di urungkan tahun ini.