Bersedekah 20 Tahun Beri Tetesan Gula Merah ke Semut: Kisah Inspiratif Bagi Semua Saat Pandemi Corona

 In Covid-19, Lainnya, Opini, Sosial

Pada saat krisis ekonomi dan depresi ekonomi yang bakal melanda Indonesia, sangat penting kita mengambil pelajaran dari kisah nenek penjual jajan pasar yang punya cara unik dalam bersedekah selama 20 tahun.

Nenek penjual jajan pasar secara rutin meneteskan saus gula merah untuk memberi makan semut-semut disekitarnya (detikfood, 25/6/2020).

Menurut si nenek, keberkahannya luar biasa. Jualan jajan pasar yang dilakoni mulai pukul 5.30-9 pagi, selalu habis terjual. Keberkahan lainnya, anak bisa sekolah di UI dan bekerja di UI, juga anaknya yang lain bisa bekerja di Pertamina.

Selain itu, si nenek bisa melaksanakan ibadah umrah.

Semua Bisa Bersedekah

Seorang dokter yang mengobati pasien corona misalnya, jika dalam melaksanakan tugas diniatkan sebagai sedekah, maka sesungguhnya dia telah menabur kebajikan dan keberkahannya akan diperoleh seperti si nenek penjual jajan pasar.

Dsmikian perawat yang membantu dokter dalam melayani dan merawat pasien, jika niatnya sebagai sedekah, maka Allah akan memberi keberkahan kepada yang bersangkutan sebagaimana yang diperoleh si nenek penjual jajan pasar.

Bentuk keberkahan yang diperoleh bisa bermacam-macam, bisa kesehatan yang prima, rezeki yang cukup, umur panjang dan sebagainya.

Seorang cendekiawan bisa juga bersedekah, dengan mengajar, menulis dan meneliti.

Begitu pula si kaya, dengan kekayaan yang dimiliki, dia bisa bersedekah dengan memberi beasiswa kepada mereka yang miskin untuk mengubah nasib melalui pendidikan.

Selain itu, seorang ibu rumah tangga bisa bersedekah dengan melayani suami dan anak-anaknya.

Termasuk mengambil duri dari jalan, juga adalah sedekah sesuai sabda Nabi Muhammad SAW “Wa tumiitul adza ‘anit thariiqi shadaqah” (memungut duri dari jalan adalah sedekah).

Singkat kata, semua perbuatan asalkan diawali dengan niat karena Allah adalah sedekah.

Makin banyak berbuat baik kepada sesama manusia termasuk kepada binatang, akan merupakan investasi dalam bentuk sedekah, yang keberkahannya akan mulai dikmati di dunia dan insya Allah diakhirat.

Bersedekah di Masa Corona

Bersedekah kepada sesama manusia terutama yang mengalami masalah ekonomi akibat wabah corona, saya amat yakin akan menghadirkan keberkahan dan pahala yang bakal diperoleh berlipat ganda.

Oleh karena itu, kisah nenek penjual jajan pasar yang dikemukakan di atas, sangat inspiratif untuk diambil pelajaran dalam kehidupan sekarang di masa pandemi corona yang telah menimbulkan krisis kesehatan, krisis sosial dan krisis ekonomi yang pada bulan-bulan mendatang akan semakin mendera sebagian besar bangsa Indonesia.

Semoga tulisan ini, yang dikutip dari kisah nenek penjual jajan pasar, bisa menjadi stimulus dalam bersedekah sesuai kemampuan dan keadaan masing-masing tiap orang.

Saran dan komentar? silahkan reply di twitter status dibawah ini (click logo biru dan reply).

Recommended Posts

Start typing and press Enter to search