Connect with us

Dr. Djoko Udjianto, mantan Wakil Ketua Badan Anggaran DPR RI di UIC Jakarta - twitter musniumar

Covid-19

Djoko Udjianto: Postur APBN 2020 Rusak Akibat Covid-19

Seminar ekonomi terbatas dengan tema “Krisis Ekonomi Dan Dampaknya Terhadap Perguruan Tingginya, Apa Solusinya?” yang dilaksanakan di Aula Prof Dr Bahder Djohan, Universitas Ibnu Chaldun Jakarta.

Dr. Djoko Udjianto, mantan Wakil Ketua Badan Anggaran DPR RI mengatakan bahwa tsunami kesehatan yang dialami Indonesia telah mengakibatkan postur Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) rusak.

Dia kemukakan hal itu, dalam seminar ekonomi terbatas dengan tema “Krisis Ekonomi Dan Dampaknya Terhadap Perguruan Tingginya, Apa Solusinya?” yang dilaksanakan di Aula Prof Dr Bahder Djohan, Universitas Ibnu Chaldun Jakarta.

Mantan Ketua Komisi X DPR RI mengemukakan, jumlah APBN 2020 sekitar Rp 2500 triliun dengan defisit sekitar Rp300 triliun.

Dalam keadaan sebelum terjadi Covid-19, dilihat dari sisi anggaran, Indonesia telah mengalami krisis, apalagi setelah terjadi covid-19, dana APBN sebesar Rp900 triliun dialokasikan untuk menangani Covid-19 dan dampaknya.

Sebelum terjadi Covid-19, asumsi dasar penerimaan negara dari sektor pajak diproyeksikan Rp1800 triliun. Akan tetapi setelah terjadi wabah covid-19, seluruh wajib mengajukan keringan pajak.

Dari sisi penerimaan negara sangat memprihatinkan, karena menurunnya kemampuan masyarakat membayar pajak berdampak negatif terhadap penerimaan negara.

Dampaknya pemerintah harus berutang dalam jumlah yang amat besar untuk menutup belanja negara yang mengalami defisit, sehingga dikhawatirkan Indonesia mengalami Debt Trap (jebatan utang).

Dr. Djoko Udjianto menyampaikan harapan kepada para akademisi dan mahasiswa Universitas Ibnu Chaldun supaya tetap optimis seperti yang selama ini dia lakukan.

Musni Umar, rektor Universitas Ibnu Chaldun saat memberi sambutan sekaligus membuka seminar mengatakan bahwa Indonesia sedang mengalami krisis dan mungkin sudah resesi dan depresi, sehingga dampak negatifnya pasti dirasakan semua perguruan tinggi.

Oleh karena itu, diperlukan kerjasama semua pihak untuk menangani akar masalah yaitu Covid-19 yang menyebabkan Indonesia mengalami krisis, resesi dan depresi. Semua perguruan tinggi termasuk UIC harus bekerja keras, membangun sinergi di internal serta eksternal dalam menghadapi situasi yang tidak mudah.

Hadir dalam seminar ekonomi terbatas Universitas Ibnu Chaldun antara lain dari Yayasan Pembina Pendidikan Ibnu Chaldun (YPPIC) yaitu Ibu Dian, anggota dewan pembina YPPIC, Ibu Dr Sri Sugianti, wakil ketua YPPIC, Muhajirin Tohir, sekretaris YPPIC, dan Hamid Souwakil, wakil sekretaris YPPIC.

Selain itu hadir dari pihak Universitas Ibnu Chaldun, Dr. Baharuddin, wakil rektor bidang akademik, Dr. Farizal Marlius, wakil rektor bidang administrasi dan keuangan, Dr Gamari Sutrisno, wakil rektor bidang hubungan antar lembaga dan luar negeri sekaligus moderator, Sapta Maryati, dekan Fikom, Bambang Marwoto, dekan fakultas farmasi, para wakil dekan dan Kaprodi, BEM Fakultas dan mahasiswa Universitas Ibnu Chaldun.

Saran dan komentar? silahkan reply di twitter status dibawah ini (click logo biru dan reply).

Berikut foto-foto kegiatan

Baca Juga

Covid-19

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mengatakan bahwa Covid-19 belum selesai. Kalau positif rate bisa 5% insya Allah kita masuk zona aman.

Covid-19

PPKM Level 4 akan berakhir pemberlakuannya pada 2 Agustus 2021. Kita belum tahu apakah PPKM Level 4 akan dilanjutkan atau di stop, kita tunggu...

Covid-19

Setidaknya ada lima alasan pentingnya PPKM diperpanjang: Pertama, Covid-19 belum bisa dikendalikan. Jumlah yang meninggal masih sangat banyak.

DKI Jakarta

Melalui kolaborasi, yakin rakyat Indonesia dan warga DKI Jakarta dapat atasi Covid-19 yang semakin berbahaya.

Covid-19

Pada 22 Juli 2021, saya dan Arteria Dahlan, Anggota DPR RI dari PDIP berdiskusi tentang Covid yang gonta-ganti namanya dan tidak kunjung selesai. Karni...

Covid-19

Penuhi kebutuhan pangan mereka selama PPKM Darurat diberlakukan. Jika tidak, maka PPKM sulit sukses kalau kebutuhan dasar rakyat yaitu "pangan" dalam bentuk sembako tidak...

Covid-19

Setelah Covid-19 menghantam Indonesia mulai Maret 2020 sampai Juli 2021, nampaknya skala prioritas yang super urgent ialah penyelamatan nyawa dengan high priority pada kesehatan...

Covid-19

Karena masih suasana Covid-19 pada Idul Adha 1442H ini, umat Islam yang sudah siap melaksanakan ibadah haji di Mekah, kembali di urungkan tahun ini.