Belajar Dari Finlandia: Saat Krisis Corona Tetap Utamakan Pendidikan

 Di Covid-19, Opini, Pendidikan

Corona tidak hanya menyerang bangsa Indonesia, tetapi juga Finlandia. Akan tetapi, pemerintah bersama rakyat Finlandia, sukses memerangi corona.

Finlandia adalah merupakan negara Eropa utara yang berbatasan dengan Swedia, Norwegia, dan Rusia.

Negara Finlandia dengan ibukota Helsinki merupakan sebuah negara yang berbentuk republik dengan jumlah penduduk sebesar 5,518 juta jiwa (2019).

Akan tetapi, tingkat kemakmuran negara Finlandia luar biasa tinggi. Income per kapitanya mencapai $50.068 (2019). Sementara Indeks Pembangunan Manusia (IPM) merupakan tertinggi di dunia.

Menurut laporan kebahagiaan PBB tahunan edisi 2020 bahwa Finlandia dinobatkan sebagai negara paling bahagia di dunia untuk tahun ketiga berturut-turut (Republika.co.id, 23 Maret 2020).

Laporan yang dirilis oleh Sustainable Development Solution Network PBB bersama Ernesto Illy Foundation, menggunakan survei dari Gallup, mencatat 156 negara dengan 6 variabel yang membuat negara itu disebut paling bahagia di dunia.

Pertama, PDB per kapita.
Kedua, tunjangan sosial.
Ketiga, usia harapan hidup.
Keempat, kebebasan.
Kelima, keramahan, dan
Keenam, bebas korupsi.

Adapun penopang ekonomi Finlandia adalah jasa 65,7%, manufaktur dan pengilangan 31,4%, serta ekonomi primer (yang memanfaatkan sumber daya alam seperti pertanian, kehutanan, perikanan dan pertambangan) 2,9%

Faktor Pendidikan

Kemajuan yang diraih Finlandia merupakan sumbangsih terbesar dari pendidikan.

Pendidikan sembilan tahun diterapkan di Finlandia, dilakukab 5 hari dalam seminggu. Begitu juga pendidikan di Sekolah Lanjutan Atas) dan perguruan tinggi. Semua jenjang pendidikan di Finlandia sejak sekolah dasar 9 tahun sampai perguruan tinggi adalah gratis.

Guru atau dosen mendapat tempat yang amat terhormat. Kualitas guru dan dosen sangat diperhatikan di Finlandia. Sebagai contoh, guru di sekolah dasar rata-rata bergelar master.
Maka guru dan dosen di Finlandia merupakan profesi paling terhormat.

Semua pembiayaan pendidikan di Finlandia ditanggung oleh pemerintah. Dampaknya, semua warga negara Finlandia memperoleh pendidikan yang baik.

Dampak dari kebijakan pemerintah di bidang pendidikan, pendidikan di Finlandia terbaik di dunia.
Literasi membaca, Finlandia meraih peringkat 1 dunia. Dalam bidang ilmu alam, Finlandia meraih peringkat 3 dunia, sedang ilmu matematika, Finlandia meraih peringkat 4 dunia.

Pada tahun 2013, penduduk Finlandia sebesar 84% usia 25-60 lulusan menengah ke atas. Sementara negara-negara OECD rata-rata pendidikan warganya 75% tamatan SLA ke atas.

Pelajaran dari Finlandia

Pemerintah dan bangsa Indonesia, sebaiknya belajar dari Finlandia dalam membangun pendidikan yang merata dan berkualitas.

Pertama, pendidikan di Finlandia pada semua jenjang sampai perguruan tinggi adalah gratis.

Kedua, gaji guru dan dosen sangat memadai, begitu pula jaminan kesehatan dan hari tua.

Ketiga, tidak banyak mata pelajaran dan hampir tidak ada PR (pekerjaan rumah) bagi pelajar.

Keempat, pendidikan anak usia dini (PAUD) lebih banyak diarahkan untuk bermain.

Kelima, pendidikan di Finlandia telah menjadi prime mover (penggerak utama) bagi kemajuan dan kesejahteraan bangsa Finlandia serta dalam memerangi kemiskinan dan keterbelakangan.

Saran dan komentar? silahkan reply di twitter status dibawah ini (click logo biru dan reply).

Recommended Posts

Start typing and press Enter to search