75 Tahun Indonesia Merdeka: Analisis SWOT Bidang Sosial Untuk Dorong Kemajuan

 Di Opini, Politik, Sosial, Top

Indonesia yang merdeka 17 Agustus 1945, pada 17 Agustus 2020, berumur 75 tahun.

Jika dibandingkan dengan manusia, maka umur 75 tahun sudah disebut lanjut usia (lansia). Akan tetapi untuk sebuah negara seperti Indonesia, yang pernah mengalami penjajahan selama 350 tahun, umur 75 tahun masih bisa dikatakan sebagai negara baru, karena sangat banyak masalah yang diwariskan penjajah sebagai PR (Pekerjaan Rumah).

Analisis Dibidang Sosial

Untuk menghadirkan analisis yang obyektif tentang Indonesia, saya mencoba menggunakan analisis SWOT (Strength, Weakness, Opportunities, dan Threats) untuk memotret permasalahan sosial di Indonesia.

Adapun pengertian strength (kekuatan) sosial adalah kemampuan melakukan hubungan-hubungan dan proses-proses sosial. Ada juga yang memberi pengertian kekuatan sosial adalah desakan atau dorongan efektif yang menjurus pada tindakan sosial.

Menurut saya kekuatan (strength) sosial rakyat Indonesia setidaknya ada 5 antara lain:

1) Memiliki kemauan keras untuk melakukan perubahan demi mencapai kemajuan.
2) Berani dan memiliki kesungguhan untuk melakukan perubahan demi meraih kemajuan.
3) Memiliki kemampuan, kesabaran, ketekunan untuk melakukan perubahan.
4) Rela menderita untuk mewujudkan kemajuan.
5) Siap dan sanggup bekerja keras untuk mewujudkan kemajuan.

Selain memiliki kekuatan (strength), rakyat Indonesia memiliki kelemahan (Weakness) sosial, antara lain:

1) Tinggi rasa kedaerahan (sukuisme).
2) Kurang rasa persatuan dan kesatuan.
3) Mudah diadu domba dan dipecah bela
4) Kurang rasa nasionalisme.
5) Memiliki sikap inlander (pribumi) yang merasa lebih rendah dibanding orang asing (bule).

Adapun peluang (Opportunities) rakyat Indonesia untuk bangkit dan maju antara lain:

1) Penduduk Indonesia berjumlah 267,7 juta (2018) merupakan peluang besar untuk bangkit dan maju.

2) Spirit sosial bangsa Indonesia untuk bangkit dan hebat merupakan peluang besar bagi Indonesia untuk menjadi negara maju.

3) Jumlah suku bangsa 1.340 menurut sensus BPS tahun 2010 dan budaya yang beraneka ragam merupakan potensi dan peluang jika bisa disinergikan pasti menjadi kekuatan dan modal besar untuk membawa Indonesia bangkit dan maju.

Terakhir, ancaman (threats) di bidang sosial yang dapat membenamkan Indonesia untuk bangkit dan maju, antara lain:

1) Kurang pendidikan. Penduduk Indonesia yang besar jumlahnya akan mubazir dan berpotensi menghadirkan persoalan sosial yang besar, jika tidak memiliki pendidikan dan kepakaran.

2) Kemiskinan. Masalah kemiskinan merupakan akibat kurang pendidikan dan tidak ada kepakaran.

3) Kebodohan. Masalah kebodohan merupakan akibat tidak ada pendidikan formal maupun informal.

4) Keterbelakangan. Masalah keterbelakangan merupakan dampak tidak ada pendidikan dan kepakaran.

Kesimpulan

Bangsa Indonesia memiliki kekuatan yang hebat untuk bangkit dan maju. Selain itu, memiliki peluang untuk maju dan menjadi hebat.

Akan tetapi, memilki kelemahan dan ancaman yang berpotensi membenamkan kekuatan dan peluang untuk bangkit dan maju.

Kunci sukses untuk mendorong kemajuan sosial-bangsa Indonesia adalah pendidikan. Kunci kemajuan dan masa depan Indonesia terletak pada kesuksesan dalam membangun pendidikan bagi seluruh kaum muda Indonesia.

Saran dan komentar? silahkan reply di twitter status dibawah ini (click logo biru dan reply).

Recommended Posts

Start typing and press Enter to search