Connect with us

Bendera Malaysia - pexels Thilipen Rave Kumar

Opini

Krisis Politik di Malaysia: PH Kembali Memerintah atau Pemilihan Umum Dipercepat

Saat ini, parlemen Malaysia sedang bersidang yang akan berakhir 27 Agustus 2020. Salah satu agenda yang akan dibahas dalam sidang parlemen Malaysia ialah mosi tidak percaya terhadap Muhyiddin Yassin, yang diajukan Mahathir Mohamad, anggota parlemen dari Langkawi.

Pasca Datuk Najib Razak, mantan Perdana Menteri Malaysia dijatuhi hukuman 12 tahun penjara dan denda RM 210 juta setara Rp 718 milyar atas keterlibatannya dalam skandal mega korupsi dana pembangunan 1MDB (1 Malaysia Development Berhad).

Datuk Zahid Hamidi, Presiden UMNO mengemukakan bahwa UMNO keluar dari koalisi Perikatan Nasional (MalaysiaGazette, Kamis, 30 Juli 2020).

Pernyataan itu, amat mengejutkan karena pilar utama yang menyokong pemerintahan Muhyiddin Yassin adalah UMNO. Kalau partai itu keluar dari Perikatan Nasional, maka otomatis PN jatuh karena hilang dukungan mayoritas anggota parlemen.

Saat ini, parlemen Malaysia sedang bersidang yang akan berakhir 27 Agustus 2020. Salah satu agenda yang akan dibahas dalam sidang parlemen Malaysia ialah mosi tidak percaya terhadap Muhyiddin Yassin, yang diajukan Mahathir Mohamad, anggota parlemen dari Langkawi.

PN Jatuh

Jika pernyataan Presiden UMNO itu benar bahwa UMNO keluar dari pemerintahan Perikatan Nasional (PN) sebagaimana diberitakan media, maka pemerintahan Perikatan Nasional yang dipimpin Muhyiddin Yassin akan jatuh karena tidak lagi mendapat dukungan mayoritas dari anggota parlemen Malaysia yang berjumlah 222 orang.

Konsekuensinya, pertama, terjadi krisis politik karena pemerintahan Perikatan Nasional akan jatuh dan menjadi pemerintahan paling singkat di Malaysia, yang saya sebut pemerintahan seumur jagung-amat singkat.

Kedua, solusinya pemilihan umum (Pilihan Raya Umum) ke-15 dipercepat pelaksanaannya, agar krisis dapat diakhiri.

Ketiga, Pakatan Harapan membentuk pemerintahan baru sehingga pemilihan umum (PRU) ke-15 dilaksanakan sesuai jadwal yaitu 5 tahun sekali. Kalau Pakatan Harapan tidak mampu membentuk pemerintahan baru, karena tidak mendapat dukungan dari mayoritas anggota parlemen, maka tidak ada cara lain kecuali pemilihan umum dipercepat pelaksanaannya.

Krisis Politik dan Covid-19

Walaupun pemerintahan Perikatan Nasional (PN) sudah berjalan, tetapi minimnya dukungan dari anggota parlemen Malaysia, menyebabkan pemerintahan Perikatan Nasional sangat lemah.

Dampaknya, selalu dibayangi krisis politik, sehingga sulit mengatasi persoalan ekonomi akibat covid-19 sebab tidak ada stabilitas politik.

Selain itu, covid-19 belum ada tanda-tanda dapat diatasi secara tuntas sebab belum ditemukan obat Covid-19 yang bisa menyembuhkan wabah tersebut.

Kita mendoakan semoga krisis politik segera dapat diatasi, sehingga persoalan ekonomi akibat covid-19 dapat diselesaikan.

Untuk mengatasi persoalan yang dihadapi Malaysia, semua kekuatan bangsa harus bersatu. Hanya dengan bersatu, berbagai persoalan yang dihadapi Malaysia dapat diselesaikan dengan baik.

Saran dan komentar? silahkan reply di twitter status dibawah ini (click logo biru dan reply).

Baca Juga

Malaysia

Perdana Menteri Malaysia Datuk Seri Anwar Ibrahim pada Kamis, 19 Januari 2023, di Putra Jaya, Malaysia menyampaikan pidato yang bertema Membangun Malaysia Madani.

Malaysia

Datuk Seri Anwar Ibrahim sebagai Perdana Menteri dan Menteri Kewangan (Keuangan), menghadapi cabaran (tantangan) yang berat dalam bidang ekonomi untuk mewujudkan keadilan dan pemerataan.

Malaysia

Kita berharap lawatan PM Anwar Ibrahim di Indonesia yang berlangsung 8-9 Januari 2023 memberi manfaat yang besar, semakin mempererat dan memperkukuh hubungan Indonesia Malaysia di...

Malaysia

Perdana Menteri, Datuk Seri Anwar Ibrahim hari ini, Ahad 8 Januari 2023 melakukan lawatan resmi dua hari di Indonesia.

Dunia Usaha

Menghadapi resesi ekonomi dunia, yang berpotensi menerjang Indonesia di tahun baru 2023, ada 15 kiat atau langkah yang dapat diambil dan diamalkan.

Lainnya

Menghadapi tahun 2023 yang tidak mudah, dengan berbagai macam krisis, rakyat Indonesia harus bersatu, terus meningkatkan sumber daya manusia serta membangun karakter moral dan...

Malaysia

Besarnya sokongan anggota Parlemen Malaysia kepada Anwar Ibrahim sebagai Perdana Menteri, dan adanya Undang-Undang yang melarang Ahli Parlimen Malaysia untuk pindah blok seperti dari...

Malaysia

Anwar Ibrahim, Perdana Menteri Malaysia menegaskan prioritas saya sekarang adalah mengatasi biaya hidup. Isu dalam kampanye pemilu (PRU) ke-15 adalah meningkatnya biaya hidup (kos...