Musni Umar Socmed

Search

Di mohon agar "Jaga jarak" di Pasar Jatinegara (30/7/2020) - IG galihgumy

Covid-19

Pengangguran Merajalela Akibat Covid-19: Kado 75 Tahun Indonesia Merdeka

Bangsa Indonesia menghadapi situasi yang amat memprihatinkan saat ini. Pengangguran begitu besar dampak dari Covid-19.

Saya memulai tulisan ini dengan mengutip pidato Barack Obama, Presiden Amerika Serikat ke-44 ketika berpidato di St. Paul, Minnesota, 3 Juni 2008, dia mengatakan:

Because if we are willing to work for it, and fight for it, and believe in it, then I am absolutely certain that generations from now, we will be able to look back and tell our children that this was the moment when we began to provide care for the sick and good jobs to the jobless; this was the moment when the rise of the oceans began to slow and our planet began to heal; this was the moment when we ended a war and secured our nation and restored our image as the last, best hope on earth.

Pidato Barack Obama itu menggetarkan karena dia mengemukakan “Jika kita mau bekerja, berjuang dan percaya hal itu, pasti beberapa generasi mendatang dari sekarang kita akan dapat melihat kembali dan mengatakan kepada anak-anak kita. Ini waktu yang baik kita merawat yang sakit dan menyediakan pekerjaan yang baik bagi pengangguran.”

Pidato Obama itu saya kutip karena bangsa Indonesia menghadapi situasi yang amat memprihatinkan saat ini. Pengangguran begitu besar dampak dari Covid-19.

UMKM Hancur Harus Diatasi

Saya setiap hari melintasi jalan Fatmawati, Jakarta Selatan. Saya memperhatikan salah satu jenis usaha ialah Travel Biro, Perjalanan Haji Umrah. Kantor mereka tutup, dan ada yang memasang pengumuman kantor itu dijual.

Begitu pula hotel dan berbagai jenis usaha di kawasan Fatmawati dan Blok M nampak sepi, tidak seperti sebelum covid-19.

LIPI, Kemnaker, dan Lembaga Demografi FEB UI melakukan riset pada 2.160 responden selama 24 April-5 Mei 2020.

Hasilnya 40% pelaku usaha mandiri mengalami kemacetan usaha atau berhenti total. Sekitar 52% turun pendapatannya dan 35% nol pendapatan.

Survei Angkatan Kerja Nasional (Sakernas) 2019 mencatat ada 26 juta pekerja berusaha mandiri, maka 10 juta orang kelompok ini akan menganggur.

Survei juga mencatat sekitar 55% pekerja bebas mengaku tak memiliki pekerjaan. Data Sakernas 2019 menunjukkan ada 26,5 juta pekerja bebas, maka 15 juta orang kelompok ini akan menganggur (Sumber hasil kolaborasi antara LIPI, Kemnaker dan Lembaga Demografi FEB UI (feb.ui.co.id)

Selain itu, Kamar Dagang dan Industri Indonesia (KADIN) mencatat, hingga Mei 2020, 6 juta pekerja sudah di PHK (Pemutusan Hubungan Kerja (PHK).


Pengangguran yang merajalela akibat covid-19 merupakan kado negatif 75 tahun Indonesia merdeka.

Presiden Jokowi dan seluruh jajarannya saatnya bekerja keras mengatasi kehancuran ekonomi. Sebagaimana kata Presiden Obama, hasil kerja keras dan perjuangan mengatasi pengangguran akan disaksikan generasi mendatang dan anak-anak kita..

Baca Juga

Covid-19

kata-kata Mari Semua Sehat, sangat menyentuh perasaan karena saat ini semua merasa khawatir sehubungan meningkatnya jumlah penduduk Indonesia yang terpapar Corona, mengigat gejala Corona...

Covid-19

Salah satu kalimat yang penting diamalkan bangsa Indonesia saat ini ialah saling jaga. Kalimat itu sangat penting dibahas dan diamalkan bangsa Indonesia saat ini...

Covid-19

Koalisi baru bersama UMNO, PAS dan lain-lain membentuk Perikatan Nasional (PN) untuk memerintah Malaysia. Raja Malaysia Yang di-Pertuan Agong setelah berkonsultasi dengan seluruh anggota...

In Memoriam

Tidak ada yang mengira Muhammad Suaib Didu, yang baru berumur 55 tahun meninggal dunia begitu cepat karena beberapa waktu lalu, ditemani Dr. Muhammad Sulhan,...

Covid-19

Tahun 2020 sebagai tahun kesedihan dan tahun yang amat sulit bagi sebagian warga DKI Jakarta, bangsa Indonesia, dan bangsa-bangsa lain di dunia telah dilewati.

Covid-19

Saya kemukakan tahun 2020 merupakan tahun kesedihan karena hampir semua negara di dunia termasuk Indonesia terpuruk ditengah ancaman corona.

Covid-19

Universitas Ibnu Chaldun Jakarta bukan saja bisa survive (bertahan) ditengah badai Covid-19, tetapi bisa bangkit dan maju.

Covid-19

Program Studi Perbankan Syariah Universitas Ibnu Chaldun Jakarta pada 12 Desember 2020 telah menyelenggarakan Webinar dengan tema "Peran Perbankan Syariah Dalam Membantu UMKM Dimasa...