Beirut Lebanon Alami Ledakan Dahsyat: Pemimpin Dunia Tawarkan Bantuan

 In Lainnya, Opini, Politik, Top

Beirut, ibukota Republik Lebanon menjadi pemberitaan media internasional sehingga menjadi sorotan dunia setelah terjadi ledakan dahsyat di pelabuhan Beirut yang menelan ratusan korban nyawa dan sekitar 4.000 mengalami luka-luka.

Gubernur Beirut Marwan Aboud menangis dihadapan media setelah menyaksikan Beirut, ibukota Lebanon porak poranda hampir seluruh kota.

Dia menggambarkan dahsyatnya ledakan yang dialami Beirut tak obahnya ledakan bom atom di Hiroshima dan Nagasaki.

CNN menyebut, data yang dikumpulkan oleh Survei Geologi Amerika Serikat menunjukkan bahwa ledakan besar di Beirut begitu kuat. Bahkan menciptakan gelombang seismik yang setara dengan gempa berkekuatan magnitudo 3,3. Namun, meski setara dengan magnitude 3,3 kekuatannya tak langsung sebanding dengan gempa dengan ukuran yang sama.

Ledakan dahsyat itu terjadi Selasa (4/8/2020) sore.

Pemimpin Dunia Beri Respon

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan ledakan kuat yang mengguncang ibukota Beirut Lebanon seperti sebuah “serangan yang mengerikan.”

“Kami memiliki hubungan yang sangat baik dengan orang-orang Lebanon dan kami akan berada di sana untuk membantu. Ini terlihat seperti serangan yang mengerikan,” kata Trump kepada wartawan di Gedung Putih, pada Selasa (4/8/2020), sebagaimana dikutip dari AFP.

Presiden Prancis Emmanuel Macron, Selasa (4/8), menghubungi Presiden Libanon Michel Aoun dan mengatakan telah mengirimkan bantuan untuk Libanon setelah dua ledakan keras mengguncang Beirut.”Dia menyatakan dukungan dari Prancis untuk warga Libanon,” ungkap istana presiden Prancis, Elysee, dalam sebuah pernyataan resmi.”Bantuan dan sumber daya dari Prancis telah bertolak ke Libanon,” imbuh Elysee tanpa memaparkan bantuan tersebut.

Presiden Turki, Erdogan telah menelpon Presiden Lebanon Michel Aoun menyatakan bahwa negaranya siap memberikan bantuan kemanusiaan yang dibutuhkan Lebanon.

Presiden Iran Hassan Rouhani menawarkan Lebanon bantuan untuk merawat korban luka ledakan Beirut. Rouhani mengatakan Teheran siap mengirimkan bantuan medis ke Lebanon.

“Dan juga menawarkan bantuan merawat korban luka dan bantuan medis yang dibutuhkan lainnya, kami berharap situasi insiden ini dapat berlalu dengan cepat dan kedamaian kembali ke Beirut,” kata Rouhani dalam pidato yang disiarkan televisi nasional.”

Negara-negara Arab menawarkan bantuan kepada Lebanon seperti Qatar, Kuwait, dan Arab Saudi sampaikan duka cita.

Atas ledakan dahsyat yang terjadi di Beirut Perdana Menteri Lebanon Hassan Diab telah menyatakan hari Rabu (5/8/2020) sebagai “hari berkabung nasional.”

Saran dan komentar? silahkan reply di twitter status dibawah ini (click logo biru dan reply).

Recommended Posts

Start typing and press Enter to search