Musni Umar Socmed

Search

Masjid Jama dihiasi dengan bendera RRC dan spanduk propaganda "Cintai Partai, Cintai Negeri" in daerah Kashgar bagian dari Kargilik di foto yang diambil oleh pembaca RFA - www.rfa.org

Lainnya

Masjid di China Dihancurkan Jadi Toilet Umum: Bisa Terjadi di Indonesia

Kejadian di China yang dipimpin partai komunis, tidak mustahil terjadi di Indonesia.

Saya menulis artikel ini bukan untuk menakut-nakuti apalagi memprovokasi, tetapi semata-mata untuk mengingatkan bangsa Indonesia yang mayoritas Muslim bahwa kejadian di China yang dipimpin partai komunis, tidak mustahil terjadi di Indonesia.

Setidaknya ada tiga alasan, saya menulis artikel ini. Pertama, informasi seorang pejabat setempat di Daerah Otonomi Uighur Xinjiang (XUAR) barat laut China, menyebut di bekas bangunan masjid yang telah dihancurkan di kota Atush (di China, Atushi), telah dibangun sebuah toilet umum (Viva.co.id.,16 Agustus 2020).

Upaya ini merupakan bagian dari serangkaian kebijakan garis keras di bawah pemimpin tertinggi Xi Jinping. Sebelumnya, mereka melakukan penahanan massal sebanyak 1,8 juta orang Uighur dan minoritas Muslim lainnya di jaringan luas kamp interniran XUAR, yang dimulai pada April 2017.

Kedua, budayawan Indonesia Taufik Ismail mengatakan bahwa “PKI berontak tiga kali, tahun 1927, 1948 dan 1965. Saat itu pelanggaran HAM luar biasa terjadi sejak tahun 1925. PKI dengan diwakili (Munawar) Muso waktu itu, sudah merencanakan berontak.” (ICMI, 25 Agustus 2015).

Pemberontakan PKI di Indonesia, yang selalu diingat dalam sejarah ialah peristiwa Madiun Affair 1948 dan Gerakan 30 September 1965/PKI yang membunuh 7 Jenderal TNI, disiksa dan dibuang di Lubang Buaya, Jakarta Timur.

Akibat dari G30S PKI, Indonesia memutuskan hubungan diplomatik dengan RRC yang ikut mendalangi pemberontakan PKI di Indonesia.

Ketiga, Perusahaan China diberi karpet merah untuk investasi di Indonesia dan para TKA China diberi perlindungan untuk bekerja di berbagai perusahaan China. Sekedar mengingatkan bahwa warga negara China wajib militer, sehingga seluruh TKA (Tenaga Kerja Asing) China yang bekerja di berbagai perusahaan China di Indonesia terlatih memanggul senjata. Kalau terjadi masalah di Indonesia, mereka dengan mudah dipersenjatai untuk melawan bangsa Indonesia.

Anti Agama

Berdasarkan pengalaman sejarah dan Daerah Otonomi Uyghur Xinjiang (XUAR) barat laut China, bahwa tidak ada tempat umat Islam dan umat agama lain di negara komunis China.

Sejak 1949, China telah diperintah oleh Partai Komunis China, sebuah lembaga ateis yang melarang anggota partai untuk mempraktikkan agama saat menjabat (https://en.m.wikipedia.org/wiki/Religion_in_China).

Kampanye anti agama di China mengacu pada promosi ateisme negara oleh Partai Komunis China, yang disertai dengan penganiayaan imam dan pelarangan terhadap agama.

Kampanye anti-agama ini mulai terjadi pada tahun 1949, setelah Revolusi Komunis China dan berlanjut hingga hari ini, dengan penekanan pada penghancuran rumah ibadah seperti Masjid dan Gereja.

Oleh karena itu, bangsa Indonesia jangan lengah terhadap bahaya komunis. Dalam sejarah, penguasaan daerah terjadi melalui perang dan penaklukan.

Indonesia bisa dikuasai China melalui perang ekonomi yang berujung penaklukan wilayah dan penyebaran komunisme yang disokong anak cucu penganut komunis Indonesia yang pada Pemilu 1955 PKI menempati tempat ke empat dengan 16% dari keseluruhan suara. Partai ini memperoleh 39 kursi (dari 257 kursi yang diperebutkan) dan 80 dari 514 kursi di Konstituante.

Saran dan komentar? silahkan reply di twitter status dibawah ini (click logo biru dan reply).

Kutipan

Butuh bahan berita/artikel/tulisan?

Diperbolehkan mengkutip sebagian isi dari tulisan ini tapi jangan lupa sebut sumber: arahjaya.com atau dikutip dari Musni Umar.

Diharapkan tulisan-tulisan di website ini bisa menginspirasi pembaca untuk selalu mendukung kemajuan bangsa Indonesia.

Youtube Musni Umar

Baca Juga

Opini

Fahmi Idris mendirikan Akademi Alquran dan memberikan beasiswa kepada para mahasiswa (i) untuk mengikuti program tahfiz (hafal Alquran).

Opini

Sekarang ini amat banyak yang mendukung Prof Din. Seluruh elemen dari berbagai kelompok masyarakat dan partai politik yang lintas agama, lintas suku, organisasi massa,...

Lainnya

Bikin Mimpi Jadi Reality akan menjadi kenyataan, jika suatu bangsa dan negara mempunyai pemimpin yang mempunyai visi yang merupakan mimpi besar untuk direalisasikan.

Pendidikan

Seminar internasional bertajuk Membangun Peradaban Islam Berbasis Masjid untuk memperingati 65 Tahun Universitas Ibnu Chaldun Jakarta.

Opini

Kemuliaan adalah satu konsep dalam Islam, yang jika diamalkan, maka kita akan meraih kemuliaan dan keselamatan di dunia dan akhirat. Bagaimana cara meraih kemuliaan...

Opini

Islamfobia sangat merugikan karena Islam dan umat Islam dicitrakan serba negatif - seolah tidak ada baiknya. Islamophobia adalah istilah kontroversial yang merujuk pada prasangka,...

Lainnya

Luar biasa Filipina. Negara yang mayoritas penduduknya beragama Katolik, amat menakjubkan karena seluruh anggota Kongres Filipina bersepakat menetapkan 1 Februari 2021 sebagai Hari Hijab...

Lainnya

Pemanfaatan social media dan internet untuk mempromosikan ajaran Islam di era digital yang sangat berkembang terutama saat wabah Corona, karena banyak yang pakai internet...