Maklumat KAMI: Tuntut Pemerintah Bersungguh-Sungguh Tanggulangi Pandemi-19

 In Covid-19, Opini, Politik

Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) dalam deklarasinya di Tugu Proklamasi Jakarta, telah mengeluarkan 8 Maklumat.

Adapun point ke-2 Maklumat KAMI ialah “Menuntut Pemerintah agar bersungguh-sungguh menanggulangi pandemi Covid-19, untuk menyelamatkan rakyat Indonesia dengan tidak membiarkan rakyat menyelamatkan diri sendiri, sehingga menimbulkan banyak korban, dengan mengalokasikan anggaran yang memadai, termasuk untuk membantu langsung rakyat miskin yang terdampak secara ekonomi.”

Tuntutan KAMI patut diapresiasi karena keselamatan rakyat harus di atas dari segala-galanya sesuai amanat Pembukaan UUD 1945 yang memerintahkan penyelenggara negara untuk “melindungi segenap bangsa dan seluruh tumpah darah Indonesia.”

Saya yakin pemerintah bersungguh-sungguh menanggulangi pandemi 19, karena kalau gagal, ekonomi yang ingin ditumbuh- kembangkan pasti gagal.

Akan tetapi persoalan yang dihadapi tidak mudah, sebab pandemi covid-19 belum ditemukan vaksinnya, sehingga untuk melawan dan mencegah rakyat tidak terinfeksi covid-19, sangat ditentukan partisipasi seluruh rakyat Indonesia.

Menurut saya, pemerintah telah berusaha menyelamatkan rakyat Indonesia dan tidak membiarkan rakyat menyelamatkan diri sendiri, tetapi pemerintah hanya mempunyai 3 T untuk melindungi rakyat seperti diungkapkan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yaitu Testing, tretching dan Treatment.

Sementara rakyat harus melakukan 3 M yaitu mencuci tangan, memakai masker dan menjaga jarak.

Kedua pihak yaitu pemerintah dan rakyat harus bersama-sama melakukan peran masing-masing dalam upaya melawan dan mencegah covid-19.

Tingkatkan Alokasi Anggaran bagi Rakyat Kecil

Pemerintah telah menaikkan anggaran penanganan Covid-19 dari Rp 405,1 triliun menjadi Rp 677,2 triliun. Dengan demikian anggarannya membengkak Rp 272,1 triliun atau sebesar 67 persen (Kompas.com, Kamis, 4 Juni 2020 | 05:01 WIB).

Tuntutan KAMI supaya mengalokasikan anggaran yang memadai, termasuk untuk membantu langsung rakyat miskin yang terdampak secara ekonomi” harus didukung dan diapresiasi.

Tuntutan KAMI sangat tepat karena alokasi anggaran penanganan covid-19 sangat besar dalam penyehatan ekonomi ketimbang anggaran yang memadai untuk menangani covid-19 serta membantu langsung rakyat miskin yang terkena dampak secara ekonomi.

Oleh karena itu, dalam rangka penanggulangan covid-19, sebaiknya pemerintah mendengarkan dan merespon tuntutan KAMI untuk mengalokasikan anggaran yang memadai dalam menangani covid-19 serta meningkatkan anggaran terhadap rakyat kecil yang semuanya terdampak sangat parah akibat covid-19.

Hal tersebut sangat penting dilakukan pemerintah agar tidak terulang 3 kasus seperti diberitakan media yaitu Andreas Pati di Flores Timur, membunuh 2 anaknya yang berumur 3 dan 2 tahun, Ajang di Garut, mencuri HP Android milik tetangganya agar anaknya bisa belajar melalui daring (Online), RK dan HS di Pela Mampang Jakarta Selatan, isteri menikam suami hingga meninggal dunia Gegara Rp30.000.

Ketiga kasus tersebut terjadi karena pengangguran dan kemiskinan. Kasus semacam ini merupakan puncak gunung yang banyak terjadi dikalangan rakyat Indonesia.

Saran dan komentar? silahkan reply di twitter status dibawah ini (click logo biru dan reply).

Recommended Posts

Start typing and press Enter to search