In Memoriam Dr. H. Saefullah, M.Pd, Sekda Provinsi DKI Jakarta

 In Covid-19, DKI Jakarta, Lainnya

“Inna lillahi wa Inna ilaihi raji’un.” Kita milik Allah dan kita akan kembali kepadaNya.

Kalimat tersebut kita sampaikan untuk menghantarkan kepergian Dr. H. Saefullah, M.Pd untuk selamanya yang wafat pada hari Rabu, 16 September 2020 karena terserang covid-19.

Kepergian untuk selamanya Dr. H. Saefullah, M.Pd menghadap Allah yang menciptakan hidup dan mati, saya tulis sebagai kenangan selama berkenalan dan bekerjasama sekitar 15 tahun lamanya.

Bersama Menangani Tawuran

Perkenalan pertama saya dengan Dr. H. Saefullah, M.Pd ketika kami sebagai sosiolog yaitu Paulus Wirutomo, Imam Prasodjo dan Musni Umar mendapat tugas dari Gubernur DKI Jakarta Dr. Fauzi Bowo melalui Dr. Oloan Siregar, Asisten Kesejahteraan Masyarakat Pemprov DKI Jakarta untuk menangani tawuran di Johar Baru dan Manggarai.

Pada saat itu saya dan Prof Paulus Wirutomo mendapat tugas menangani tawuran di Johar Baru, Jakarta Pusat, sedang Dr. Imam Prasodjo dan timnya menangani tawuran di Manggarai, Jakarta Selatan.

Pada saat itu yang menjadi Walikota Jakarta Pusat adalah Dr. H. Saefullah, M.Pd Melalui penanganan tawuran di Johar Baru, Jakarta Pusat, saya berkenalan dan bersama-sama dengan beliau menangani tawuran di Johar Baru.

Berkali-kali kami rapat di Kantor Walikota Jakarta Pusat dengan para pejabat di Walikota Jakarta Pusat dan membuat program bersama untuk menanggulangi tawuran yang dalam satu hari bisa lima kali tawuran siang dan malam yang tidak jarang menimbulkan korban nyawa dan sudah pasti luka-luka.

Saya dan tim yang dibentuk berhasil melakukan penelitian dan hasilnya kami presentasikan dihadapan Gubernur DKI Jakarta Dr. Fauzi Bowo.

Hasil kolaborasi para sosiolog dan Pemprov. DKI Jakarta melalui Dr. H. Saefullah, M.Pd, Walikota Jakarta Pusat sukses meredam tawuran di Johar Baru, walaupun tidak 100 persen bisa menghentikan tawuran karena akar masalah yang dihadapi kaum muda dan masyarakat dikawasan itu belum sepenuhnya bisa diatasi.

Promosi Sekretaris Daerah

Berkat kesuksesan dalam membangun masyarakat Jakarta Pusat termasuk kolaborasi dengan para sosiolog dalam menangani tawuran di Johar Baru, serta berbagai prestasi yang ditorehkan selama menjadi Walikota Jakarta Pusat, Dr. H. Saefullah, M.Pd akhirnya dipromosikan menjadi Sekretaris Daerah Provinsi DKI Jakarta.

Tetap Bersahabat

Walaupun tidak dekat tetapi masih sering bertemu terutama kalau saya shalat Jum’at di Balai Kota DKI.

Kalau saya shalat Jum’at di Balai Kota DKI dan bertemu, beliau selalu mempersilahkan saya duduk di Shaft paling depan.

Pertemuan saya terakhir dengan Dr. H. Saetullah, M.Pd sebelum covid-19. Pada saat itu, HM Aksa Mahmud, Dr. Sutrisno Muslimin dan Laode Basir mau bertemu dengan beliau. Saya ikut ke kamar beliau beserta HM. Aksa Mahmud, Dr. Sutrisno Muslimin dan Laode Basir dan disajikan makan siang dengan ikan bakar.

Orang Baik dan Rendah Hati

Saya adalah salah satu saksi hidup bahwa Dr. H. Saefullah, M.Pd adalah orang baik, rendah hati dan pekerja keras.

Pada suatu saat, beliau memberitahu saya bahwa jembatan dan pagar pembatas untuk masuk ke kampus Universitas Ibnu Chaldun sudah diperbaiki.

Jembatan dan pagar masuk ke kampus Universitas Ibnu Chaldun memang rusak. Saya kaget tanpa usulan sudah diperbaiki Pemprov. DKI Jakarta.

Saya dan warga DKI Jakarta merasa kehilangan teristimewa warga Betawi atas wafatnya Dr. H. Saefullah, M.Pd yang merupakan kader terbaik warga Betawi dan warga DKI Jakarta.

Selamat jalan menghadap Ilahi Rabby. Semoga amal ibadah dan pengabdian selama menjadi Walikota Jakarta Pusat dan Sekretaris Daerah Provinsi DKI Jakarta menjadi amal shaleh yang pahalanya mengalir kepada Dr. H. Saefullah, M.Pd.

Saran dan komentar? silahkan reply di twitter status dibawah ini (click logo biru dan reply).

Recommended Posts

Start typing and press Enter to search