Musni Umar Socmed

Search

Para pekerja PT Shyang Yao Fung di Kota Tangerang, Banten, mendengarkan pengumuman PHK (8/4/2020) - IG #phkmassal

Covid-19

Resesi Ekonomi: Masyarakat Bawah Paling Menderita, Curhat ke TV ONE Semoga Vaksin Segera Ditemukan

Resesi ekonomi berdampak luar biasa berat terhadap seluruh masyarakat. Semua merasakan dampak negatifnya mulai masyarakat kelas atas (high class), kelas menengah (midle class, dan masyarakat lower class dan lower-lowes class).

Pada 25 September 2020 menjelang shalat Jum’at, saya diwawancara TV ONE tentang dampak resesi ekonomi terhadap masyarakat.

Resesi ekonomi berdampak luar biasa berat terhadap seluruh masyarakat. Semua merasakan dampak negatifnya mulai masyarakat kelas atas (high class), kelas menengah (midle class, dan masyarakat lower class dan lower-lowes class).

Akan tetapi yang paling menderita adalah masyarakat bawah dan paling bawah yaitu lower class dan lower-lower class serta kelas menengah yang terkena PHK (Pemutusan Hubungan Kerja).

Mengapa PHK

PHK yang dialami para pekerja akibat kesulitan perusahaan sangat sulit dicegah. Oleh karena perusahaan mendapatkan uang dari hasil transaksi barang dan jasa.

Kalau dalam keadaan resesi ekonomi, daya beli masyarakat merosot luar biasa karena mereka yang di PHK dan menganggur tidak mendapatkan uang, sehingga tidak memiliki daya beli.

Kalau mayoritas masyarakat tidak memiliki daya daya, maka perusahaan yang memproduksi barang dan jasa, pasti mengalami kesulitan.

Saat ini, itulah yang tengah terjadi. Maka, semakin lama wabah corona menjangkiti bangsa Indonesia, semakin banyak pekerja yang di PHK.

Dampak PHK

PHK memiliki dampak negatif yang besar, tidak hanya meningkat kemiskinan di masyarakat secara masif, tetapi pekerja yang di PHK, menghadapi persoalan dalam rumah tangga, karena memilliki isteri, dan anak.

Mereka yang di PHK, tidak hanya menjadi pengangguran, tetapi tidak memiliki penghasilan (income). Pada hal setiap keluarga ada pengeluaran tetap seperti belanja untuk makan, bayar listrik, biaya sekolah anak dan sebagainya.

Kalau biaya untuk memenuhi kebutuhan primer tidak ada, maka keluarga yang dibangun, pasti menghadapi masalah.

Itulah sebabnya, belakangan ini sangat ramai yang mengajukan perceraian di Pengadilan Agama.

Selain itu, pasti meningkat kejahatan. Kasus pembunuhan dan mutilasi yang dialami Rinaldy, merupakan bukti bahwa mereka yang menganggur karena di PHK bisa melakukan apapun demi mendapatkan uang.

Rinaldy dijebak dengan seks kemudian diperas. Karena melawan-tidak mau diperas, maka dia dibunuh, kemudian dikuras uangnya di ATM dan dimutilasi untuk menghilangkan jejak.

Cegah Kesenjangan dan Solusi

TV ONE menanyakan, apa yang harus dilakukan untuk mencegah semakin terjadinya kesenjangan ekonomi akibat corona.

Pertama, pemerintah harus mengutamakan pemberian stimulus dalam pembinaan dan pendanaan kepada usaha mikro, kecil dan koperasi.

Kedua, pemerintah dan seluruh bangsa Indonesia harus fokus mengatasi Corona yang merupakan akar masalah terjadinya resesi ekonomi yang menimpa bangsa Indonesia.

Ketiga, sangat penting pemerintah daerah memperluas dan memperbanyak 3 T yaitu Testing, Tracing dan Treatment. Sementara masyarakat diminta untuk semakin disiplin mengamalkan 3M yaitu Memakai masker, Menjaga Jarak dan Mencuci Tangan.

Keempat, menggalakkan solidaritas sosial untuk mencegah dampak sosial yang semakin luas dialami masyarakat bawah dari hantaman resesi misalnya bunuh diri akibat kesulitan ekonomi, busung lapar dan sebagainya, dengan membantu dana dan sembako kepada mereka yang alami kesulitan.

Kelima, banyak berdoa semoga semakin cepat ditemukan vaksin Corona.

Berita Gembira

Pendiri Microsoft Bill Gates mengatakan optimismenya kehidupan akan kembali normal seperti sebelum virus corona.

Sementara itu, Kepala ilmuwan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Soumya Swaminathan mengatakan vaksin virus corona (Covid-19) buatan China telah terbukti berhasil dalam uji klinis.

WHO akan memastikan vaksin dapat didistribusikan secara merata ke semua penjuru dunia.

“WHO bekerja untuk memastikan akses yang adil terhadap vaksin Covid-19 secara global, percaya bahwa ini adalah cara tercepat untuk mengakhiri pandemi dan mempercepat pemulihan ekonomi global. Vaksin China dapat membantu mewujudkan tujuan itu dalam waktu dekat karena beberapa vaksin telah terbukti berhasil dalam uji klinis.” ( CNBC Indonesia,25/9/2020).

Saran dan komentar? silahkan reply di twitter status dibawah ini (click logo biru dan reply).

Baca Juga

Covid-19

Salah satu kalimat yang penting diamalkan bangsa Indonesia saat ini ialah saling jaga. Kalimat itu sangat penting dibahas dan diamalkan bangsa Indonesia saat ini...

Covid-19

Koalisi baru bersama UMNO, PAS dan lain-lain membentuk Perikatan Nasional (PN) untuk memerintah Malaysia. Raja Malaysia Yang di-Pertuan Agong setelah berkonsultasi dengan seluruh anggota...

Covid-19

Tidak ada yang mengira Muhammad Suaib Didu, yang baru berumur 55 tahun meninggal dunia begitu cepat karena beberapa waktu lalu, ditemani Dr. Muhammad Sulhan,...

Covid-19

Tahun 2020 sebagai tahun kesedihan dan tahun yang amat sulit bagi sebagian warga DKI Jakarta, bangsa Indonesia, dan bangsa-bangsa lain di dunia telah dilewati.

Covid-19

Saya kemukakan tahun 2020 merupakan tahun kesedihan karena hampir semua negara di dunia termasuk Indonesia diserang pandemi Covid-19.

Covid-19

Universitas Ibnu Chaldun Jakarta bukan saja bisa survive (bertahan) ditengah badai Covid-19, tetapi bisa bangkit dan maju.

Covid-19

Program Studi Perbankan Syariah Universitas Ibnu Chaldun Jakarta pada 12 Desember 2020 telah menyelenggarakan Webinar dengan tema "Peran Perbankan Syariah Dalam Membantu UMKM Dimasa...

Covid-19

Prof. Mahfud MD, Menko Polhukam RI mengatakan, tak ada sanksi pidana bagi yang melanggar protokol kesehatan ataupun tidak ikut dalam pencegahan dan pengendalian Covid-19.