Thailand Buat Terobosan: Turis Asing Diundang Berlibur di Phuket, Kapan Malaysia dan Indonesia? – Diskusi Webinar

 In Covid-19, Dunia Usaha, Opini, Pendidikan, Sosial

Thailand telah membuat terobosan di tengah wabah covid-19, dengan mengundang turis asing untuk berlibur di negaranya.

Hal tersebut dibenarkan Dr. Pornchai Mongkhavanit, President, Siom University, Thailand, ketika ditanya Prof. Siow Heng Loke, Direktur Pasca Sarjana Asia e University yang bertindak sebagai moderator dalam Webinar yang bertajuk “Educational Leadership in VUCA Environmental” (3/10).

Thailand, Malaysia, Indonesia dan negara-negara lain telah menutup negaranya untuk dikunjungi warga negara lain termasuk turis asing.

Turis asing juga menunda perjalanan berwisata (melancong) ke berbagai negara asing seperti Thailand, Indonesia dan Malaysia karena khawatir terkena wabah covid-19.

Thailand Buat Terobosan

Pemerintah Thailand membuat terobosan dengan mengundang turis asing berkunjung ke Phuket.

Kunjungan wisata ini dengan syarat masa tinggal yang lama dan sudah mencakup masa karantina.

Thailand mengundang turis asing masuk ke negaranya melalui program yang disebut “safe and sealed,” dengan menggunakan Phuket sebagai model percontohan, dan telah mendapat persetujuan dari Center for Economic Situation Administration.”

Dalam rangka mendukung pembukaan pariwisata di negara gajah itu, para turis diizinkan terbang ke Phuket, pulau terbesar di Thailand, dan melakukan karantina selama 14 hari di resor yang sudah ditentukan.

Resor yang telah ditentukan, merupakan zona khusus satu kilometer, yang memungkinkan wisatawan untuk menghabiskan waktu di pantai selama karatina.

Wisatawan harus menjalani tes Covid-19 di awal dan akhir masa karantina. Kemudian, mereka akan bebas melakukan perjalanan di pulau itu.

Jika ingin berpergian ke luar Phuket, maka harus menjalani karantina dengan tujuh hari tambahan dan melakukan tes Covid-19 ketiga pada akhir periode karantina 21 hari.

Malaysia dan Indonesia

Terobosan yang dilakukan pemerintah Thailand, patut ditiru Malaysia dan Indonesia.

Malaysia boleh memberlakukan kawasan wisata bagi turis asing misalnya di Pulau Langkawi.

Begitu pula Indonesia, pemerintah boleh meniru cara pemerintah Thailand dalam menghidupkan kembali program wisata di begaranya.

Cara yang dilakukan pemerintah Thailand pasti aman para turis dari Covid-19, karena ada masa karantina, dan ketika sudah selesai berlibur juga dilakukan pemeriksaan.

Pertanyaannya, apakah pulau Bali bisa dijadikan sebagai kawasan percontohan wisata di Indonesia pada masa
Cobid-19? Menurut saya, Bali bisa menjadi kawasan percontohan tempat wisata yang aman dari covid-19.

Jika Bali disetujui menjadi kawasan percontohan wisata di era covid-19, maka harus dilakukan persiapan yang matang supaya menjadi kawasan yang aman bagi turis.

Untuk menghadirkan wisatawan manca negara, maka harus dilakukan promosi di Bulan Oktober 2020, dan mulai diberlakukan seperti di Phuket, pada bulan November 2020.

Berikut foto-foto kegiatan

Recommended Posts

Start typing and press Enter to search