Musni Umar Socmed

Search

Seri Paduka Baginda Yang di-Pertuan Agong (20/09/2020) - IG istana_negara

Opini

Anwar Klaim Peroleh Dukungan Mayoritas Anggota Parlemen: PM Muhyiddin Serahkan Kebijaksanaan Yang di-Pertuan Agong

Datuk Anwar Ibrahim, Pemimpin Oposisi yang juga Presiden Parti Keadilan Rakyat (PKR) telah menghadap Raja Malaysia.

Datuk Anwar Ibrahim, Pemimpin Oposisi yang juga Presiden Parti Keadilan Rakyat (PKR) telah menghadap Raja Malaysia Yang di-Pertuan Agong Al Sultan Abdullah Ri’ayatuddin Al-Mustafa Billah Shah, Selasa (13/10) pagi.

Malaysia kini melaporkan bahwa Anwar Ibrahim, Presiden PKR berkata dia telah mempersembahkan dokumen sahih yang membuktikan sokongan lebih 120 ahli parlimen buatnya kepada Yang di-Pertuan Agong Al-Sultan Abdullah Sultan Ahmad Shah dalam pertemuan pagi tadi.

“Ia mencecah lebih dari 120 (ahli parlimen).

Penyampaian dokumen dukungan anggota parlemen Malaysia kepada raja Malaysia oleh Anwar Ibrahim merupakan satu langkah dramatis menuju kursi perdana menteri yang telah diperjuangkannya selama 22 tahun.

Raja Undang Ketua-Ketua Partai

Atas penyampaian dokumen dukungan anggota parlemen terhadap Anwar Ibrahim, raja Malaysia Yang di-Pertuan Agong Al Sultan Abdullah akan mengundang ketua-ketua partai politik untuk mengecek kebenaran klaim Anwar Ibrahim bahwa benar dia memperoleh dukungan mayoritas anggota Parlemen.

Anwar Ibrahim pada konferensi pers yang digelar Selasa siang di Hotel Le Meridien, mengatakan bahwa dia memiliki dukungan mayoritas yang besar dan meyakinkan di parlemen.

Tanpa menyebut angka spesifik, Presiden Partai Keadilan Rakyat (PKR) itu mengatakan, dia didukung lebih dari 120 parlementarian.

Diperlukan dukungan minimal 112 kursi dari total 222 anggota Dewan Rakyat (parlemen Malaysia) untuk membentuk pemerintahan baru di Malaysia. Saat ini pemerintahan Perdana Menteri Muhyiddin Yassin dibawah naungan Perikatan Nasional (PN) hanya didukung 112 angota parlemen (Dewan Rakyat).

Mengenai kelanjutan dari persembahan dokumen dukungan kepada Raja Yang di-Pertuan Agong, Anwar menyerahkan sepenuhnya kepada Agong untuk memproses dan memverifikasi dokumen mayoritas yang telah diserahkannya.

“Agong akan memanggil pimpinan partai. Kita harus memberikan ruang dan waktu. Yang Mulia dibekali kebijaksanaan dan kita tidak akan memberikan deadline,” tutur Anwar.

Politisi berusia 73 tahun itu juga meminta Perdana Menteri Muhyiddin Yassin untuk mengundurkan diri karena pemerintahannya jelas telah jatuh.

Sultan Abdullah diberitakan mulai memanggil sejumlah pimpinan dan politisi senior partai untuk menghadapnya di Istana Negara.

PM Muhyiddin Terhadap Isu Anwar

Dalam merespon isu Anwar Ibrahim yang klaim telah memperoleh dukungan mayoritas anggota Parlemen Malaysia (Dewan Rakyat), Perdana Menteri Muhyiddin Yassin berkata beliau menyerahkan kepada Yang di-Pertuan Agong Al Sultan Abdullah Ri’ayatuddin Al-Mustafa Billah Shah untuk membuat keputusan berhubung dakwaan Presiden PKR Anwar Ibrahim memiliki majoriti dalam Dewan Rakyat (Malaysia Kini, 13/10/2020).

“Saya sebenarnya tidak mengikuti perkara itu.

“Saya serahkan kepada kebijaksanan Yang di-Pertuan Agong. Tuanku adalah seorang yang bijaksana, faham dari sudut peranan baginda sebagai yang di-Pertuan Agong. Peruntukan dalam perlembagaan dan sebagainya itu adalah dalam kuasa penuh Yang di-Pertuan Agong.

Kita tunggu apa yang bakal terjadi di Malaysia, apakah PM Muhyiddin Yassin akan terus memimpin Malaysia atau Anwar Ibrahim akan dilantik menjadi PM Malaysia ke-9.

Baca Juga

Covid-19

Langkah keadaan darurat diberlakukan setelah demonstran pro-Trump menyerbu gedung Capitol Amerika Serikat dan melakukan kerusuhan (6 Januari 2020) untuk mencegah kongres mensahkan Joe Biden...

Covid-19

Koalisi baru bersama UMNO, PAS dan lain-lain membentuk Perikatan Nasional (PN) untuk memerintah Malaysia. Raja Malaysia Yang di-Pertuan Agong setelah berkonsultasi dengan seluruh anggota...

Opini

Raja Malaysia Sultan Abdullah Ahmad Shah setelah bermusyawarah dengan Raja-raja dari berbagai Negara Bahagian di Malaysia menegaskan dirinya tidak melihat perlunya keadaan darurat.

Opini

Datuk Zahid Hamidi, Presiden UMNO dan Barisan Nasional (BN) mengatakan, Umno dan BN tidak dapat menghalang mana-mana anggota parlimennya yang mengambil keputusan untuk menyokong...

Covid-19

Pemerintah Malaysia telah mengeluarkan keputusan yang melarang Warga Negara Indonesia (WNI), Warga Negara Pilipina dan warga negara India, masuk ke Malaysia.

Opini

Saat ini, parlemen Malaysia sedang bersidang yang akan berakhir 27 Agustus 2020. Salah satu agenda yang akan dibahas dalam sidang parlemen Malaysia ialah mosi...

Opini

Lebih dari US$4,5 miliar atau Rp63 triliun dicuri dari 1MDB.

Opini

Selama 25 hari yaitu mulai 13 sampai 27 Juli 2020, parlemen Malaysia bersidang.