Anwar Klaim Peroleh Dukungan Mayoritas Anggota Parlemen: PM Muhyiddin Serahkan Kebijaksanaan Yang di-Pertuan Agong

 In Opini, Politik

Datuk Anwar Ibrahim, Pemimpin Oposisi yang juga Presiden Parti Keadilan Rakyat (PKR) telah menghadap Raja Malaysia Yang di-Pertuan Agong Al Sultan Abdullah Ri’ayatuddin Al-Mustafa Billah Shah, Selasa (13/10) pagi.

Malaysia kini melaporkan bahwa Anwar Ibrahim, Presiden PKR berkata dia telah mempersembahkan dokumen sahih yang membuktikan sokongan lebih 120 ahli parlimen buatnya kepada Yang di-Pertuan Agong Al-Sultan Abdullah Sultan Ahmad Shah dalam pertemuan pagi tadi.

“Ia mencecah lebih dari 120 (ahli parlimen).

Penyampaian dokumen dukungan anggota parlemen Malaysia kepada raja Malaysia oleh Anwar Ibrahim merupakan satu langkah dramatis menuju kursi perdana menteri yang telah diperjuangkannya selama 22 tahun.

Raja Undang Ketua-Ketua Partai

Atas penyampaian dokumen dukungan anggota parlemen terhadap Anwar Ibrahim, raja Malaysia Yang di-Pertuan Agong Al Sultan Abdullah akan mengundang ketua-ketua partai politik untuk mengecek kebenaran klaim Anwar Ibrahim bahwa benar dia memperoleh dukungan mayoritas anggota Parlemen.

Anwar Ibrahim pada konferensi pers yang digelar Selasa siang di Hotel Le Meridien, mengatakan bahwa dia memiliki dukungan mayoritas yang besar dan meyakinkan di parlemen.

Tanpa menyebut angka spesifik, Presiden Partai Keadilan Rakyat (PKR) itu mengatakan, dia didukung lebih dari 120 parlementarian.

Diperlukan dukungan minimal 112 kursi dari total 222 anggota Dewan Rakyat (parlemen Malaysia) untuk membentuk pemerintahan baru di Malaysia. Saat ini pemerintahan Perdana Menteri Muhyiddin Yassin dibawah naungan Perikatan Nasional (PN) hanya didukung 112 angota parlemen (Dewan Rakyat).

Mengenai kelanjutan dari persembahan dokumen dukungan kepada Raja Yang di-Pertuan Agong, Anwar menyerahkan sepenuhnya kepada Agong untuk memproses dan memverifikasi dokumen mayoritas yang telah diserahkannya.

“Agong akan memanggil pimpinan partai. Kita harus memberikan ruang dan waktu. Yang Mulia dibekali kebijaksanaan dan kita tidak akan memberikan deadline,” tutur Anwar.

Politisi berusia 73 tahun itu juga meminta Perdana Menteri Muhyiddin Yassin untuk mengundurkan diri karena pemerintahannya jelas telah jatuh.

Sultan Abdullah diberitakan mulai memanggil sejumlah pimpinan dan politisi senior partai untuk menghadapnya di Istana Negara.

PM Muhyiddin Terhadap Isu Anwar

Dalam merespon isu Anwar Ibrahim yang klaim telah memperoleh dukungan mayoritas anggota Parlemen Malaysia (Dewan Rakyat), Perdana Menteri Muhyiddin Yassin berkata beliau menyerahkan kepada Yang di-Pertuan Agong Al Sultan Abdullah Ri’ayatuddin Al-Mustafa Billah Shah untuk membuat keputusan berhubung dakwaan Presiden PKR Anwar Ibrahim memiliki majoriti dalam Dewan Rakyat (Malaysia Kini, 13/10/2020).

“Saya sebenarnya tidak mengikuti perkara itu.

“Saya serahkan kepada kebijaksanan Yang di-Pertuan Agong. Tuanku adalah seorang yang bijaksana, faham dari sudut peranan baginda sebagai yang di-Pertuan Agong. Peruntukan dalam perlembagaan dan sebagainya itu adalah dalam kuasa penuh Yang di-Pertuan Agong.

Kita tunggu apa yang bakal terjadi di Malaysia, apakah PM Muhyiddin Yassin akan terus memimpin Malaysia atau Anwar Ibrahim akan dilantik menjadi PM Malaysia ke-9.

Recommended Posts

Start typing and press Enter to search