Connect with us

We’re Americans first — and together, we’re going to beat COVID-19. - twitter joebiden

Lainnya

Trump Tidak Akui Kemenangan Joe Biden Dalam Pilpres di Amerika Serikat: Contoh Buruk Dalam Demokrasi

Sistem demokrasi tidak sempurna. Amerika Serikat sebagai kampiun demokrasi, telah menunjukkan boroknya.

Sistem demokrasi tidak sempurna. Amerika Serikat sebagai kampiun demokrasi, telah menunjukkan boroknya.

Sistem demokrasi banyak kelemahannya. Akan tetapi menurut saya, sistem demokrasi dalam praktik, lebih baik dari sistem politik totaliter seperti yang diamalkan di China yaitu sebuah sistem pemerintahan, di mana seluruh aspek kehidupan tiap individu harus sesuai dengan garis atau aturan negara.

Selain itu, sistem monarki yaitu sebuah bentuk pemerintahan yang kekuasaannya dipegang oleh seorang raja atau kaisar. Sistem pemerintahan Monarki biasanya dipimpin oleh seorang raja atau kaisar sepanjang hayatnya. Jika raja atau kaisar mangkat (meninggal dunia), maka akan digantikan oleh penerusnya dari keluarga kerajaan atau kekaisaran.

Trump Contoh Buruk

Pemilihan Presiden (Pilpres) merupakan pertarungan dua kandidat atau lebih untuk mendapatkan dukungan suara rakyat.

Dalam pertarungan untuk mendapatkan dukungan suara, bisa menang dan bisa juga kalah.

Siapapun yang ikut bertanding dalam pemilihan Kepala Daerah apalagi pemilihan Presiden harus siap menang dan siap kalah.

Nampaknya Donald Trump, Presiden Amerika Serikat yang menjadi petahana, hanya siap menang dalam pemilihan Presiden dan tidak siap kalah.

Walaupun Joe Biden telah mengukuhkan kemenangan atas Trump setelah berhasil meraih suara terbanyak di Georgia pekan lalu, dan memastikan kemenangan menuju Gedung Putih dengan mengumpulkan 306 suara elektoral, jauh meninggalkan Trump yang hanya 232 (CNN Indonesia, Jumat, 20/11/2020 08:24)

Akan tetapi Donald Trump tetap belum mengakui kemenangan Joe Biden dan Kamala Harris dalam pemilihan Presiden Amerika Serikat. Trump menuduh bahwa pemilihan Presiden Amerika Serikat 3 November 2020 berlangsung curang.

Kalau pemilihan Presiden Amerika Serikat mau dilaksanakan secara curang, maka. yang berpotensi melakukan kecurangan adalah Partai Republik dan Presiden Donald Trump yang sedang berkuasa memegang memegang pemerintahan.

Sikap Trump yang tidak mengakui kalah dalam pemilihan Presiden Amerika Serikat, telah memberi citra negatif terhadap demokrasi, tidak hanya sistem demokrasi, tetapi pelaku sistem demokrasi.

Maka, tidak salah jika ada yang mengatakan bahwa sistem demokrasi bobrok. Kalau sistem demokrasi dikatakan bobrok, maka harus diperbaiki dan disempurnakan tidak hanya sistemnya, tetapi juga aktor politik.

Baca Juga

Politik

Geopolitik sedang berubah khususnya di Timur Tengah. Kekuatan politik Timur Tengah tidak lagi sepenuhnya di dominasi oleh Amerika Serikat. Akankan kekuatan politik Timur Tengah...

Pemilu

Partai Gelora Indonesia pada 29 Juni 2022 menyelenggarakan Gelora Talks ke-51 dengan narasumber Qiani, Peneliti Kompas, Ismail Fahmi, Founder Drone Emprit, Anis Matta, Ketua...

DKI Jakarta

Para relawan Anies Baswedan yang dibentuk berdasarkan inisiatif masing-masing, mereka telah menyuarakan jargon jangan pilih partai politik yang tidak dukung Anies.

Politik

Hari ini 28 Syawal 1443 H bertepatan dengan 29 Mei 2022, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) melaksanakan perayaan Milad PKS ke-20. Perayaan ini dilaksanakan di...

Politik

Luar biasa!!! Tidak pernah dalam sejarah Indonesia, para tokoh politik dan Warga Negara Indonesia (WNI) dari berbagai penjuru dunia ikut menggugat presidential threshold 20...

Politik

Untuk hapus Presidential Threshold secara total tidaklah mudah, karena Presidential Threshold merupakan agenda partai-partai politik yang lolos di Senayan.

Opini

Sangat menarik pernyataan Ferry Mursyidan Baldan, Menteri Agraria dan Tata Ruang (2014 - 2016) yang menyatakan bahwa rakyat sangat arif dan adil dalam mempergilirkan...

Opini

Isu 3 periode bertambah ramai, setelah Ketua MPR RI Bambang Soesatyo mewacanakan amandemen UUD. Sontak publik ribut sebab mereka mengaitkan wacana 3 periode dengan...