Connect with us

Pendidikan

Mengajar Manusia, Manusia Belajar dan Metodologi Riset dan Peranan Statistik – Webinar UIC

Pada 4 dan 6 Desember 2020, selaku rektor Universitas Ibnu Chaldun (UIC), saya diminta memberi sambutan sekaligus membuka webinar nasional UIC yang pertama bertema “Belajar Manusia, Manusia Belajar,” dan kedua “Metodologi Riset dan Peranan Statistik Dalam Memajukan Ilmu Pengetahuan.”

Pada 4 dan 6 Desember 2020, selaku rektor Universitas Ibnu Chaldun (UIC), saya diminta memberi sambutan sekaligus membuka webinar nasional UIC yang pertama bertema “Belajar Manusia, Manusia Belajar,” dan kedua “Metodologi Riset dan Peranan Statistik Dalam Memajukan Ilmu Pengetahuan.”

Webinar pertama dilaksanakan oleh LPPM Universitas Ibnu Chaldun dan webinar kedua dilaksanakan Fakultas Agama Islam Universitas Ibnu Chaldun.

Kenyaman Belajar

Pendidikan kunci untuk meraih kemajuan. Tidak ada manusia, masyarakat, bangsa dan negara yang bisa maju tanpa pendidikan.

Pertanyaannya, bagaimana membuat manusia mau belajar supaya berpendidikan? Alamsyah Said, Praktisi Pendidikan yang merupakan narasumber dalam webinar mengatakan bahwa belajar diperlukan dalam suasana yang menyenangkan.
Dengan pembelajaran yang menyenangkan, maka informasi belajar mudah diserap dan disimpan di otak dalam bentuk kata, cerita, gambar, warna dan aroma.

Selain itu, informasi yang disampaikan dalam proses pembelajaran yang menyenangkan, mudah disimpan dalam wujud simbol. Oleh karena otak bekerja dengan sangat fungsional dan efisien, sehingga akan mengkasifikasikan informasi penting dan tidak penting.

Disamping itu, Alamsyah Said yang merupakan alumnus Universitas Indonesia mengemukakan bahwa pembelajaran melibatkan emosi. Otak menyimpan ingatan yang mengandung emosi. juga dengan menggunakan multi sensori inderawi (panca indera) mudah diserap proses pembelajaran.

Menurut Alamsyah, semakin banyak inderawi yang dilibatkan dalam proses pembelajaran akan semakin banyak pintu masuk informasi dan semakin potensial informasi untuk diingat. Tak kalah penting dalam proses pembelajaran mengajarkan hal-hal baru dan bermakna serta menghubungkan belajar dengan dunia nyata.

Otak dan Aktivitas Manusia

Sementara itu, Amir Zuhdi, praktisi Neurosains dan seorang dokter yang bertindak sebagai narasumber mengatakan bahwa belajar mengajar adalah kapasitas otak manusia. Dengan menggunakan alat pencitraan otak PET dilaporkan bahwa aktivitas otak dan perilaku manusia termasuk belajar memiliki hubungan yang sangat erat.

Oleh karena itu, proses belajar-mengajar memerlukan berbagai model rangsangan neuron hingga membentuk sambungan-sambungan (sinaps) neuron yang banyak. Juga dibutuhkan nutrisi yang baik yang digunakan untuk menopang aktivitas neuron. Ikan, kacang-kacangan adalah beberapa makanan yang mengandung nutrisi yang sangat baik bagi otak.

Amir Zuhdi juga sependapat bahwa proses belajar-mengajar dibutuhkan suasana yang menyenangkan, mulai dari persiapan awal mau mengajar, dalam proses belajar dan akhir dari belajar.

Indonesia Era 4.0

Sementara itu, Subarwan, praktisi SDM dalam makalahnya bertajuk “SDM Indonesia di Era Industri 4.0 mengemukakan Road Map Revolusi Industri yang dimulai industry 1.0 ditandai dengan mekanisasi produksi menggunakan tenaga air dan uap.

Kemudian Industry 2.0 ditandai dengan produksi massal menjadi sebuah kemungkinan yang terbuka berkat adanya tenaga listrik.

Selanjutnya Industry 3.0 yang ditandai dengan industri elektronik dan teknologi informasi.

Sekarang ini era Indudtry 4.0 yang ditandai dengan serba digitalisasi dan otomasi, yang menghadirkan society 5.0 yaitu era disrupsi teknologi, dimana peran manusia digantikan oleh mesin/robot/AI.

Pada era ini sekitar 75-375 juta beralih profesi, dan 1,8 juta pekerjaan digantikan artifisial intelligence.

Penelitian dan Peranan Statistik

Pada Ahad, 6 Desember 2020, Fakultas Agama Islam Universitas Ibnu Chaldun menyelenggarakan webinar dengan topik “Metodologi Riset dan Peranan Statistik Dalam Memajukan Ilmu Pengetahuan.”

Tampil menjadi narasumber Dr. Suhardin dan Cristian Atanila.
Turut memberi sambutan Dekan Fakultas Agama Islam Dr. Muhammad Sidiq dan Rektor UIC Musni Umar

Dr. Suhardin menekankan pentingnya kejujuran peneliti. Peneliti boleh salah tapi tidak boleh bohong.

Berikut foto-foto kegiatan

Baca Juga

DKI Jakarta

Rocky Gerung, akademisi yang disebut para mahasiswa sebagai presiden akal sehat, dalam peluncuran buku karya Musni Umar yang diberi judul Maju Kotanya Bahagia Warganya.

Pendidikan

Rocky Gerung menggemparkan UIC. Saya tidak sangka seluruh mahasiswa universitas Ibnu Chaldun Jakarta mengidolakan Rocky Gerung.

Pendidikan

Mayjen TNI Purn Kivlan Zen menegaskan bahwa komunis sudah bangkit, komunis masuk di mana-mana menyusup ke kekuatan Bangsa Indonesia.

Pendidikan

Prof. Dr. Husnan Bey Fananie, MA, Duta Besar RI untuk Republik Azerbaijan 2016-2020 menegaskan jangan sampai Indonesia jatuh ke tangan komunis.

Pendidikan

Fakta sosiologis bahwa Soeharto memimpin penumpasan dan pembubaran Partai Komunis Indonesia (PKI). Dikemukakan dalam webinar yang bertajuk Melawan Lupa Pemberontakan Komunis di Indonesia (G30S...

Lainnya

Dalam Webinar yang bertajuk "Mencari Keadilan Untuk Rakyat Kecil Dalam Tragedi KM50," (9/9/2021) Prof. Suteki, Guru Besar Universitas Diponegoro, Semarang mengemukakan bahwa prospek pengusutan...

Covid-19

Sebagai bentuk keprihatinan, Civitas Akademika Universitas Ibnu Chaldun Jakarta menggelar Istighotsah doa bersama. Dengan harapan, semoga Allah mengabulkan doa kita sehingga bangsa Indonesia yang...

Covid-19

Dalam rangka memperingati HUT Jakarta ke-494, The Indonesian Democracy Initiative (TIDI) pada 21 Juni 2021 menyelenggarakan webinar series yang bertema Pindah Ibu Kota Negara.