Connect with us

Mysore Palace, Mysuru, India - unsplash Manoj kumar kasirajan

Covid-19

Perbankan Syariah Ditengah Pandemi Covid-19 Bisakah Berperan Membantu UMKM?

Program Studi Perbankan Syariah Universitas Ibnu Chaldun Jakarta pada 12 Desember 2020 telah menyelenggarakan Webinar dengan tema “Peran Perbankan Syariah Dalam Membantu UMKM Dimasa Pandemi.”
Narasumber dalam Webinar tersebut ialah Nasrullah Mumtaz dan Abdul Rahman Fariz.

Program Studi Perbankan Syariah Universitas Ibnu Chaldun Jakarta pada 12 Desember 2020 telah menyelenggarakan Webinar dengan tema “Peran Perbankan Syariah Dalam Membantu UMKM Dimasa Pandemi.”
Narasumber dalam Webinar tersebut ialah Nasrullah Mumtaz dan Abdul Rahman Fariz.

Turut memberi sambutan Muhammad Sidiq, Dekan Fakultas Agama Islam dan Musni Umar, Rektor Universitas Ibnu Chaldun sekaligus membuka Webinar.

Musni Umar dalam sambutannya menekankan pentingnya membangun pemahaman, kesadaran dan partisipasi untuk mengembangkan dan memajukan Bank Syariah.

Program Studi Perbankan Syariah didirikan oleh Universitas Ibnu Chaldun untuk berkontribusi dalam memajukan Perbankan Syariah di Indonesia.

Covid-19 Beri Dampak Negatif

Corona virus disease 2019 (COVID-19) telah berdampak secara langsung ataupun tidak langsung terhadap kinerja dan kapasitas Nasabah pembiayaan termasuk Nasabah pembiayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), sehingga berpotensi mengganggu kinerja perbankan dan stabilitas sistem keuangan yang dapat memengaruhi pertumbuhan ekonomi.

Pelaku perbankan syariah menilai pada masa pandemi ini, bank syariah tetap harus menopang ekonomi nasional dengan melepaskan pembiayaan terutama untuk nasabah yang dinilai bisa segera pulih kembali setelah masa transisi Covid-19 selesai.

Bank syariah melakukan relaksasi terhadap fasilitas pembiayaan kepada nasabah yang terdampak pandemic virus Covid-19 dalam bentuk penundaan pembayaran dan/atau pemberian keringanan margin/bagi hasil yang kurun waktu dan syarat-syaratnya disesuaikan dengan sektor ekonomi, kriteria, dan kondisi nasabah dengan tetap mengacu kepada ketentuan OJK kepada nasabah khususnya UMKM.

Berikut foto-foto kegiatan

Baca Juga

Covid-19

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mengatakan bahwa Covid-19 belum selesai. Kalau positif rate bisa 5% insya Allah kita masuk zona aman.

Covid-19

PPKM Level 4 akan berakhir pemberlakuannya pada 2 Agustus 2021. Kita belum tahu apakah PPKM Level 4 akan dilanjutkan atau di stop, kita tunggu...

Covid-19

Setidaknya ada lima alasan pentingnya PPKM diperpanjang: Pertama, Covid-19 belum bisa dikendalikan. Jumlah yang meninggal masih sangat banyak.

DKI Jakarta

Melalui kolaborasi, yakin rakyat Indonesia dan warga DKI Jakarta dapat atasi Covid-19 yang semakin berbahaya.

Covid-19

Pada 22 Juli 2021, saya dan Arteria Dahlan, Anggota DPR RI dari PDIP berdiskusi tentang Covid yang gonta-ganti namanya dan tidak kunjung selesai. Karni...

Covid-19

Penuhi kebutuhan pangan mereka selama PPKM Darurat diberlakukan. Jika tidak, maka PPKM sulit sukses kalau kebutuhan dasar rakyat yaitu "pangan" dalam bentuk sembako tidak...

Covid-19

Setelah Covid-19 menghantam Indonesia mulai Maret 2020 sampai Juli 2021, nampaknya skala prioritas yang super urgent ialah penyelamatan nyawa dengan high priority pada kesehatan...

Covid-19

Karena masih suasana Covid-19 pada Idul Adha 1442H ini, umat Islam yang sudah siap melaksanakan ibadah haji di Mekah, kembali di urungkan tahun ini.