Connect with us

Seri Edukasi Korona: Jangan Masuk Rumah, Korona! - twitter DKIJakarta watiekideo

Covid-19

Indonesia Saling Jaga

Salah satu kalimat yang penting diamalkan bangsa Indonesia saat ini ialah saling jaga. Kalimat itu sangat penting dibahas dan diamalkan bangsa Indonesia saat ini antara lain.

Salah satu kalimat yang penting diamalkan bangsa Indonesia saat ini ialah saling jaga.

Kalimat itu sangat penting dibahas dan diamalkan bangsa Indonesia saat ini antara lain.

Pertama, Indonesia sedang dilanda wabah Covid-19. Bangsa Indonesia dari manapun, suku dan agama apapun harus saling jaga.

Salah satu wujud saling jaga ialah selalu menggunakan masker kalau Keluar rumah atau sedang di dalam rumah, jika datang pembantu, dimana pembantu baru saja keluar rumah atau pembantu yang bekerja setengah hari dan selalu pulang ke rumahnya setiap hari. Untuk saling menjaga dari kemungkinan tertular Covid-19, maka sebaiknya biasakan dan budayakan pakai masker pada saat keluar rumah atau di dalam rumah.

Kedua, biasakan dan budayakan cuci tangan. Ini penting dilakukan dalam rangka saling jaga, karena tangan biasa memegang kunci, pintu, memegang apa saja termasuk salaman.

Kalau tidak dibiasakan dan dibudayakan sering mencuci tangan, maka.boleh jadi virus Corona menempel ditangan, jika tidak sering di cuci dengan sabun atau hand sanitizer, maka tangan bisa menukarkan Covid-19 kepada diri sendiri dan pihak lain. Maka dalam upaya Indonesia saling jaga, amat penting kita sering mencuci tangan dengan sabun dan hand sanitizer.

Ketiga, menjaga jarak. Saat Indonesia masih dilanda wabah Covid-19, sangat penting, kita.selalu menjaga jarak dengan teman kerja, teman bermain, teman olah raga, atau siapapun yang baru dikenal. Ini amat penting dalam upaya saling jaga agar tidak tertular Covid-19. Oleh karena, kita bisa tertukar Covid-19 dari bertemu orang lain secara dekat yang sudah terkena Covid-19 tanpa gejala.

Keempat, menghindari kerumanan massa. Pada saat Indonesia masih dilanda wabah Covid, saling jaga dengan menghindari berkerumun sangat penting karena potensi tertular Covid amat besar jika berkerumun karena dari mereka yang berkerumun bisa saja ada yang sudah terkena Covid tanpa gejala. Jika berkerumun dengan orang yang sudah terkena Covid dengan menular kepada kita atau orang lain.

Kelima, olah raga. Dalam rangka Indonesia saling jaga, maka amat penting menjaga ketahanan badan dengan rutin berolah raga di lapangan terbuka yang disinari panas matahari. Jika ketahanan badan kuat, maka tidak mudah terserang Covid dan segala macam penyakit. Hal itu, otomatis kita sudah berkontribusi dalam mewujudkan Indonesia saling jaga.

Semoga Indonesia saling jaga kita bisa wujudkan dalam upaya menghadapi Covid-19 yang merupakan musuh yang amat berbahaya bagi kesehatan dan keselamatan nyawa kita.

Baca Juga

Covid-19

Sudah dua kali umat Islam Indonesia dan umat Islam diberbagai negara di dunia mengalami lebaran Idul Fitri dalam suasana pandemi Covid-19. Tahun ini lebaran...

DKI Jakarta

Anies Baswedan, Gubernur DKI Jakarta dengan bijak telah memberi jalan keluar dengan menyarankan umat Islam agar menggelar salat Idul Fitri dilokasi terbuka seperti lapangan...

Covid-19

Dalam upaya jaga jakarta dan mencegah berlanjutnya kerumunan massa untuk berbelanja di pasar Tanah Abang menjelang Idul Fitri, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan...

Covid-19

Untuk menggenjot kembali dunia pendidikan karena merupakan kunci kemajuan Indonesia di masa depan. Kalau pemerintah mengemukakan alasan membuka sekolah tatap muka di masa pandemi...

Covid-19

Ada perbedaan perlakuan yang amat menyolok menikah saat pandemi, antara resepsi perkawinan Atta Halilintar dan Aurel Hermansyah dengan Syarifah Najwa Syihab (Puteri HRS) dan...

DKI Jakarta

Pembangunan di DKI Jakarta dari waktu ke waktu terus dipacu kemajuannya dalam berbagai bidang. Hasil pembangunan telah dirasakan oleh warga DKI Jakarta pada khususnya...

DKI Jakarta

Untuk menggerakkan kembali ekonomi yang lesu akibat Covid-19 tidak mungkin kalau warga tidak disiplin mengamalkan protokol kesehatan.

Covid-19

Suka tidak suka dan mau tidak mau harus diakui bahwa Jakarta leader dalam melawan Covid-19.