Connect with us

hand sanitizer juga milik bersama - transjakarta.co.id

DKI Jakarta

Trans Jakarta Milik Kita Bersama + Hand Sanitizer

Pencurian hand sanitizer patut disesalkan dan dikecam. Petugas TransJakarta atas nama Fikri Afif (PLH) dan Joko S (Petugas DKO) yang mengamankan pelaku atas nama VA di halte rute Blok M-Kota patut diapresiasi.

Pencurian hand sanitizer di dalam bus TransJakarta rute Ragunan-Halimun beberapa hari lalu patut disesalkan dan dikecam.

Petugas TransJakarta atas nama Fikri Afif (PLH) dan Joko S (Petugas DKO) yang mengamankan pelaku atas nama VA di halte rute Blok M-Kota patut diapresiasi.

Barang yang dicuri di dalam bus Trans Jakarta sejatinya tidak seberapa harganya, tetapi dalam hukum pidana, yang dinilai bukan berapa besar nilai barang yang dicuri, tetapi perbuatan tindak pidana itu sendiri.

Kita bersyukur pencuri hand sanitizer yang ditangkap petugas Trans Jakarta tidak dibawa ke ranah hukum, tetapi diselesaikan secara kekeluargaan. Jika kasus ini diteruskan ke polisi, maka pasti kasus tersebut masuk ke pengadilan dan pelakunya dihukum.

Jadi Pelajaran

Seluruh bus Trans Jakarta sudah dipasang CCTV. Begitu pula di berbagai jalan di DKI Jakarta sudah dipasang CCTV.

Oleh karena itu, tindakan kriminal yang dilakukan oleh siapapun seperti mengambil barang di Trans Jakarta, merusak, melempar ataupun melakukan vandalisme dengan mencoret Trans Jakarta, bisa dengan mudah dilacak dan ditangkap pelakunya.

Kasus pencurian hand sanitizer di bus Trans Jakarta yang kemudian pelakunya ditangkap di Terminal Bus Blok M merupakan pelajaran bagi semua warga DKI termasuk pengguna Trans Jakarta.

Rasa Memiliki

Semua moda transportasi Trans Jakarta yang dioperasikan dengan Branding Jak Lingko, pada hakikatnya milik seluruh warga DKI.

Setidaknya ada tiga alasan, saya memastikan bahwa Trans Jakarta milik warga DKI Jakarta juga.

Pertama, biaya operasional Trans Jakarta sekitar 80% bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), yang berasal dari pajak yang dibayarkan oleh warga DKI Jakarta.

Kedua, Trans Jakarta adalah Badan Usaha Milik Daerah (APBD). Berarti Trans Jakarta adalah milik pemerintah daerah DKI Jakarta. Maka, Trans Jakarta dapat dikatakan merupakan milik warga DKI juga.

Ketiga, Trans Jakarta didirikan oleh Bang Yos tahun 2014 pada masa menjabat Gubernur DKI Jakarta, tujuannya untuk memberi pelayanan transportasi massal yang prima, modern dan hebat kepada warga DKI Jakarta. Maka, Trans Jakarta pada hakikatnya milik warga DKI Jakarta juga, karena keberadaan TJ diperuntukan bagi warga DKI Jakarta.

Rasa Tanggung Jawab

Trans Jakarta sebagaimana dikemukakan di atas, merupakan milik warga DKI Jakarta.

Konsekuensi Trans Jakarta dimiliki oleh warga DKI Jakarta, maka warga DKI harus ikut bertanggung jawab:

Pertama, kebersihan Trans Jakarta. Semua penumpang TJ harus ikut menjaga kebersihannya. Tidak boleh makan atau minum di dalam kendaraan TJ.

Kedua, kenyamanan dan keamanan. Sebagai wujud tanggung jawab, maka setiap penumpang TJ harus ikut menjaga kenyamanan dan keamanan. Tidak boleh gaduh, ribut atau cekcok di TJ.

Ketiga, tidak boleh mengambil barang milik TJ atau milik penumpang TJ. Kalau ada penumpang mengambil barang milik TJ atau milik penumpang, maka penumpang yang mengetahui terjadinya tindak pidana kriminal harus melaporkan kepada petugas TJ.

Keempat, tidak boleh merusak TJ. Semua penumpang TJ harus ikut menjaga TJ. Tidak boleh merusak atau mencoret tempat duduk, lantai atau dinding TJ.

Kelima, pada masa Covid tidak boleh berdiri berdesak-desakan, duduk berdekatan. Setiap penumpang wajib memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak.

Dengan melakukan hal-hal yang dikemukakan di atas, maka berarti kita telah mewujudkan rasa memiliki dan rasa tanggung jawab terhadap Trans Jakarta sebagai milik kita bersama.

Baca Juga

DKI Jakarta

Transjakarta tidak menaikkan harga Transjakarta. Mengapa Transjakarta tidak naik tiket? Jawabannya karena pemerintah provinsi DKI Jakarta memberikan subsidi terhadap moda transportasi massal seperti Transjakarta.

DKI Jakarta

Penataan Kota Tua telah menjadi destinasi wisata di Jakarta yang sangat menarik. Pada saat saya mengunjungi kota tua Minggu lalu saya menyaksikan banyak turis...

DKI Jakarta

Anies bersama delegasi U20 mengunjungi obyek wisata kota tua. Sebanyak 12 delegasi U20 Mayors Summit hadir secara langsung di Kota Tua Jakarta Barat. Anies...

DKI Jakarta

Setelah turun di Halte Museum Fatahillah, saya mulai kagum menyaksikan kawasan Kota Tua yang telah ditata dengan sangat rapi, indah, nyaman dan mempesona.

DKI Jakarta

Gubernur Anies Baswedan pada saat meresmikan penggunaan bus listrik beberapa waktu lalu mengatakan bahwa keberadaan bus listrik menjadi solusi terhadap dua masalah di Jakarta,...

DKI Jakarta

Mereka yang berpikiran jernih dan rasional dari suku, agama, ras dan antar golongan, pasti mengakui bahwa berbagai kebijakan Anies Baswedan selaku Gubernur DKI Jakarta...

DKI Jakarta

Perdana Menteri Jepang Fumio Kishida memberikan perhatian yang baik terhadap Jakarta dan Indonesia. Anies mengemukakan bahwa dia membahas kerja sama yang selama ini berlangsung...

DKI Jakarta

Jakarta sebagai kota global, tidak punya pilihan kecuali berjuang keras mewujudkan target elektrifikasi. Kita apresiasi PT.Transportasi Jakarta yang populer dengan Transjakarta, telah bertekad akan...