Connect with us

Orang-orang akan shalat magrib menuju Sultan Qaboos Grand Mosque, Oman - unsplash AlKhatab Al-Saqri

Lainnya

Bikin Mimpi Jadi Reality

Bikin Mimpi Jadi Reality akan menjadi kenyataan, jika suatu bangsa dan negara mempunyai pemimpin yang mempunyai visi yang merupakan mimpi besar untuk direalisasikan.

Setiap orang, kelompok, bangsa dan negara harus mempunyai mimpi yang besar untuk menjadi yang paling hebat.

Mimpi besar dan hebat tidak sekedar mimpi, tetapi mimpi itu, harus direalisasikan menjadi kenyataan.

Itulah makna dari judul dalam tulisan ini yang berjudul “Bikin Mimpi Jadi Reality: Hanya Pemimpin Yang Bisa Membuat Jadi Kenyataan.”

Bikin Mimpi Jadi Reality akan menjadi kenyataan, jika suatu bangsa dan negara mempunyai pemimpin yang mempunyai visi yang merupakan mimpi besar untuk direalisasikan.

Banyak pemimpin yang bermimpi besar, tetapi sekedar mimpi tidak bisa direalisasikan menjadi kenyataan, akhirnya tidak mengubah nasib rakyat yang dipimpin. Begitu pula bangsa dan negara tidak berubah nasibnya menjadi besar dan hebat.

Faktor Pemimpin

Perubahan yang terjadi di setiap orang, setiap kelompok, setiap bangsa dan negara, sangat banyak ditentukan oleh pemimpin.

Di dalam Alqur’an Surat Ar Ra’ad ayat 11, Allah berfirman “Innallaaha laa yugayyiru maa biqaumin ḥattaa yugayyiruu maa bi`anfusihim” (Sesungguhnya Allah tidak akan mengubah keadaan suatu kaum sebelum mereka mengubah keadaan diri mereka sendiri).

Perubahan keadaan suatu kaum atau masyarakat sangat banyak dipengaruhi oleh pemimpin. Oleh karena, pemimpin suatu negara memiliki otoritas yang kuat untuk mewujudkan visi yang ingin dicapai.

Pada diri seorang pemimpin apakah Presiden, Perdana Menteri, maupun Raja memiliki sumber daya keuangan, aparat birokrasi, aparat keamanan dan segala hal, sehingga mempunyai kekuatan untuk mengajak, meminta, bahkan memaksa rakyat atas mandat undang-undang untuk mewujudkan mimpi besar (visi) yang ingin diwujudkan.

Semua perubahan besar, kebangkitan dan kemajuan yang hebat suatu masyarakat, bangsa dan negara, amat ditentukan oleh pemimpin.

Syarat Pemimpin

“Bikin mimpi jadi reality, adalah pekerjaan pemimpin. Setiap orang, setiap kelompok masyarakat dan bangsa, bisa berjuang untuk mewujudkan kemajuan.

Akan tetapi kemajuan yang dicapai tidak akan mengubah suatu bangsa dan negara menjadi besar dan hebat.

Sejarah bangsa-bangsa di dunia menunjukkan bahwa semua yang mengalami kemajuan dalam segala bidang, faktor utama yang membawa perubahan dan kemajuan adalah faktor pemimpin.

Oleh karena itu, menurut Islam, pemimpin yang dipilih harus memiliki empat syarat.

Pertama, amanah yaitu yang.dapat dipercaya (Al amiin). Pemimpin yang dipilih harus amanah yaitu memiliki sikap jujur dan dapat dipercaya. Bersikap amanah artinya kalau berjanji harus ditunaikan. Tidak boleh memilih pemimpin yang munafik, yang selalu tidak sesuai antara perkataan dan perbuatan.

Kedua, shiddiq. Shiddiq artinya benar. Pemimpin yang dipilih harus benar. Bukan hanya perkataannya yang benar, tapi juga perbuatannya harus benar. Perkataan dan perbuatannya harus sejalan. Tidak memilih pemimpin yang inkonsistensi.

Ketiga, Fathanah (cerdas). Pemimpin yang dipilih haruslah pemimpin yang cerdas dan pintar. Tidak boleh memilih pemimpin yang bodoh. Kalau memilih pemimpin yang bodoh, maka lingkungannya yang akan mengaturnya, sehingga banyak mengeluarkan kebijakan negara yang merugikan rakyat yang dipimpinnya.

Keempat, tabligh yaitu pemimpin yang komunikator, yang mampu menyampaikan pandangannya dengan baik, sehingga rakyat yang dipimpinnya faham, menghayati dan mengamalkannya.

Maka, kunci untuk mewujudkan mimpi besar Indonesia menjadi kenyataan yaitu masyarakat adil dan makmur ialah memilih Presiden yang amanah, shiddiq, Fathanah dan tabligh.

Baca Juga

Opini

Saya apresiasi Indonesia, Amerika Serikat dan berbagai negara di dunia yang bersedia membantu rakyat Afghanistan.

Opini

Hari ini 11 September 2021 genap 20 tahun serangan terorisme terhadap World Trade Center New York Amerika Serikat.

Politik

Pada 10 September 2021, Reuters memberitakan bahwa pihak berwenang Taliban telah setuju untuk membiarkan 200 warga sipil Amerika dan warga negara ketiga untuk berangkat...

DKI Jakarta

Dalam negara yang multi kultural, multi etnis, dan agama, apalagi dalam negara demokrasi, sangat wajar kalau kubu yang berbeda. Di dalam perbedaan, pasti banyak...

Politik

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan meminta umat Islam bersatu melawan ketidakadilan. Hal tersebut ia katakan dalam pidatonya untuk Pemuda Kerja Sama Islam (ICYF) dalam...

Politik

Seorang pejabat Kementerian Dalam Negeri Afganistan mengatakan kepada Reuters bahwa hari Ahad 15 Agustus 2021 Taliban sudah Masuk Kota Kabul.

Politik

Sejak Taliban merebut kota di Afghanistan, kota Zaranj ibukota Nimroz pada hari Jum'at, 6 Agustus 2021, pejuang Taliban terus menerus melakukan penaklukkan kota dari...

Lainnya

Pergantian tahun baru Islam harus dimaknai dengan belajar sejarah. Momentum tahun baru Islam, mesti dijadikan titik awal, umat Islam belajar sejarah Nabi Muhammad SAW.