Connect with us

Tim tenaga medis di wisma atlet kemayoran Jakarta (17/2/2021) - IG sintha_l_andi

Covid-19

Jakarta Leader Melawan Covid-19: Gelorakan Kolaborasi dan Partisipasi

Suka tidak suka dan mau tidak mau harus diakui bahwa Jakarta leader dalam melawan Covid-19.

Suka tidak suka dan mau tidak mau harus diakui bahwa Jakarta leader (pemimpin) dalam melawan Covid-19.

Setidaknya ada lima alasan untuk memastikan bahwa Jakarta adalah leader dalam melawan Covid-19.

Pertama, Anies Baswedan Gubernur DKI Jakarta adalah yang pertama mengusulkan agar dilakukan Lockdown di Jakarta untuk mencegah penyebaran Covid-19, tetapi ditolak karena dianggap merupakan domain pemerintah pusat.

Kedua, Jakarta merupakan provinsi pertama yang melakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) untuk mencegah penyebaran Covid-19.

Ketiga, Jakarta merupakan satu-satunya provinsi di Indonesia yang terbanyak melakukan Tes molekuler (disebut juga tes RNA atau PCR), Tes antigen atau rapid test, Test antibodi atau tes darah.

Keempat, paling rendah tingkat kematian di DKI Jakarta akibat covid-19. Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan, tingkat kematian akibat kasus Covid-19 di DKI Jakarta terbilang rendah.

Salah satu alasan tingkat kematian di Jakarta bisa rendah karena testing Covid-19 di DKI Jakarta cukup tinggi.

“Perlu kami sampaikan di sini, di DKI Jakarta tingkat kematian itu 1,6 persen. Salah satu sebab mengapa tingkat kematian itu bisa rendah karena pertama testingnya tinggi sehingga terdeteksi awal.”

Covid Masih Merajalela

Kita prihatin Covid-19 masih merajalela dan mengancam bangsa Indonesia.

Pemerintah melaporkan penambahan 9.775 kasus baru COVID-19 yang terkonfirmasi pada hari Selasa (23/2/2021). Total pasien terkonfirmasi saat ini 1.298.608 kasus COVID-19.

Jawa Barat menjadi provinsi dengan penambahan kasus COVID-19 tertinggi yakni 4.334, disusul Jawa Tengah dengan 827 kasus, dan DKI Jakarta sebanyak 782 kasus (detikhealth, 23 Februari 2021).

Jumlah kasus Covid-19 di Indonesia dapat dikatakan sangat tinggi karena selain DKI Jakarta, tes PCR, tes antigen dan tes anti bodi masih rendah.

Masalah tersebut amat serius karena upaya mengatasi ekonomi tidak akan berhasil dengan baik, jika kita belum berhasil mengatasi Covid-19.

Kolaborasi dan Partisipasi

Banyak sekali masalah yang dihadapi bangsa Indonesia, tidak hanya krisis kesehatan, tetapi juga krisis ekonomi, krisis sosial dan musibah banjir yang dialami bangsa Indonesia.

Menghadapi banyak masalah, sehebat apapun seorang pemimpin, tidak mungkin sukses mengatasi masalah yang dihadapi, tanpa kolaborasi dan partisipasi masyarakat.

Kekuatan Anies dalam melawan Covid-19 ialah kolaborasi dan partisipasi warga DKI Jakarta.

Kolaborasi dan partisipasi warga DKI merupakan kunci sukses dalam melawan Covid-19. Kolaborasi warga untuk melaksanakan 3T (Testing, Tracking dan Treatment) serta 3M (Memakai masker, Mencuci Tangan, Menjaga Jarak).

Ayo kita suarakan dan gelorakan semangat kolaborasi dan partisipasi pengamalan 3T dan 3M dalam melawan Covid-19.

Baca Juga

Covid-19

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mengatakan bahwa Covid-19 belum selesai. Kalau positif rate bisa 5% insya Allah kita masuk zona aman.

Covid-19

PPKM Level 4 akan berakhir pemberlakuannya pada 2 Agustus 2021. Kita belum tahu apakah PPKM Level 4 akan dilanjutkan atau di stop, kita tunggu...

Covid-19

Tugas mulia yang kita harus emban saat ini dan di masa yang akan datang adalah mempertahankan prestasi yang dicapai dalam menurunkan penyebaran Covid-19, secara...

Covid-19

Setidaknya ada lima alasan pentingnya PPKM diperpanjang: Pertama, Covid-19 belum bisa dikendalikan. Jumlah yang meninggal masih sangat banyak.

DKI Jakarta

Melalui kolaborasi, yakin rakyat Indonesia dan warga DKI Jakarta dapat atasi Covid-19 yang semakin berbahaya.

Covid-19

Pada 22 Juli 2021, saya dan Arteria Dahlan, Anggota DPR RI dari PDIP berdiskusi tentang Covid yang gonta-ganti namanya dan tidak kunjung selesai. Karni...

Covid-19

Penuhi kebutuhan pangan mereka selama PPKM Darurat diberlakukan. Jika tidak, maka PPKM sulit sukses kalau kebutuhan dasar rakyat yaitu "pangan" dalam bentuk sembako tidak...

Covid-19

Setelah Covid-19 menghantam Indonesia mulai Maret 2020 sampai Juli 2021, nampaknya skala prioritas yang super urgent ialah penyelamatan nyawa dengan high priority pada kesehatan...