Connect with us

Mendung tak berarti hujan - IG wargasamawa.id #paguyubanmenarasamawa

DKI Jakarta

Rumah DP 0 Rupiah: Kita Basmi Korupsi Agar Ekonomi di DKI Segera Pulih

Kita sangat prihatin dan mengecam keras anak buah Anies diduga melakukan korupsi program Rumah DP 0 Rupiah yang digadang-gadang sebagai jalan keluar bagi hampir 50 persen warga DKI yang tak punya rumah sendiri.

Rumah DP 0 Rupiah merupakan salah satu janji Anies-Sandi dalam kampanye pemilihan Gubernur DKI Jakarta tahun 2017.

Sampai saat ini telah dibangun total 9 apartemen tanpa uang muka. Kita sangat prihatin dan mengecam keras sebelum Anies menuntaskan janji kampanyenya dalam Pilgub 2017, anak buahnya diduga melakukan korupsi program yang digadang-gadang sebagai jalan keluar bagi hampir 50 persen warga DKI yang tak punya rumah sendiri.

Janji Anies-Sandi dalam kampanye pemilihan Gubernur bertujuan untuk memberi hunian layak dengan harga terjangkau bagi warga Jakarta.

Nama program berubah menjadi Rumah DP 0 Rupiah. Rumah yang diberikan berbentuk vertikal karena sulit mendapatkan tanah yang cukup luas di DKI Jakarta.

Program Rumah DP 0 Rupiah sempat disoroti Bank Indonesia (BI). Sebab pembiayaan pada program itu berpotensi tak sejalan dengan Peraturan BI Nomor 18/2016, tapi kemudian direvisi untuk mengakomodir kebutuhan rakyat akan rumah yang layak dan sehat.

Saat ini Bank Indonesia dengan resmi mengeluarkan program DP 0 persen untuk pembelian kendaraan dan hunian. Hal ini merupakan salah satu langkah Bank Indonesia untuk mempercepat pemulihan ekonomi.

Mewujudkan Janji

Rumah DP 0 Rupiah mulai dijalankan pada 18 Januari 2018. Anies meluncurkan program itu dengan meletakkan batu pertama di Pondok Kelapa, Kecamatan Duren Sawit, Jakarta Timur.

Program rumah DP 0 Rupiah dilaksanakan Anies untuk mewujudkan janjinya dalam pemilihan Gubernur DKI Jakarta 2017. Tujuannya “untuk memberikan akses bagi seluruh warga Jakarta agar memiliki rumah. Sehingga, tidak terjadinya kesenjangan sosial di lingkungan masyarakat,” kata Anies kala itu.

Rumah DP 0 Rupiah dibangun di tanah seluas 1,4 hektare dalam bentuk dua menara rumah susun. Menara pertama berisi 703 unit.

Tahun berikutnya, Anies kembali meluncurkan Rumah DP 0 Rupiah di lokasi baru. Sebanyak 850 unit rusun yang tersebar di empat menara itu dibangun di Cilangkap, Jakarta Timur.

Anies berambisi membangun 13.830 unit rumah tanpa DP hingga 2022. Pada Februari 2020, baru 225 unit dari 780 unit di Klapa Village, Jakarta Timur.

Selain itu demi membangkitkan ekonomi Jakarta, Ibukota Indonesia, banyak proyek pembangunan yang sedang berlangsung. Proyek-proyek tersebut diharapkan dapat membantu untuk mempercepat pemulihan ekonomi.

Korupsi Pembelian Tanah

Masalah yang dihadapi oleh pemerintah, swasta dan warga DKI Jakarta, jika ingin membangun perumahan dalam jumlah yang banyak adalah tanah.

Tanah di DKI Jakarta selain mahal harganya, juga banyak mafianya. Sementara kebijakan Gubernur Anies “membangun tanpa menggusur.”

Untuk mendapatkan lahan tanah di DKI yang cukup luas dan cepat untuk membangun rumah DP 0 Rupiah, saya duga Direktur Utama PD Pembangunan Sarana Jaya Yoory C Pinontoan bekerjasama dengan para mafia tanah.

Untuk membebaskan lahan tanah secara cepat, harga tanah dinaikkan dari NJOP (Nilai Jual Objek Pajak).

Jika lahan tempat pembangunan rumah DP 0 Rupiah dinaikkan harganya dari NJOP, maka saya duga menjadi obyek penyelidikan dan penyidikan KPK atau Kepolisian.

Jika ditemukan adanya dugaan mark up harga tanah tempat dibangunnya rumah DP 0 Rupiah, maka akan dijadikan temuan untuk menetapkan para pelakunya sebagai tersangka tindak pidana korupsi.

Saya menduga yang ditetapkan tersangka korupsi bukan saja Direktur Utama PD Pembangunan Sarana Jaya Yoory C Pinontoan, tetapi pengusaha yang menjadi mediator penyedia lahan tempat pembangunan rumah DP 0 Rupiah dan tidak tertutup kemungkinan pihak ketiga yang mendapat kucuran dana dari hasil pembebasan tanah tersebut.

Apapun alasannya kita mengecam siapapun yang melakukan korupsi dalam pengadaan tanah untuk pembangunan rumah DP 0 Rupiah, seperti halnya kita kecam keras dan kutuk korupsi Bansos. Ini penting untuk mendorong percepatan pemulihan ekonomi dan kebangkitan ekonomi di DKI pada khususnya dan Indonesia pada umumnya.

Baca Juga

DKI Jakarta

DKI Jakarta sebagai kota jasa, sumber penerimaan yang amat signifikan adalah dari sektor jasa. Salah satu sektor yang sangat potensial ialah pariwisata (pelancongan).

DKI Jakarta

Buku yang diberi tajuk Maju Kotanya Bahagia Warganya merupakan reportase tentang pelaksanaan 23 janji Anies-Sandi setelah menerima amanah sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur DKI...

DKI Jakarta

Warga DKI Jakarta patut bersyukur kepada Allah karena berkat kolaborasi, pandemi Covid-19 dapat dikendalikan, sehingga pelonggaran aktivitas masyarakat diberlakukan. Terjadi peningkatan penggunaan Transjakarta dan...

DKI Jakarta

Sebagai sosiolog, saya amat bergembira menyaksikan mulai bangkitnya kembali ekonomi DKI Jakarta setelah terpuruk akibat hantaman Covid-19.

Opini

Asal ada peluang, korupsi dilakukan. Dana pembangunan masjid, dana haji, serta dana untuk percetakan Al-Quran yang dianggap sakral dikorupsi.

Opini

Saya merasa sangat prihatin atas pemecatan 56 pegawai KPK yang dikenal publik sebagai penyidik handal yang banyak meringkus koruptor pejabat negara dan para penjahat...

DKI Jakarta

Penurunan kualitas demokrasi Indonesia, yang berhubungan dengan berlanjutnya represi atas oposisi, yang semakin bertambah dan terang-terangan.

DKI Jakarta

Dalam negara yang multi kultural, multi etnis, dan agama, apalagi dalam negara demokrasi, sangat wajar kalau kubu yang berbeda. Di dalam perbedaan, pasti banyak...