Connect with us

Tanda-tanda perekonomian indonesia mulai pulih diawali di Ibukota DKI Jakarta
ramainya yang ikut olahraga bersepeda di Sudirman Jakarta - twitter musniumar

DKI Jakarta

Tanda-tanda Perekonomian Indonesia Mulai Pulih Diawali Di Ibukota DKI Jakarta

Sebagai sosiolog saya sangat bergembira melihat dinamika masyarakat yang kembali berdenyut akhir-akhir ini di Jakarta. Terlihat banyak kegiatan di Jakarta mulai berjalan seperti sebelum Covid-19 menghantam DKI Jakarta dan Indonesia setahun yang lalu. Ini amat membahagiakan karena merupakan tanda-tanda akan pulihnya ekonomi Ibukota DKI Jakarta dan semoga juga perekonomian Indonesia.

Sebagai sosiolog saya sangat bergembira melihat dinamika masyarakat yang kembali berdenyut akhir-akhir ini di Jakarta. Terlihat banyak kegiatan di Jakarta mulai berjalan seperti sebelum Covid-19 menghantam DKI Jakarta dan Indonesia setahun yang lalu.

Ini amat membahagiakan karena merupakan tanda-tanda akan pulihnya ekonomi Ibukota DKI Jakarta dan semoga juga perekonomian Indonesia.

Paling tidak ada tiga indikator untuk mengatakan bahwa tanda-tanda pemulihan ekonomi di DKI Jakarta mulai terjadi.

Pertama, setiap pagi, siang dan sore sejak pertengahan Februari – Maret 2021 mulai mengalami kepadatan jalan protokol di DKI Jakarta seperti Jalan Jenderal Sudirman, Jalan MH Thamrin. Menurut saya, kepadatan lalu lintas di DKI yang mulai terjadi, merupakan indikator awal, warga mulai bergerak untuk membangun kembali kegiatan ekonomi yang terpuruk sangat dalam akibat Covid-19.

Kedua, tempat-tempat di DKI Jakarta mulai ramai dikunjungi pengunjung untuk berkegiatan dengan tetap mengamalkan protokol kesehatan secara ketat. Hal tersebut jarang terjadi sebelumnya, pada awal Covid-19 menghantam DKI pada khususnya.

Ketiga, mal dan restoran mulai ramai dikunjungi konsumen. Walaupun belum seramai seperti sebelum Covid-19 menghantam DKI Jakarta dan Indonesia. Tentunya dengan mematuhi aturan PPKM Mikro Jakarta.

Ramai Berolah Raga

Pada saat yang bersamaan, saya juga menyaksikan sangat banyak warga yang berolah raga dengan jalan kaki di Gelora Bung Karno (GBK).

Tiap hari sejak pukul 05.00 pagi, siang, sore bahkan sesudah Magrib masih banyak warga yang berolah raga. Pada Sabtu dan Ahad {Minggu) lebih banyak lagi warga DKI yang berolah raga, tidak hanya di GBK, tetapi dilingkungan GBK. Sampai JCC (Jakarta Convention Center) membuka kuliner untuk sarapan pagi bagi mereka yang berolah raga jalan kaki dan naik sepeda.

Selain itu, setiap hari banyak warga DKI yang naik sepeda, tidak hanya di jalan Jenderal Sudirman, jalan MH Thamrin dan lain-lain tempat, tetapi sangat ramai warga yang naik sepeda (gowes) untuk olahraga.

Disiplin 3M

Satu hal yang amat menggembirakan ialah kesadaran warga untuk mengamalkan 3M.

Pertama, mencuci tangan. Di depan pintu masuk GBK telah dipasang 4 tempat cuci serta sabun cair dan tissue untuk mengeringkan tangan yang basah.

Warga yang mau olah raga dan sesudah olah raga jalan kaki atau berlari mengelilingi GBK dianjurkan melalui pengumuman dari pengelola GBK yang sudah direkam sebelumnya agar mencuci yang sudah disiapkan.

Kedua, memakai masker. Saya menyaksikan warga yang berolah raga jalan kaki, berlari di GBK maupun yang bersepeda dikawasan GBK semuanya memakai masker.

Ketiga, menjaga jarak. Warga yang jalan kaki di GBK, berlari dan bersepeda di lingkungan GBK. Bahkan yang duduk sarapan di Corner GBK, di Indomart, Restoran Baso Tembak dan sebagainya, disediakan tempat yang memakai jarak 1 meter.

Stimulus Ekonomi

Bank Indonesia telah mengeluarkan kebijakan ekonomi dengan kredit rumah dan kredit kendaraan dengan DP 0 Rupiah.

Kebijakan tersebut diharapkan bisa mendorong warga untuk membeli rumah dan kendaraan dengan mencicil tanpa uang muka (DP=Downpayment).

Jika kebijakan ini berhasil, maka ekonomi akan segera tumbuh dan kembali terbuka lapangan kerja.

Selain itu, vaksinasi warga yang gencar dilaksanakan, diharapkan warga DKI semakin sehat dan daya tahan pisiknya semakin kuat, sehingga tidak mudah tetjangkit Covid-19

Akhirnya partisipasi warga serta kolaborasi semua stakeholder dalam mencegah dan mengobati mereka yang terkena Covid-19 merupakan kunci pemilihan ekonomi DKI Jakarta serta Indonesia pada umumnya.

Baca Juga

DKI Jakarta

DKI Jakarta sebagai kota jasa, sumber penerimaan yang amat signifikan adalah dari sektor jasa. Salah satu sektor yang sangat potensial ialah pariwisata (pelancongan).

DKI Jakarta

Buku yang diberi tajuk Maju Kotanya Bahagia Warganya merupakan reportase tentang pelaksanaan 23 janji Anies-Sandi setelah menerima amanah sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur DKI...

DKI Jakarta

Jakarta dibangun dengan kolaborasi semua pihak termasuk Transjakarta. Transjakarta melayani warga sebagai moda transportasi massal yang maju dan modern di ibukota negara Republik Indonesia.

DKI Jakarta

Bank memiliki peran yang sangat penting dan strategis di dalam menopang pembangunan ekonomi nasional.

DKI Jakarta

Warga DKI Jakarta patut bersyukur kepada Allah karena berkat kolaborasi, pandemi Covid-19 dapat dikendalikan, sehingga pelonggaran aktivitas masyarakat diberlakukan. Terjadi peningkatan penggunaan Transjakarta dan...

DKI Jakarta

Sebagai sosiolog, saya amat bergembira menyaksikan mulai bangkitnya kembali ekonomi DKI Jakarta setelah terpuruk akibat hantaman Covid-19.

DKI Jakarta

Pertama kita bersyukur kepada Allah karena pandemi Covid-19 di DKI Jakarta dapat dikatakan sudah terkendali. Walaupun begitu, warga DKI Jakarta harus waspada dan ekstra...

DKI Jakarta

Penurunan kualitas demokrasi Indonesia, yang berhubungan dengan berlanjutnya represi atas oposisi, yang semakin bertambah dan terang-terangan.