Connect with us

Moda Transportasi Massal Modern Bebas Emisi Dimulai Dari Transjakarta
#UbahJakarta dimulai dari kita ūüďĆ Mbloc, Jakarta Selatan - IG potsbebs #transportasijakarta

DKI Jakarta

Moda Transportasi Massal Modern Bebas Emisi Dimulai Dari Transjakarta

Saat ini, Pemprov DKI sedang kampanye penggunaan kendaraan Transjakarta yang akan mengoperasikan sejumlah armada bus listrik di Jakarta. Transportasi listrik merupakan salah satu solusi yang layak untuk dipertimbangkan menjadi moda transportasi massal di DKI Jakarta yang bebas emisi, yaitu berbasis listrik.

Sebagai sosiolog saya amat terkejut membaca berita di media sosial bahwa kendaraan di Jakarta lebih banyak daripada jumlah warga DKI Jakarta.

Saya sempat bertanya, apa berita itu benar atau hoax? Oleh karena yang mengemukakan Gubernur Anies dan sumbernya dari BPS, maka tidak mungkin hoax.

Anies menyebut jumlah kendaraan di Jakarta melampaui jumlah warganya. Menurut data Sensus Penduduk DKI Jakarta pada 2020 jumlah warga DKI 10,56 juta jiwa, sedangkan jumlah kendaraan menurut BPS pada 2019 mencapai 11,8 juta unit meliputi mobil, bus, truk dan sepeda motor.

Masalah tersebut sangat penting ditulis dan dianalisis. Setidaknya ada tiga dampaknya bagi DKI Jakarta.

Pertama, banyaknya kendaraan di wilayah DKI Jakarta berdampak kenaikan emisi dan mengotori udara, sehingga timbul polusi udara.

Kedua, terjadi kemacetan karena jumlah lebih banyak daripada tersedianya jalan.

Ketiga, terjadi semrawut di jalan raya, karena ada yang tidak sabar antri, sehingga menerobos ke depan mengambil jalan kendaraan lain. Dampaknya tidak jarang terjadi kecelakaan lalulintas.

Kebijakan Transportasi di DKI

Realitas di jalan raya yang padat, semrawut, hiruk-pikuk kendaraan yang menyesakkan jalanan, tidak bisa dibiarkan.

Di DKI Jakarta, kebijakan transportasi untuk mengatasi masalah yang dihadapi, telah dilakukan dua hal yang amat penting.

Pertama, membatasi usia kendaraan menjadi 10 tahun. Ini pasti banyak yang tidak setuju, tetapi suka tidak suka mau tidak mau harus dilakukan untuk mengurangi kepadatan kendaraan yang menimbulkan polusi dan kemacetan lalulintas.

Kedua, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mereformasi sistem transportasi massal, sehingga menghadirkan Transjakarta dengan branding Jak Lingko yang membanggakan kita dan mengharumkan bangsa Indonesia.

Gunakan Transjakarta

Dalam rangka memberi layanan yang prima kepada masyarakat, Gubernur Anies telah menawarkan transportasi umum dengan kendaraan berbahan bakar listrik.

Menurut Gubernur Anies, tahun ini mulai dengan 100 unit TransJakarta akan menggunakan tenaga listrik. Harapannya pemerintah mendorong demand, sehingga lebih banyak lagi yang nantinya akan bisa memproduksi dan masyarakat yang bisa menggunakan kendaraan berbasis listrik. Selain insentif-insentif pajak yang diberikan kepada pengguna kendaraan berbasis listrik, ujar Anies, Rabu (17/3/2021).

Saat ini, Pemprov DKI sedang kampanye penggunaan kendaraan Transjakarta yang akan mengoperasikan sejumlah armada bus listrik di Jakarta.

Transportasi listrik merupakan salah satu solusi yang layak untuk dipertimbangkan menjadi moda transportasi massal di DKI Jakarta yang bebas emisi, yaitu berbasis listrik.

Kalau demikian, mengapa kita tidak gunakan Transjakarta untuk melayani perjalanan kita setiap hari di DKI Jakarta dan sekitarnya.

Adapun alasannya, kita menggunakan Transjakarta antara lain:

Pertama, bebas macet karena Transjakarta ada lajur tersendiri yang hanya bisa dilalui bus Transjakarta.

Kedua, cepat sampai tujuan, sebab bus Transjakarta tidak akan mengalami macet sepanjang hari, karena ada jalur khusus yang hanya bisa dilalui oleh bus Transjakarta.

Ketiga, tidak perlu antri lama karena bus Transjakarta banyak armadanya yang antri untuk mengangkut penumpangnya.

Keempat, murah biayanya hanya Rp5.000 jauh dekat.

Kelima, bersih, aman dan nyaman.

Keenam, bebas dari kecelakaan lalu lintas karena para sopir Transjakarta sangat profesional dan tidak ngebut.

Baca Juga

Opini

Organisasi relawan Anies di seluruh Indonesia yang tumbuh bagaikan cendawan di musim hujan. Mereka yang bergiat sebagai relawan Anies pada umumnya bukan anggota partai apalagi...

Opini

Anies Fans Club didirikan oleh Ir. Muhammadsyah yang kemudian dikukuhkan sebagai presiden AFC. Menurut dia, AFC ini didirikan tanpa mengeluarkan uang, tetapi menggunakan jaringan...

Pemilu

Menanggapi isu reshuffle kabinet, Surya Paloh, Ketua Umum Partai NasDem menegaskan reshuffle atau kocok ulang kabinet merupakan hak sepenuhnya Jokowi. Ia mengatakan tak akan mempermasalahkan kebijakan...

Pemilu

DKI Jakarta sebagai ibukota negara dan ibukota pemerintahan, merupakan pusat kemajuan dan pusat pemberitaan media. Kalau seorang gubernur yang cerdas memiliki visi dan misi...

Pemilu

Nasihat saya kepada para aktivis yang bergabung di partai politik dan ingin bertanding dalam pemilu 2024, jangan ragu, khawatir apalagi takut untuk bertanding karena...

Covid-19

Mengawali Tahun 2023, Yayasan Lembaga Pemberdayaan Sosial dan Demokrasi telah memilih tema diskusi panel Membedah Dugaan Korupsi Bansos DKI Jakarta 2020 yang Berlangsung di...

Pemilu

Pasca Partai Demokrat mengumumkan dukungan resmi kepada Anies Baswedan sebagai bakal calon presiden 2024, partai Demokrat dan para tokohnya sebaiknya semakin aktif meningkatkan elektabilitas...

Opini

Di sela-sela safari politik Anies Baswedan yang difasilitasi Partai Nasdem, Anies mengucapkan Gong Xi Fa Cai kepada seluruh masyarakat Tionghoa yang tengah merayakan Tahun...