Connect with us

Anies Baswedan gubernur DKI Jakarta sarankan salat Idul Fitri

DKI Jakarta

Anies Sarankan Salat Idul Fitri 1 Syawal 1442H Ditempat Terbuka, Ini Sudut Pandang Sosiologisnya

Anies Baswedan, Gubernur DKI Jakarta dengan bijak telah memberi jalan keluar dengan menyarankan umat Islam agar menggelar salat Idul Fitri dilokasi terbuka seperti lapangan untuk mencegah penyebaran Covid-19. Di satu sisi, umat Islam bisa tetap melaksanakan salat Idul Fitri 1 Syawal 1442H, sementara upaya mencegah penularan Covid-19 bisa tetap dijalankan dengan tetap mengamalkan protokol kesehatan yaitu memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan.

Salat Idul Fitri hukumnya adalah sunnah muakkad (sangat dianjurkan)-tidak sampai hukumnya wajib. Walaupun kedudukan hukum salat Idul Fitri adalah sunnah muakkad, tetapi gairah dan semangat umat Islam untuk salat Idul Fitri luar biasa besar.

Hal tersebut dapat dipahami karena baru saja umat Islam melaksanakan ibadah puasa ramadan sebulan penuh, sehingga suasana kebatinan pasca mengakhiri puasa ramadan disambut dengan salat Idul Fitri.

Salat Idul Fitri Ditempat Terbuka

Walaupun kedudukan hukum salat Idul Fitri adalah sunnat muakkad, tetapi penolakan akan sangat besar jika dilakukan larangan salat Idul Fitri seperti halnya larangan mudik 2021 dengan alasan untuk mencegah masyarakat terserang Covid-19.

Anies Baswedan, Gubernur DKI Jakarta dengan bijak telah memberi jalan keluar dengan menyarankan umat Islam agar menggelar salat Idul Fitri dilokasi terbuka seperti lapangan untuk mencegah penyebaran Covid-19.

Saran Gubernur Anies Baswedan itu sangat tepat sebagai jalan keluar dari masalah yang dihadapi masyarakat DKI Jakarta dan seluruh bangsa Indonesia. Di satu sisi, umat Islam bisa tetap melaksanakan salat Idul Fitri 1 Syawal 1442H, sementara upaya mencegah penularan Covid-19 bisa tetap dijalankan dengan tetap mengamalkan protokol kesehatan yaitu memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan.

Sudut Pandang Saya, Sebagai Sosiolog

Masyarakat Jakarta pada khususnya dan masyarakat Indonesia, tingkat sensivitasnya dalam masalah agama sangat tinggi.

Menyadari hal itu, maka dahulu orang Belanda ketika menjajah Nusantara yang sekarang ini menjadi Indonesia, menghabiskan waktu yang sangat lama. Lalu mereka-pun juga memiliki penasehat urusan Pribumi yaitu Snouck Hurgronje. Segala kebijakan Belanda selalu tidak menyerang langsung kepentingan kaum pribumi terutama yang berkaitan dengan masalah agama.

Dipandang dari sudut sosiologis, saran Gubernur Anies Baswedan, patut disambut positif oleh kaum Muslim.

Pertama, memberi solusi atau jalan keluar bagi kaum Muslim yang merayakan Hari Raya Idul Fitri untuk salat Idul Fitri 1 Syawal 1442H.

Kedua, membantu Satgas Covid-19 pusat dan daerah untuk memastikan bahwa lebaran Hari Raya Idul yang dimulai dengan salat Idul Fitri insya Allah tidak akan menghadirikan klaster Covid-19.

Ketiga, saran Gubernur DKI Jakarta untuk salat Idul Fitri ditempat terbuka seperti dilapangan, tidak hanya bermanfaat bagi warga Jakarta yang Muslim, tetapi seluruh umat Islam diberbagai daerah di Indonesia. Hal tersebut untuk mencegah penularan Covid-19 pada saat salat Idul Fitri 1 Syawal 1442H.

Keempat, Gubernur Anies Baswedan dengan tegas meminta pada saat salat Idul Fitri 1 Syawal 1442H, tetap memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan. Sehubungan dengan kebijakan untuk menjalankan protokol kesehatan, maka panitia Hari Raya Idul Fitri 1442H bersama Satgas Covid tiap daerah dibantu aparat kepolisian, TNI dan Satpol PP untuk mengawasi agar dalam pelaksanaan salat Idul Fitri tetap menjalankan protokol kesehatan terutama memakai masker dan menjaga jarak.

Kelima, saran Anies Baswedan, Gubernur DKI Jakarta, secara tidak langsung mengajar kepada kita, kalau ada ritual budaya dan agama seperti mudik, lebaran Idul Fitri, salat Idul Fitri, sebaiknya jangan hanya mengedepankan “larangan,” tetapi sangat penting memberi solusi (jalan keluar).

Dengan demikian, kebijakan pemerintah dalam mencegah penyebaran Covid terwujud dengan baik. Pada saat yang sama, kepentingan publik untuk menjalankan ritual keagamaan tetap berjalan.

Keenam, setiap kebijakan pemerintah sebaiknya mengajak publik untuk berkolaborasi. Partisipasi publik sangat menentukan berhasil tidaknya setiap kebijakan. Kebijakan yang bersifat top down sudah terbukti lebih banyak gagalnya daripada suksesnya.

Kebijakan yang selalu menghadirkan partisipasi dan kolaborasi, diyakini memiliki kelebihan karena rakyat merasa diikut-sertakan secara partisipatif. Melalui penyertaan rakyat sejak awal, rakyat terdorong untuk mengambil peran untuk menyukseskan setiap kebijakan. Bukan hanya itu, tetapi membuat kebijakan dibidang apapun, jika dimulai dengan mengajak rakyat untuk berkolaborasi dan berpartisipasi, maka akan tumbuh rasa memiliki dan rasa tanggungjawab.

Saran Anies Baswedan, Gubernur DKI Jakarta untuk menyelenggarakan salat Idul Fitri ditempat terbuka seperti lapangan merupakan ajakan kolaborasi dan partisipasi untuk memastikan Hari Raya Idul Fitri yang diawali salat Idul Fitri, insya Allah sukses dan semua yang melaksanakan salat aman dari Covid-19.

Baca Juga

DKI Jakarta

Buku yang diberi tajuk Maju Kotanya Bahagia Warganya merupakan reportase tentang pelaksanaan 23 janji Anies-Sandi setelah menerima amanah sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur DKI...

DKI Jakarta

Jakarta dibangun dengan kolaborasi semua pihak termasuk Transjakarta. Transjakarta melayani warga sebagai moda transportasi massal yang maju dan modern di ibukota negara Republik Indonesia.

DKI Jakarta

Bank memiliki peran yang sangat penting dan strategis di dalam menopang pembangunan ekonomi nasional.

DKI Jakarta

Pertama kita bersyukur kepada Allah karena pandemi Covid-19 di DKI Jakarta dapat dikatakan sudah terkendali. Walaupun begitu, warga DKI Jakarta harus waspada dan ekstra...

DKI Jakarta

Penurunan kualitas demokrasi Indonesia, yang berhubungan dengan berlanjutnya represi atas oposisi, yang semakin bertambah dan terang-terangan.

DKI Jakarta

Dalam negara yang multi kultural, multi etnis, dan agama, apalagi dalam negara demokrasi, sangat wajar kalau kubu yang berbeda. Di dalam perbedaan, pasti banyak...

DKI Jakarta

Kebon Sirih tempat berkantornya anggota DPRD DKI Jakarta dibanjiri karangan bunga untuk dukungan interpelasi dari PDIP-PSI terhadap Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan.

DKI Jakarta

Pertama kita panjatkan puji syukur kepada Allah karena pandemi Covid-19 di Indonesia semakin hari semakin bisa dikendalikan. Begitu pula Covid-19 di Jakarta.