Connect with us

Masjid Raya Baiturrahman di Aceh, Indonesia (1/6/2020) - unsplash Sangga Rima

Covid-19

Lebaran Idul Fitri 1442H di Era Covid-19: Semoga Kita Sabar dan Menjadi Manusia Paripurna

Sudah dua kali umat Islam Indonesia dan umat Islam diberbagai negara di dunia mengalami lebaran Idul Fitri dalam suasana pandemi Covid-19. Tahun ini lebaran Idul Fitri 1442H yang bertepatan pada 13 Mei 2021, terjadi kontroversi karena hukum tidak diberlakukan secara adil antara WNI dan WNA. Pada hal Covid-19 masih merajalela.

Sudah dua kali umat Islam Indonesia dan umat Islam diberbagai negara di dunia mengalami lebaran Idul Fitri dalam suasana pandemi Covid-19. Tahun ini lebaran Idul Fitri 1442H yang bertepatan pada 13 Mei 2021, terjadi kontroversi karena hukum tidak diberlakukan secara adil antara WNI dan WNA. Pada hal Covid-19 masih merajalela.

Akan tetapi, tahun ini lebih soft karena umat Islam sudah bisa salat rawatib dan Taraweh di Masjid dengan menerapkan protokol kesehatan.

Walaupun begitu, ada beberapa catatan yang masih menyedihkan dan bersifat kontroversi.

Pertama, larangan mudik lebaran Idul Fitri di kampung halaman. Tujuan pemerintah melarang mudik adalah untuk mencegah penyebaran Covid-19.

Walaupun begitu, fakta menunjukkan bahwa masih banyak yang kucing-kucingan pulang kampung dan bahkan ada yang menerobos batas pembatas untuk mudik.

Kedua, peraturan tidak sama untuk semua (equality before the law). Mudik lebaran dilarang, salat Idul Fitri di Masjid Istiqlal dilarang, tetapi TKA China masih membanjiri Indonesia. Hukum tidak berlaku kepada mereka. Pada hal sumber Covid-19 dari Wuhan (China).

Ketiga, pada masa lebaran Idul Fitri berbagai pusat rekreasi dibuka. Seharusnya kalau mau konsisten, semua dilarang karena berpotensi menghadirkan kerumunan massa.

Keempat, wisatawan dari luar negeri tidak dilarang masuk ke Indonesia. Seharusnya kalau mau konsisten mencegah terjadinya penyebaran Covid-19 dan variannya, tidak boleh WNA masuk Indonesia dalam masa pandemi Covid-19.

Silaturrahim Dibatasi

Silaturrahim dalam rangka Idul Fitri 1 Syawal 2021, masih dibatasi.

Pertama, salat Idul Fitri tidak bisa bebas dilaksanakan. Masjid Istiqlal sebagai contoh, tahun ini tidak melaksanakan salat Idul Fitri. Akan tetapi, berbagai Masjid masih melaksanakan salat Idul Fitri dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

Ketiga, silaturrahim dengan keluarga dekat tidak bisa dilakukan dengan bebas karena masyarakat masih dihantui ketakutan akan bahaya Covid-19.

Keempat, halal bihalal di kantor yang biasanya dilaksanakan sesudah Hari Raya Idul Fitri, mungkin ditiadakan untuk mencegah timbulnya klaster Covid di kantor.

Solusi Lebaran Idul Fitri

Setiap ada masalah pasti ada solusi atau jalan keluar untuk bisa merayakan Hari Raya Idul Fitri.

Pertama, Youtube. Youtube merupakan salah satu jenis media sosial untuk mengirim dan berbagi video untuk kirim ucapan selamat Idul Fitri.

Kedua, Whatsapp. Media sosial dengan singkatan WA ini bisa digunakan untuk mengirim ucapan Selamat Idul Fitri.

Ketiga, Facebook. Media sosial FB atau Facebook bisa digunakan untuk berkomunikasi dengan keluarga dan famili pada momentum Idul Fitri 1 Syawal 1442 H.

Keempat, Instagram. Jenis media sosial ini juga banyak digunakan dengan singkatan IG. Media sosial ini bisa kirim ucapan selamat Idul Fitri beserta foto.

Kelima, Tiktok. Jenis media sosial ini sudah termasuk 10 besar yang banyak dioergunakan terutama anak-anak muda (milenial). Media ini bisa dimanfaatkan untuk mengirim pesan Selamat Hari Raya Idul Fitri.

Keenam, Twitter. Jenis media sosial ini paling sering digunakan oleh orang Indonesia termasuk penulis. Para penggunanya bisa mengirim ucapan Selamat Hari Raya idul Fitri. Hanya bisa menulis paling banyak 280 karakter atau huruf.

Saya pikir cukup 6 jenis media sosial yang saya rekomendasikan untuk digunakan menyampaikan pesan Selamat Idul Fitri.

Selain itu, bisa juga bicara langsung dengan keluarga di daerah atau luar negeri dengan video call, video meeting melalui zoom dan lain sebagainya.

Walaupun banyak jenis media sosial yang bisa digunakan sebagai pengganti mudik lebaran Idul Fitri, tetapi mudik masih banyak yang anggap lebih asyik dan manfaatnya banyak bagi yang menjalani.

Semoga Covid-19 segera berakhir, supaya kita bisa hidup normal, bisa mudik, bersilaturrahim, berhalal bihalal dikampung halaman atau dikantor tempat kita bekerja.

Selamat Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1442 H. maaf lahir batin.

Baca Juga

Covid-19

Sebagai orang yang bukan selebriti, saya mengajak para pegiat media sosial, Influencer, para artis untuk bersama dan bersatu lawan Covid-19 yang semakin mengancam dan...

Covid-19

Pemerintah merencanakan untuk mengenakan PPN terhadap Sembilan Bahan Pokok (Sembako) sebesar 12%. Hal tersebut diketahui dari Draft RUU Perubahan Kelima Atas UU No.6 Tahun...

DKI Jakarta

Jakarta adalah kota metropolitan yang sudah maju seperti berbagai kota metropolitan di dunia. Maka, saat dilarang mudik lebaran Idul Fitri 1442H, merupakan kesempatan yang...

DKI Jakarta

Anies Baswedan, Gubernur DKI Jakarta dengan bijak telah memberi jalan keluar dengan menyarankan umat Islam agar menggelar salat Idul Fitri dilokasi terbuka seperti lapangan...

Pendidikan

Salah satu masalah besar yang dihadapi bangsa Indonesia ialah mencerdaskan kehidupan bangsa. Bukan hanya sekedar mencerdaskan bangsa, tetapi membawa seluruh bangsa Indonesia berilmu dan...

DKI Jakarta

10 Hari Terakhir Ramadan Dengan Transjakarta. Puncak kesibukan umat Islam menjelang lebaran idul Fitri, terutama mereka yang mau i'tikaf di Masjid atau belanja di...

Pemilu

Partai Ummat yang dibidani kelahirannya oleh Prof Dr M. Amien Rais dideklarasikan pendiriannya pada 17 Ramadan 1442H 29 April 2021 di Yogyakarta. Partai ini...

Ramadan 1442H

Islam mengajarkan pentingnya damai. Islam berasal dari kata aslama yuslimu islaaman yang berarti taat, tunduk, patuh, pasrah, berserah diri kepada Allah. Menurut etimologi, kata...