Connect with us

#alaqsa #happyeid #eidmubarak #photooftheday (13/5/2021) - IG Ayman Abu Ramouz

Politik

Bendera Palestina Berkibar di Masjid Al-Aqsa: Peran Umat Islam Akan Konflik Palestina dan Israel

Kita mengecam dan mengutuk keras serbuan tentara Zionis Israel di Masjid Al-Aqsa. Telah diberitakan bahwa dalam bentrokan sejak jumat, jumlah korban saat ini mencapai 285 orang. Penderitaan yang dialami bangsa Palestina puluhan tahun lamanya, berawal dari terbentuknya negara Israel yang didukung zionisme internasional.

Kita mengecam dan mengutuk keras serbuan tentara Zionis Israel di Masjid Al-Aqsa. Telah diberitakan bahwa dalam bentrokan sejak jumat, lebih dari 300 warga Palestina terluka.

Setidaknya ada lima alasan umat Islam mengecam dan mengutuk keras peristiwa penyerbuan tentara zionis Israel terhadap Masjidil Aqsa.

Pertama, Masjid Al-Aqsa adalah kiblat pertama Umat Islam yang sangat dihormati dan dimuliakan oleh umat Islam.

Kedua, Masjid Aqsa merupakan tempat persinggahan Nabi Muhammad saw saat melakukan Isra Mi’raj dari Masjidil Haram ke Masjid Al-Aqsa dan seterusnya ke Sidratul Muntaha untuk bertemu Allah rabbul a’lamiin.

Ketiga, Masjid Al-Aqsa merupakan salah satu dari tiga Masjid suci umat Islam yaitu Masjidil Haram, Masjid Nabawi. Di Masjid Al-Aqsa Nabi Muhammad saw melakukan salat Sunat dua rakaat dalam perjalanan Isra Mi’raj.

Keempat, Masjid Al-Aqsa merupakan Masjid yang amat dimuliakan dan dihormati oleh umat Islam karena memiliki sejarah yang amat penting dalam peradaban Islam, bukan saja tempat persinggahan Nabi Muhammad saw dalam perjalanan Isra Mi’raji, tetapi merupakan kilat pertama umat Islam.

Kelima, serbuan zionis Israel terhadap Masjidil Aqsa merupakan penodaan terhadap kesucian Masjid Al-Aqsa dan penghinaan terhadap umat Islam.

Reaksi Keras Dunia

Recep Tayyip Erdogan, Presiden Turki mengutuk keras serangan Israel terhadap masjidil Aqsa Yerusalem pada Sabtu Kemarin di saat Ramadan. Ia mengungkapkan solidaritas dengan warga Palestina. Erdogan juga ajak Negara Islam lawan Israel.

Presiden Erdogan dalam pembicaraan dengan Presiden Putin melalui telepon untuk membahas ketegangan yang terjadi antara Palestina dan Israel. Erdogan mengatakan kepada Putin bahwa komunitas internasional perlu memngajarkan “pelajaran pencegahan kepada Israel. Erdogan juga menyerukan agar dikirimkannya penjaga perdamaian internasional ke wilayah tersebut untuk membantu melindungi Palestina. Bahkan hal ini sudah disampaikan Turki sejak 2018.

Sementara itu, Raja Salman mengatakan Arab Saudi mengutuk tindakan Israel di Yerusalem dan tindakan kekerasan yang dilakukan pasukan Israel di Masjid Al-Aqsa. Raja Salman mendukung rakyat Palestina untuk mrndapatkan hak mereka yang sah.

Pernyataan Raja salman mencul selama pembicaraan melalui telepon dengan Perdana Menteri Pakistan Imran Khan pada hari Rabu untuk membahas serangan Israel di Yerusalem.

Presiden Jokowi dalam pernyataannya menegaskan bahwa tindakan kekerasan yang dilakukan terhadap warga sipil Palestina di Masjid Al-Aqsa, tidak bisa dibiarkan. “indonesia mengutuk tindakan tersebut dan mendesak Dewan Kemanan PBB untuk mengambil tindakan terhadap pelanggaran yang terus dilakukan Israel. Indonesia akan terus mendukung perjuangan rakyat Palestina.

Disamping itu, terjadi demontrasi di New York untuk mengutuk Israel karena tentaranya melakukan penyerbuan di Masjid Al-Aqsa dan para warga sipil Palestina yang mempertahankan hak atas tanah tanah mereka yang diambil paksa oleh Israel.

Juga terjadi demonstrasi di London untuk memprotes kebiadaban Israel yang menyerbu masjid Al-Aqsa sehingga menimbulkan banyak warga sipil yang luka-luka dan meninggal dunia.

Penyelesaian Permanen

Jika melihat sejarah terbentuknya negara zionis Israel di Palestina, pada 14 Mei 1948, sehari sebelum akhir mandat Britania (Inggris), David Ben Gurion sebagai pemimpin organisasi Agensi Yahudi Internasional memproklamirkan kemerdekaan negara Israel.

Kemerdekaan negara yahudi kemudian direspon oleh 5 negara Arab yaitu Mesir, Suriah, Yordania, Lebanon dan Irak dengan menyerang Israel, yang menimbulkan perang Arab-Israel tahun 1948.

Perang Arab-Israel itu dimenangkan oleh Israel, karena negara-negara barat terutama Inggris dan Amerika Serikat yang merupakan sponsor terbentuknya negara Yahudi itu memberi dukungan penuh kepada Israel.

Maka penderitaan yang dialami bangsa Palestina puluhan tahun lamanya, berawal dari terbentuknya negara Israel yang didukung zionisme internasional.

Untuk mengakhiri penjajahan yang dialami bangsa Palestina, tidak mungkin melalui perundingan sebab bangsa Palestina berjuang sendiri dan bangsa Arab sudah banyak yang memilih berdamai dengan Israel. Pada hal Israel adalah penjajah yang telah merampas tanah-tanah bangsa Palestina dan mengusir mereka dari tanah air mereka “Palestina.”

Satu-satunya cara untuk membebaskan Palestina dari tangan penjajah ialah perang seperti yang pernah dialami bangsa Indonesia yang dijajah Belanda selama 3,5 abad lamanya.

Kekuatan bersenjata diperlukan untuk menciptakan keseimbangan dan kemenangan. Dalam sejarah umat manusia tidak ada bangsa apalagi negara yang rela menyerahkan tanah-tanah bangsa lain yang dicaplok dengan melalui perundingan. Apalagi Israel yang didirikan diatas tanah bangsa Palestina.

Solusinya persatuan bangsa Palestina dan negara-negara Muslim yang para pemimpinnya gagah berani untuk membebaskan tanah-tanah palestina yang didalamnya terdapat Masjid Al-Aqsa.

Baca Juga

Opini

Tanpa terasa bangsa Indonesia telah berada di penghujung tahun 2021 Masehi. Sebagai bangsa yang mayoritas Muslim, alhamdulillah telah menjalani tahun 2021 dengan rasa syukur....

Opini

Umat Islam yang mayoritas, terus tidak berdaya dan semakin diperparah keadaan mereka karena tidak bersatu umat Islam dipecah belah, sehingga tidak pernah memegang kekuasaan...

Politik

Partai Politik merupakan instrumen yang amat vital dalam negara demokrasi. Suka tidak suka dan mau tidak mau, umat Islam hidup dalam negara demokrasi harus...

Opini

Institusi TNI-POLRI dan Densus 88 yang saat ini telah dipilih pemimpinnya, suka tidak suka dan mau tidak mau harus diterima. Ini hasil dari proses...

Pendidikan

Menurut saya, berpolitik merupakan bagian dari jihad (perjuangan) yang harus aktif dilakukan umat Islam untuk mewujudkan tujuan Indonesia merdeka sebagaimana yang tercantum dalam Pembukaan...

Opini

Tidak sedikit yang akhirnya menjilat karena tidak tahan mengalami demoralisasi. Ada juga yang kemudian memilih diam.

DKI Jakarta

Lawatan Presiden Turki ke Jakarta, ibukota Republik Indonesia, sangat penting dan insya Allah menjadi sarana promosi untuk menarik wisatawan negara itu berkunjung ke Indonesia.

Opini

Ajakan Mardani Ali Sera, anggota DPR RI dari PKS yang juga Ketua DPP PKS adalah sah untuk bekerjasama dengan sosok yang memiliki integritas.