Connect with us

Wanita bersedih di pemakaman keluarga Afzaal di kota London, Ontario Kanada (14/6/2021) - IG alexfilipe.photo #ourlondonfamily

Opini

Melawan Islamofobia: Pembunuhan 4 Muslim di London Kanada, Ribuan Orang Protes Sosial

Ribuan orang turun ke jalan memprotes pembunuhan secara brutal 4 orang dari keluarga Muslim Afzaal di kota London Ontario Kanada karena Islamofobia.

Ribuan orang turun ke jalan memprotes pembunuhan secara brutal 4 orang dari keluarga Muslim yaitu Salman Afzaal bersama sang isteri Madiha Salman, Yumnaa Afzaal dan ibu Salman Afzaal yang dilakukan oleh Nathaniel Veltman, yang sengaja menabrakkan truk besar kepada mereka karena Islamofobia pada (Ahad, 6/6/2021).

Islamofobia adalah istilah kontroversial yang merujuk pada prasangka, diskriminasi, ketakutan dan kebencian terhadap Islam dan Muslim. Istilah ini sudah ada sejak tahun 1980-an, tetapi menjadi lebih populer setelah peristiwa serangan 11 September 2001.

Satu keluarga Muslim itu ditabrak sebuah truk seberat setengah ton saat mereka berjalan-jalan dan berdiri di persimpangan. Nathaniel Veltman sengaja menabrak keluarga Muslim itu hingga melompati trotoar.

Ribuan Orang Protes Sosial

Peristiwa itu, membuat Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau marah dengan menyebut pembunuhan itu sebagai serangan teroris dan bersumpah untuk menekan kelompok sayap kanan dan kebencian yang secara massif berkembang di online.

Orang-orang di London, Ontario berbaris sekitar 7 kilometer dari tempat di mana keluarga itu ditabrak. Beberapa di antaranya membawa plakat dengan pesan bertuliskan ‘Benci tidak punya rumah di sini’, ‘Cinta di atas kebencian.’

Sementara itu, aksi serupa juga diadakan di kota-kota lain di Ontario, provinsi terpadat di Kanada.

“Bagian terbaiknya bukan hanya jumlahnya, tetapi keragaman orang-orang yang datang dari setiap komunitas di London, bersatu untuk tujuan ini,” kata mahasiswa berusia 19 tahun Abdullah Al Jarad pada pawai tersebut, dikutip dari wawancara Reuters, Sabtu ini (12/6/20

Serangan itu memicu kemarahan seluruh penduduk Kanada. Para politisi mengutuk kejahatan itu. Serangan itu pun mendorong seruan yang berkembang untuk mengambil tindakan demi mengekang kejahatan rasial dan Islamofobia.

Orang-orang di London, Ontario berbaris sekitar 7 kilometer dari tempat di mana keluarga itu ditabrak. Beberapa di antaranya membawa plakat dengan pesan bertuliskan ‘Benci tidak punya rumah di sini’, ‘Cinta di atas kebencian.

Sementara itu, aksi serupa juga diadakan di kota-kota lain di Ontario, provinsi terpadat di Kanada. Adapun London merupakan kota terbesar keempat di Provinsi Ontario.

“Bagian terbaiknya bukan hanya jumlahnya, tetapi keragaman orang-orang yang datang dari setiap komunitas di London, bersatu untuk tujuan ini,” kata mahasiswa berusia 19 tahun Abdullah Al Jarad pada pawai tersebut, dikutip dari wawancara Reuters, Sabtu ini (12/6/2021).

Serangan itu memicu kemarahan seluruh penduduk Kanada. Serangan itu pun mendorong seruan yang berkembang untuk mengambil tindakan demi mengekang kejahatan rasial dan Islamofobia.

Mengapa Islamofobia?

Menurut saya, Islamofobia terjadi setidaknya disebabkan oleh beberapa faktor.

Pertama, faktor politics. Kehadiran imigran dari berbagai negara Muslim dan terus meningkatnya populasi umat Islam di barat meningkatkan ketakutan di kalangan mereka. Salah satu cara mereka menahan gelombang terus meningkatnya populasi muslim di barat, mereka mengobarkan Islamofobia. Akan tetapi yang terjadi, justeru semakin banyak orang yang mempelajari Islam. Dampaknya semakin banyak yang menjadi mualaf.

Kedua, faktor ekonomi. Kedatangan kaum muslim di barat dan terus meningkatnya jumlah orang yang mualaf, menimbulkan masalah ekonomi karena para imigran adalah pekerja keras, tidak memilih berbagai jenis pekerjaan. Dampaknya penduduk asli sulit mendapat pekerjaan karena diisi oleh para pendatang yang umumnya Muslim.

Ketiga, faktor ideologis. Ideologi dapat diartikan sebagai sebuah sistem keyakinan yang akan memandu perilaku dan tindakan sosial. Ideologi yang dianut barat adalah kapitalisme dan liberalisme, sedang Islam menganut jalan tengah mengakui hak pribadi untuk memiliki kekayaan seperti dalam ideologi kapitalisme, tetapi di dalam kekayaan itu ada hak orang yang tidak berpunya (orang miskin) seperti dalam ideologi sosialisme.

Beberapa faktor tersebut menjadi penyebab marak Islamofobia di barat dan juga di Indonesia.

Melawan Islamofobia

Dalam buku saya yang berjudul “Universitas Ibnu Chaldun Tantangan Bangsa dan Optimisme Indonesia” yang diluncurkan bertepatan 65 Tahun Milad UIC (11/6/2021) pada halaman 45, saya kemukakan bahwa prilaku Islamofobia dari kalangan eksternal umat Islam harus membuat kalangan muslim bersikap lebih rasional.”

Tidak boleh umat Islam menyamaratakan bahwa setiap orang barat pasti tidak suka terhadap Islam. Kita (umat Islam) harus lebih rasional ke depan dan tidak mengedepankan kekerasan. Tidak boleh karena kita merasa dihina, lalu melakukan tindak kekerasan.”

Lebih lanjut dikemukakan “umat Islam disarankan agar melawan Islamofobia dengan melakukan dakwah kepada masyarakat barat secara terus menerus. Mereka yang ahli agama bisa menyampaikan pemahaman terhadap Islam secara rasional.

Selain itu, kaum Muslim harus selalu menunjukkan kebaikan Islam, tidak melakukan terorisme dan kekerasan dalam melawan Islamofobia.

Untuk melawan Islamofobia di Indonesia yang juga ramai dilakukan di media sosial, kuncinya penegakan hukum secara berkeadilan. Seret mereka yang suka melancarkan Islamofobia ke meja hijau agar ada efek jera.

Baca Juga

Opini

Irjen Napoleon telah menulis surat terbuka dan telah dipublikasikan secara luas media sosial. Salah satu bagian dari tulisannya bahwa ia bertanggung jawab terhadap penganiyaan...

Opini

Saya apresiasi Indonesia, Amerika Serikat dan berbagai negara di dunia yang bersedia membantu rakyat Afghanistan.

Opini

Hari ini 11 September 2021 genap 20 tahun serangan terorisme terhadap World Trade Center New York Amerika Serikat.

Politik

Pada 10 September 2021, Reuters memberitakan bahwa pihak berwenang Taliban telah setuju untuk membiarkan 200 warga sipil Amerika dan warga negara ketiga untuk berangkat...

Politik

Seorang pejabat Kementerian Dalam Negeri Afganistan mengatakan kepada Reuters bahwa hari Ahad 15 Agustus 2021 Taliban sudah Masuk Kota Kabul.

Politik

Sejak Taliban merebut kota di Afghanistan, kota Zaranj ibukota Nimroz pada hari Jum'at, 6 Agustus 2021, pejuang Taliban terus menerus melakukan penaklukkan kota dari...

Politik

Media-media asing telah memberitakan bahwa Taliban telah merebut provinsi strategis di Afghanistan yaitu kota Zaranj, ibukota provinsi Nimroz.

Politik

Akhiri perang di Palestina dengan mendorong kemerdekaan bangsa Palestina dengan ibukota Yerusalem Timur merupakan kunci untuk mewujudkan perdamaian abadi dan berakhirnya perang antara Israel...