Connect with us

Tahun 2021 menjadi tahun ke-2 Peringatan HUT Kota Jakarta di masa pandemi, dengan mengusung tema Jakarta Bangkit. - youtube DKI Jakarta

DKI Jakarta

HUT Jakarta ke-494: Jakarta Bangkit Melalui Kolaborasi dan Partisipasi Masyarakat, Transjakarta & MRT

Walaupun Jakarta sedang mengalami kegentingan pandemi Covid-19, namun perayaan HUT Jakarta tetap dilaksanakan dengan berbagai kegiatan.

Kita prihatin karena Jakarta dan berbagai daerah di Indonesia, masih dilanda pandemi Covid-19. Lebih prihatin lagi, saat kita merayakan Hari Ulang Tahun HUT Jakarta ke-494 pada 22 Juni 2021, Jakarta mengalami kegentingan pandemi Covid-19.

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia bahwa arti pan·de·mi /pandémi/ adalah wabah yang berjangkit serempak di mana-mana, meliputi daerah geografi yang luas.

Walaupun Jakarta sedang mengalami kegentingan pandemi Covid-19, namun perayaan HUT Jakarta tetap dilaksanakan dengan berbagai kegiatan.

HUT Jakarta ke-494 Pada 22 Juni 2021

Gubernur Provinsi DKI Jakarta Anies Baswedan mengusung jargon “Jakarta Bangkit” sebagai tema pencanangan hari ulang tahun (HUT) ke-494 Kota Jakarta.

Gubernur Anies Baswedan menjelaskan bahwa Jakarta telah melalui setahun melawan pandemi yang berakibat seluruh aspek di Jakarta mengalami kontraksi karena pembatasan interaksi.

“Jakarta Bangkit” diusung sebagai tema perayaan tahun kedua HUT Kota Jakarta di masa pandemi. Dalam tema itu, terdapat semangat dan optimisme. Gubernur Anies berharap kebangkitan Jakarta akan lebih baik lagi daripada masa sebelum Jakarta menghadapi pandemi.

Melalui imunitas kolektif lewat vaksinasi dan infeksi, Jakarta diharapkan bangkit dan akan lebih baik dari sebelum pandemi. Anies juga kembali menegaskan komitmen yang telah dijalankan Pemprov DKI sebagai Kota Kolaborasi yakni warganya turut terlibat aktif dalam pembangunan.

Logo HUT ke-494 Kota Jakarta yang dipilih memiliki filosofi yang menggambarkan harapan dan mimpi masyarakat Jakarta untuk bangkit.

Selain itu, ada elemen identitas Plus Jakarta yang menunjukkan Jakarta sebagai Kota Kolaborasi.

Kegiatan HUT Jakarta

Dalam rangka HUT Jakarta ke-494, berbagai kegiatan tetap dilaksanakan sesuai protokol kesehatan.

Pemprov DKI Jakarta menyiapkan rangkaian acara kegiatan yang diadakan secara virtual. Hal ini dilakukan agar warga Jakarta tetap bisa menikmati berbagai acara dari rumah masing-masing.

Rangkaian acara HUT ke-494 Kota Jakarta sudah dimulai sejak April 2021 dalam sebuah rangkaian kegiatan bertajuk “Berkah Energi Ramadhan”.

Selain itu, ‘Jakpreneur Fest’ untuk membantu UMKM naik kelas, terpromosi dan terhubung sebagai upaya membangkitkan perekonomian kota. Kemudian, diadakan pula “Jakarta Investment” yang bertujuan memperbaiki keadaan fiskal Jakarta melalui skema investasi dan membangun Jakarta dengan kolaborasi.

Lalu yang tak kalah penting, Aksi Hemat Energi juga menjadi salah satu rangkaian kegiatan hari ulang tahun Jakarta tahun 2021, yaitu Aksi Pemadaman Lampu pada 7 Landmark Jakarta untuk memperingati World Environment Day, 5 Juni 2021 yang lalu.

Selain itu, tengah dikerjakan Penataan Stasiun Tahap II, Fasilitasi Integrasi CSW Kebayoran Baru Jakarta Selatan dan Desain Proteksi Jalur Sepeda.

Untuk pemulihan lapangan pekerjaan, dilaksanakan kegiatan Kolaborasi Sosial Berskala Besar Ketenagakerjaan dan Pelatihan Kerja serta upaya untuk Mendorong Penempatan Kerja.

Kolaborasi Warga DKI, Transjakarta & MRT

Dalam rangka HUT Jakarta ke-484 pada 22 Juni 2024 di masa pandemi, Gubernur Anies Baswedan telah mencanangkan tema HUT Jakarta tahun 2021 “Jakarta Bangkit.”

Jakarta Bangkit di masa pandemi memerlukan kolaborasi dan partisipasi semua kekuatan di Jakarta yaitu masyarakat luas dan moda transportasi massal yang modern dan terintegrasi yaitu Transjakarta dan MRT. Tanpa kolaborasi dan partisipasi masyarakat luas, semua kegiatan apapun dalam pembangunan termasuk HUT Jakarta tidak akan membawa hasil yang baik.

Itulah sebabnya Gubernur Anies Baswedan menetapkan Jakarta sebagai kota kolaborasi. Melalui kolaborasi akan menghadirkan partisipasi berbagai kekuatan di masyarakat. Salah satu yang menjadi pembahasan dalam tulisan ini ialah Kolaborasi dan partisipasi masyarakat, Transjakarta dan MRT dalam mewujudkan Jakarta Bangkit.


Bentuk kolaborasi dan partisipasi masyarakat dalam mewujudkan Jakarta Bangkit di tengah pandemi covid-19 antara lain:

Pertama, mengamalkan protokol kesehatan dengan penuh disiplin dan bertanggungjawab.

Kedua, rajin berolahraga minimal sekali dalam dua hari dengan bersepeda dan jalan kaki.

Ketiga, selalu memakai masker jika keluar rumah. Supaya tidak lupa, simpan masker dalam tas, di dalam mobil atau di dalam motor.

Keempat, biasakan selalu mencuci tangan dengan sabun air. Jika dalam perjalanan, sebaiknya membawa hand sanitizer di dalam tas atau dikantong baju atau celana.

Kelima, selalu menghindari bersentuhan dengan siapapun di luar rumah termasuk menghindari kerumunan massa.

Kita aspresiasi warga DKI Jakarta dan masyarakat luas yang berkolaborasi dan berpartisipasi mengamalkan protokol kesehatan.

Khususnya Transjakarta dan MRT yang para petugasnya bersusah payah mengukur suhu badan setiap calon penumpang, menyiapkan tempat cuci tangan dengan sabun air serta hand sanitizer.

Selain itu, secara konsisten Transjakarta dan MRT menerapkan jarak tempat duduk dan berdiri setiap penumpang (sosial distancing) di dalam Transjakarta dan MRT yang diawasi petugas kedua moda transportasi di DKI Jakarta secara ramah dan bersahabat.

Kolaborasi dan partisipasi semua warga DKI dan masyarakat luas yang didukung seluruh kekuatan di masyarakat termasuk Transjakarta dan MRT, insya Allah Jakarta Bangkit akan menjadi kenyataan.

Baca Juga

DKI Jakarta

DKI Jakarta sebagai kota jasa, sumber penerimaan yang amat signifikan adalah dari sektor jasa. Salah satu sektor yang sangat potensial ialah pariwisata (pelancongan).

DKI Jakarta

Buku yang diberi tajuk Maju Kotanya Bahagia Warganya merupakan reportase tentang pelaksanaan 23 janji Anies-Sandi setelah menerima amanah sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur DKI...

DKI Jakarta

Bank memiliki peran yang sangat penting dan strategis di dalam menopang pembangunan ekonomi nasional.

DKI Jakarta

Warga DKI Jakarta patut bersyukur kepada Allah karena berkat kolaborasi, pandemi Covid-19 dapat dikendalikan, sehingga pelonggaran aktivitas masyarakat diberlakukan. Terjadi peningkatan penggunaan Transjakarta dan...

DKI Jakarta

Sebagai sosiolog, saya amat bergembira menyaksikan mulai bangkitnya kembali ekonomi DKI Jakarta setelah terpuruk akibat hantaman Covid-19.

DKI Jakarta

Kebon Sirih tempat berkantornya anggota DPRD DKI Jakarta dibanjiri karangan bunga untuk dukungan interpelasi dari PDIP-PSI terhadap Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan.

DKI Jakarta

Suhu politik di DKI Jakarta, Ibukota negara Republik Indonesia memanas, setelah 2 Fraksi secara resmi mengajukan interpelasi kepada Gubernur Anies Baswedan menyangkut Formula E.

DKI Jakarta

Dalam 4 tahun terakhir perencanaan dan pembangunan tata kota Jakarta dilakukan dengan memperhatikan lingkungan yang sehat dan asri.