Connect with us

Alhamdulillah di bulan ramadan saat puasa masih olahraga jalan kaki di GBK (24/4/2021) - twitter musniumar

Covid-19

Musni Umar Ajak Pengguna Media Sosial, Influencer Untuk Bersama & Bersatu Lawan Covid-19

Sebagai orang yang bukan selebriti, saya mengajak para pegiat media sosial, Influencer, para artis untuk bersama dan bersatu lawan Covid-19 yang semakin mengancam dan membahayakan bangsa Indonesia.

Bangsa Indonesia menghadapi situasi yang tidak mudah akibat meningkatnya pandemi Covid-19 di berbagai daerah di Indonesia.

Di Jawa Barat sebagai contoh, “tingkat keterisian tempat tidur atau Bed Occupancy Rate (BOR) di 45 Rumah Sakit (RS) rujukan pasien terpapar virus corona (covid-19) Provinsi Jawa Barat tembus 100 persen. Bahkan keterisian enam RS di antaranya melebihi 100 persen.” (CNN Indonesia, Jumat, 18/06/2021 08:34)

Contoh lain Jakarta, wisma Atlet Kemayoran, tempat penampungan warga yang terinfeksi Covid sudah nyaris penuh. Media memberitakan terdapat total 4.144 kasus positif baru pada 17 Juni 2021. Jumlah ini adalah jumlah kasus positif terbaru terbanyak setelah 7 Februari 2021 dengan jumlah sebanyak 4.213 kasus (Tempo.Co, Jumat, 18 Juni 2021 06:14 WIB)

Selain Jawa Barat dan DKI Jakarta, juga Jawa Tengah mencatat penambahan kasus Covid-19 makin melonjak. Pada Rabu 16 Juni 2021, terdapat penambahan 3.107 kasus baru terkonfirmasi dalam sehari. Jumlah secara kumulatif mencapai 223.747 kasus.

Jumlah pasien Covid-19 yang dirawat juga terus mengalami peningkatan yang signifikan. Pada Rabu (16/6/2021), pasien Covid-19 di Jawa Tengah bertambah 1.884 orang. Pasien Covid-19 yang terkonfirmasi dan dirawat kini berjumlah 15.395 orang (Okezone.com, Kamis 17 Juni 2021 05:28 WIB).

Berita media di tiga provinsi tersebut memberi gambaran nyata bahwa Indonesia sedang memasuki masa yang genting sehubungan terjadinya peningkatan kasus Covid secara signifikan.

Oleh karena itu, sebagai orang yang bukan selebriti, saya mengajak para pegiat media sosial, Influencer, para artis untuk bersama dan bersatu lawan Covid-19 yang semakin mengancam dan membahayakan bangsa Indonesia.

Mengapa saya Ajak?

Saya bukan pemain media sosial yang canggih, bukan Influencer dan artis yang bisa mempengaruhi masyarakat untuk bersama dan bersatu melawan Covid-19 dan variannya.

Sebagai sosiolog, hanya peduli dan ingin keterpurukan ekonomi dan masyarakat akibat Covid segera pulih. Selain itu, saya mengetahui pengaruh media sosial, Influencer dan artis untuk mempengaruhi masyarakat amat besar.

Pertama, kekuatan media sosial, influencer dan artis ke berbagai demografi masyarakat amat besar. Kekuatan ini harus dipadukan untuk bersama dan bersatu melawan Covid-19.

Kedua, media sosial, influencer dan para artis dapat menjadi alat untuk mempengaruhi masyarakat agar sadar terhadap bahaya Covid dan variannya, sehingga selalu antisipasi dalam kehidupan sehari-hari.

Harapan ke Depan

Setidaknya ada lima harapan yang terkandung dari dari bangsa Indonesia, sehubungan pandemi Covid-19.

Pertama, segera pulih kehidupan bangsa Indonesia yang terpuruk akibat hantaman pandemi Covid-19.

Kedua, segera pandemi Covid-19 berakhir. Itu sebabnya saya mengajak media sosial, Influencer dan para artis untuk bersama dan bersatu melawan Covid-19.

Ketiga, kita ingin bersamaan dengan upaya keras melawan pandemi Covid-19, ekonomi juga didorong untuk tumbuh kembali, tetapi ada yang berpendapat harus memilih pemulihan Covid. Kalau Covid sudah pulih otomatis ekonomi akan bangkit dan tumbuh.

Keempat, supaya kantor, bisnis dan sekolah tetap berjalan agar roda kehidupan bisa berjalan.

Kelima, kita masih menghadapi kesulitan yang mungkin lebih berat dan semakin menantang di masa depan, tetapi harapan itu selalu ada, jika masalah yang kita hadapi yaitu Covid bisa diatasi bersama.

Kebersamaan & Kolaborasi Lawan Covid-19

Saya membayangkan kesulitan yang dihadapi akan sangat indah jika diatasi bersama dan kolaborasi.

Pertama, Covid-19 bisa diatasi dengan kerjasama media sosial, Influencer, para artis dan semua kekuatan bangsa.

Kedua, kita menghadapi banyak masalah, tapi sebaiknya kita mengamalkan “ambeg parama arta,” yaitu mendahulukan hal yang penting.

Ketiga, kebersamaan dalam mengatasi Covid dengan penuh disiplin, akan menghadirkan kekuatan yang dahsyat.

Keempat, mengatasi covid dengan kolaborasi dan partisipasi akan mempercepat pengendalian dan pengakhiran Covid.

Kelima, mengatasi Covid akan menghadirkan persatuan bangsa, jika dilakukan secara bersama dan kolaborasi. Tidak ada gunung yang tidak bisa didaki, tidak ada ngarai yang tidak bisa dituruni, di mana ada kemauan di situ ada jalan.

Kita adalah bangsa yang besar, bangsa pejuang, yakin usaha kita mengatasi Covid akan membuahkan hasil, asal jangan pernah putus asa, terus bersemangat, kembangkan kolaborasi dan kebersamaan, yakin usaha sampai.

Baca Juga

DKI Jakarta

Pertama kita bersyukur kepada Allah karena pandemi Covid-19 di DKI Jakarta dapat dikatakan sudah terkendali. Walaupun begitu, warga DKI Jakarta harus waspada dan ekstra...

DKI Jakarta

Pertama kita panjatkan puji syukur kepada Allah karena pandemi Covid-19 di Indonesia semakin hari semakin bisa dikendalikan. Begitu pula Covid-19 di Jakarta.

Covid-19

Pemerintah pusat mengumumkan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level 4 diperpanjang hingga 16 Agustus 2021. Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat dengan akronim PPKM merupakan perubahan...

Covid-19

Sudah sering saya kemukakan bahwa kita gagal melindungi seluruh bangsa Indonesia sesuai amanat pembukaan UUD 1945. Sebagai bukti, kasus kematian harian akibat Covid-19, tiap...

Covid-19

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mengatakan bahwa Covid-19 belum selesai. Kalau positif rate bisa 5% insya Allah kita masuk zona aman.

Covid-19

PPKM Level 4 akan berakhir pemberlakuannya pada 2 Agustus 2021. Kita belum tahu apakah PPKM Level 4 akan dilanjutkan atau di stop, kita tunggu...

Covid-19

Setidaknya ada lima alasan pentingnya PPKM diperpanjang: Pertama, Covid-19 belum bisa dikendalikan. Jumlah yang meninggal masih sangat banyak.

DKI Jakarta

Melalui kolaborasi, yakin rakyat Indonesia dan warga DKI Jakarta dapat atasi Covid-19 yang semakin berbahaya.