Connect with us

Alhamdulillah, hari ini kita mulai Pembelajaran Tatap Muka (PTM) Terbatas (3/9/2021) - twitter anies baswedan

DKI Jakarta

Kemajuan Bersama Ditentukan Oleh Pemimpin Yang Berprestasi Nyata

Dalam negara yang multi kultural, multi etnis, dan agama, apalagi dalam negara demokrasi, sangat wajar kalau kubu yang berbeda. Di dalam perbedaan, pasti banyak persamaan yang bisa dipersatukan.

Pemilihan Umum masih 3 tahun, tetapi pertarungan sudah terjadi. Sebagai sosiolog, saya senang kalau ada pertarungan dengan menunjukkan karya dan prestasi yang terbaik untuk dipersembahkan kepada bangsa dan negara.

Akan tetapi, yang terjadi sekarang adalah politik bumi hangus, menjelekkan dan berusaha menghabisi siapa saja yang tidak satu kubu atau yang sering disebut sebagai lawan politik.

Padahal dalam negara yang multi kultural, multi etnis, dan agama, apalagi dalam negara demokrasi, sangat wajar kalau kubu yang berbeda. Di dalam perbedaan, pasti banyak persamaan yang bisa dipersatukan.

Kesenjangan Dan Ketidak-adilan Merajalela

Bangsa Indonesia patut bersyukur kepada Allah karena walaupun berbeda-beda, tetapi mayoritas penduduknya adalah Muslim, sehingga bisa menjadi perekat seluruh bangsa Indonesia.

Akan tetapi, tantangan yang dihadapi, umat Islam ditakuti kalau bersatu, sehingga sering dipecah belah dengan menggunakan politik belah bambu. Kelompok tertentu diangkat setinggi-tingginya, sementara kelompok lain dari umat Islam ditekan.

Selain itu, ada pihak-pihak tertentu yang selalu menggunakan isu radikal, teroris, dan sebagainya untuk mem-framing umat Islam. Dampaknya persatuan bangsa Indonesia rapuh.

Di samping itu, ekonomi seolah dibiarkan kelompok kecil dari bangsa Indonesia untuk menguasainya, sehingga tidak ada keadilan dalam bidang ekonomi.

Oleh karena mereka menguasai ekonomi, maka setiap pemilihan umum terutama di era Orde Reformasi, mereka terlibat membiayai para calon pemimpin Indonesia ditingkat nasional dan daerah.

Dampaknya, setelah seorang pemimpin terpilih, mereka mengaturnya sesuai kepentingan para pemilik modal dengan berkolaborasi penguasa politik.

Dampak negatifnya luar biasa, karena akhirnya ekonomi hanya beredar dikalangan mereka, sehingga kesenjangan dan ketidak-adilan merajalela.

Kemajuan Bersama Tergantung Pemimpinnya

Semua institusi, apalagi bangsa dan negara, cepat tidaknya bangkit dan maju terletak pada pemimpinnya.

Kalau pemimpinnya cerdas, memiliki kemampuan memimpin, apalagi amanah, dan visioner, maka suatu institusi, apalagi bangsa dan negara yang dipimpin cepat bangkit dan maju.

Banyak sekali contoh, yang memberi pelajaran bahwa kemajuan suatu institusi, daerah, apalagi bangsa dan negara, sangat ditentukan oleh seorang pemimpin.

Contoh paling aktual tentang Turki. Negara itu tidak stabil, sering kudeta dan kemajuan dalam segala bidang tidak membanggakan. Selain itu, Turki tidak memiliki pengaruh politik di Timur Tengah, dunia Islam dan dunia internasional.

Akan tetapi, setelah Turki dipimpin Tayyip Recep Erdogan, Turki mengalami kemajuan dalam segala bidang. Dalam bidang kemiliteran luar biasa, bisa ekspor drone ke Amerika Serikat dan berbagai negara di dunia. Ekonominya maju pesat dan pengaruh politiknya meningkat di Timur Tengah, dunia Islam dan dunia internasional.

Oleh karena itu, dalam memilih pemimpin harus ekstra hati-hati. Masalahnya, pemilih terbanyak adalah rakyat jelata (wong cilik), yang dalam segala hal terbelakang. Mulai dari pendidikan, ekonomi, wawasan dan segala macam. Merekalah yang menjadi sasaran empuk untuk mendapatkan dukungan suara melalui politik uang.

Bagaimana mengatasi masalah tersebut, diperlukan keterlibatan ulama, pemuka agama, tokoh masyarakat, cendekiawan, pemuda(i) dan masyarakat madani untuk terus menerus memberi penyadaran, pencerahan dan pencerdasan kepada masyarakat luas.

Hal tersebut sangat penting karena jika kita tidak bisa mempengaruhi mereka, maka sampai kapanpun akan terus terpilih pemimpin yang sebenarnya bukan terbaik dari kalangan bangsa Indonesia.

Oleh sebab itu, siapapun orangnya dari kalangan bangsa Indonesia, haruslah kita pilih menjadi pemimpin Indonesia di masa depan, yang terbaik dari bangsa Indonesia, agar bangsa dan negara republik Indonesia segera bangkit dan maju seperti bangsa-bangsa lain di dunia.

Prestasi Nyata Gubernur Anies Baswedan

Jika kita mengukur dari aspek kinerja dan prestasi yang dicapai Gubernur Anies Baswedan dan seluruh jajarannya, dengan berbagai prestasi dan penghargaan yang diperoleh dari dalam dan luar negeri, maka tidak ada keraguan sedikitpun bahwa Anies Baswedan merupakan Gubernur dan pemimpin terbaik saat ini.

Sebagai gambaran, beberapa hari lagi, pemerintah provinsi DKI Jakarta kembali meraih penghargaan sebagai pemimpin pemerintah daerah provinsi berhasil memberikan pelayanan yang baik kepada publik.

Melalui akun Instagramnya, Anies mengatakan telah mendapat dua penghargaan sekaligus. Di mana yang pertama didapat dari Lembaga Perlindungan Saksi Dan Korban (LPSK). Kemudian yang kedua dari Menteri Dalam Negeri, M. Tito Karnavian.

“Alhamdulillah, tadi malam menerima Anugerah Penghargaan Sahabat Saksi dan Korban atas sumbangsih serta kontribusi positif terhadap kiprah Lembaga Perlindungan Saksi Dan Korban (LPSK).”

Dalam kaitannya dengan perlindungan saksi, Anies memastikan komitmen Pemprov DKI Jakarta dalam melindungi mereka yang lemah dan terancam, sebagai amanat dari pembukaan Undang-Undang Dasar.

Selain merupakan amanat konstitusi, menurut Anies “perlindungan terhadap saksi dan korban juga dia anggap sebagai bagian dari ikhtiar menghadirkan keadilan di ibu kota negara.”

Sementara penghargaan yang diperoleh dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) atas penyelesaian tindak lanjut hasil pengawasan Itjen Kemendagri, Anies menganggap sebagai wujud nyata komitmen Pemprov DKI membangun Jakarta secara transparan, akuntabel, dan membuat pelayanan publik menjadi lebih baik.

Kata dia, penghargaan ini baru yang pertama diraih Pemprov DKI Jakarta. Sebabnya, Kemendagri menganggap Anies dan jajarannya sudah berhasil menindaklanjuti hasil pengawasan Aparat Pengawasan Intern Pemerintah dengan tepat waktu.

“Ke depannya, seluruh jajaran Pemprov DKI akan terus meningkatkan kualitas pelayanan publik demi kebaikan masyarakat dalam menjalankan pemerintahan secara transparan serta akuntabel,” kata Anies.

Dengan demikian, kita bisa menyimpulkan bahwa penghargaan yang sangat banyak diraih oleh pemerintah provinsi DKI Jakarta merupakan bukti bahwa Anies adalah Gubernur dan pemimpin terbaik, karena tidak mungkin bisa meraih begitu banyak penghargaan jika tidak yang terbaik.

Baca Juga

DKI Jakarta

Sebagai sosiolog saya apresiasi dimulainya perayaan HUT DKI Jakarta ke-495 yang dicanangkan oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dari pulau Bidadari, Kepulauan Seribu Jakarta...

DKI Jakarta

Saya bersyukur pasca pandemi Covid-19 di Jakarta, pada Car Free Day (22/5) saya dapat berpartisipasi olahraga jalan kaki dari Dukuh Atas Jalan Jenderal Sudirman...

DKI Jakarta

Untuk mempromosikan bahwa Jakarta dan Indonesia, pandemi Covid-19 sudah bisa dikendalikan, sehingga Balap Mobil Listrik Formula E bisa dilaksanakan di Jakarta.

DKI Jakarta

Pesan Anies itu disampaikan kepada mahasiswa doktoral yang sedang belajar di London, Inggris, ketika memberi kuliah kepada mereka, saat Anies melakukan kunjungan kerja di...

DKI Jakarta

Jakarta telah dicanangkan oleh Anies Baswedan, Gubernur DKI Jakarta sebagai global city (kota global). Jakarta Go Global, Jakarta mendunia harusnya dijadikan acuan, prime mover...

DKI Jakarta

Anies bersama Transjakarta berharap perjanjian kerjasama memperluas akses Transjakarta pada penyedia bus elektrik, tidak hanya lokal tapi juga dari belahan dunia lain, terutama Inggris....

DKI Jakarta

Sarinah yang terletak di pusat jantung kota Jakarta merupakan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang didirikan pada tahun 1962 di era Presiden Soekarno. BUMN...

DKI Jakarta

Gubernur Anies dalam pesan Idul Fitri dihadapan jamaah yang memadati Pelataran Jakarta International Stadium mengatakan Pada lebaran kali ini, ia berpesan untuk menghargai keberagaman...