Connect with us

anies baswedan dan riza patria gubernur dan wakil gubernur provinsi DKI Jakarta

DKI Jakarta

Pemprov DKI Atasi Banjir Tetap Diserang Habis-habisan, Padahal Contoh Utama Untuk Atasi Banjir Se-Indonesia

Pemprov. DKI Jakarta sedang berjuang keras meningkatkan volume daya tampung air. Berbagai cara diupayakan, pertama melakukan pengerukan sedimen yang menumpuk di 13 sungai lebih dari 30 waduk.

Media Memberitakan bahwa banjir terjadi diberbagai daerah di seluruh Indonesia.

Sebagai contoh di Kabupaten Bone Bolango, Provinsi Gorontalo terjadi banjir yang merendam Kecamatan Bulango Utara, Bulango Ulu, dan Bulango Selatan (republika.co.id, Rabu , 03 Nov 2021, 23:04 WIB).

Selain itu, di Kapuas Hulu, Kalimantan Barat ada lima kecamatan yang terendam banjir. Banjir tersebut terjadi sejak Rabu (3/11), dengan kedalaman air rata-rata setengah hingga satu meter dari permukaan tanah (republika.co.id, Kamis , 04 Nov. 2021, 14:02 WIB).

Di Melawi, Provinsi Kalimantan Barat terdapat 11 kecamatan yang terdampak banjir, namun yang terparah hanya ada 9 kecamatan. Ketinggian air bisa mencapai 3 meter (Tribun News, Rabu, 3 November 2021 11:59).

Disamping itu, hujan lebat dengan durasi yang cukup lama, mengakibatkan banjir di sejumlah titik di Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Rabu (3/11). Akibatnya, puluhan warga mengungsi ke tempat yang lebih aman (CNN Indonesia, Rabu, 03/11/2021 10:32).

Satu-satunya Contoh Untuk Atasi Banjir

Banjir terjadi diberbagai tempat di Indonesia. Banjir yang dialami berbagai daerah di Indonesia sangat memprihatinkan karena ada yang ketinggian banjir sampai 3 meter.

Di DKI Jakarta tengah terjadi berbagai aktivitas pengerukan lumpur sebagai salah satu upaya memperluas daya tampung air. Selain itu, memperluas daya tampung air berkaitan dengan perluasan drainase di Ibu Kota.

Tadi pagi (4/11} sewaktu saya olah raga jalan kaki di sekitar kediaman di Jakarta Selatan, saya menyaksikan beberapa kelompok sedang bor tanah dan menggalinya kemudian ada batu kali dan sabuk yang akan ditaruh ke dalam lubang yang dibor dan digali. Saya tanya apa yang mereka sedang lakukan. Salah seorang diantara mereka mengatakan sedang membuat reservoar air hujan di dalam tanah.

Pemprov. DKI Jakarta sedang berjuang keras meningkatkan volume daya tampung air. Berbagai cara diupayakan, pertama melakukan pengerukan sedimen yang menumpuk di 13 sungai lebih dari 30 waduk.

Kedua, situ embung semuanya dikeruk, namun punya keterbatasan sekalipun Pemprov. DKI memiliki kurang lebih 257 alat berat eskavator yang setiap hari bekerja pagi sore bahkan malam dan bahkan ada dua shift tapi kan besar sekali yang harus dikeruk.

Ketiga, warga DKI Jakarta diminta partisipasi untuk tidak membuang sampah di sembarang tempat. Jika sampah dibuang di kali atau diselokan, maka berpotensi banjir lebih dahsyat.

Waspada La Nina

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana Letjen TNI Ganip Warsito meminta empat provinsi yakni Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur dan Sulawesi Selatan mewaspadai dampak fenomena La Nina.

Ganip mengatakan perkembangan La Nina diprediksi akan terjadi hingga medio Februari 2022, dengan intensitas hujan tinggi dan beberapa daerah yang diprediksi mengalami banjir.

Sehubungan itu, maka 5 komponen harus waspada. Pertama, masyarakat yang tinggal dipinggir sungai atau dikawasan yang rendah, harus waspada tingkat tinggi. Kalau sudah turun hujan lebat, harus segera bergegas untuk pindah ke tempat pengungsian yang lebih tinggi yang disediakan pemerintah.

Kedua, pemerintah daerah harus sikap dengan melakukan berbagai upaya untuk mencegah terjadinya banjir di lingkungan mereka seperti yang dilakukan pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam melakukan antisipasi terhadap bahaya banjir.

Ketiga, pemerintah harus siap sedia mengalokasikan dana untuk keperluan makan para pengungsi.

Keempat, berbagai perusahaan besar diharapkan siap berpartisipasi dalam memberi donasi terhadap pengungsi yang mengalami kebanjiran.

Kelima, para relawan diharapkan siap membantu korban banjir.

Tetap Diserang Habis-habisan

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah berusaha keras mencegah terjadinya banjir.

Faktanya DKI masih banjir di Kelurahan Kampung Melayu khususnya di RW 05.

Banjir telah dijadikan alat untuk menghajar Anies Baswedan. Padahal banjir sebagaimana dikemukakan di atas tidak hanya di Jakarta, tetapi terjadi di berbagai daerah di Indonesia. Akan tetapi, mengapa Pemprov DKI dihajar?

Sekurang-kurangnya ada lima alasan, mengapa mereka hajar Pemprov DKI tentang banjir.

Pertama, motif politik. Mereka yang menghajar Pemprov DKI karena Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan berpotensi memenangkan pemilihan Presiden 2024.

Kedua, motif ekonomi. Mereka yang menghantam Anies karena takut, jika Anies menang dalam pemilu Presiden, mereka akan kehilangan peluang untuk hidup dari aspek ekonomi.

Ketiga, persaingan politik. Karena Anies dalam hampir semua hasil survei selalu berada di tiga besar.

Keempat, mereka yang selalu menjadikan Anies sebagai musuh dalam politik karena Anies berpotensi memenangkan pemilihan umum.

Kelima, untuk menghabisi Anies, tetapi Anies tidak pernah melayani mereka dalam kondisi apapun. Justeru sikap para buzzerp dan para lawan politik yang terus-menerus menghajar Anies, yang terjadi adalah sebaliknya, Anies semakin meningkat elektabilitasnya.

Kita sebagai rakyat indonesia tentu saja bebas mengeluarkan pendapat di negara demokrasi ini. Tetapi kita juga harus mendukung langkah-langkah yang telah dilakukan untuk mencegah banjir di ibukota negara yang menjadi pusat kebangkitan ekonomi, pariwisata dan diharapkan menjadi contoh utama bagaimana pemprov di daerah lain di indonesia dapat dengan efektif mengatasi banjir.

Satu-satunya harapan atasi banjir haruslah kita bantu dan dukung. Apabila bukan kita yang mendukung Pemprov DKI atas kerja kerasnya mengatasi banjir, akankah ada harapan untuk mengatasi banjir di seluruh Indonesia?

Baca Juga

Opini

Saya yakin mayoritas rakyat Indonesia apapun upaya yang dilakukan untuk mengkriminalisasi Anies Baswedan dengan menjadikannya sebagai tersangka korupsi tidak akan dipercaya publik.

DKI Jakarta

Peresmian empat gedung sekolah Net Zero 2022 dari SD Negeri Ragunan 08, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Rabu (28/9/2022) merupakan karya yang luar biasa karena...

DKI Jakarta

Transjakarta tidak menaikkan harga Transjakarta. Mengapa Transjakarta tidak naik tiket? Jawabannya karena pemerintah provinsi DKI Jakarta memberikan subsidi terhadap moda transportasi massal seperti Transjakarta.

DKI Jakarta

Penataan Kota Tua telah menjadi destinasi wisata di Jakarta yang sangat menarik. Pada saat saya mengunjungi kota tua Minggu lalu saya menyaksikan banyak turis...

DKI Jakarta

Anies bersama delegasi U20 mengunjungi obyek wisata kota tua. Sebanyak 12 delegasi U20 Mayors Summit hadir secara langsung di Kota Tua Jakarta Barat. Anies...

DKI Jakarta

Setelah turun di Halte Museum Fatahillah, saya mulai kagum menyaksikan kawasan Kota Tua yang telah ditata dengan sangat rapi, indah, nyaman dan mempesona.

DKI Jakarta

Gubernur Anies Baswedan pada saat meresmikan penggunaan bus listrik beberapa waktu lalu mengatakan bahwa keberadaan bus listrik menjadi solusi terhadap dua masalah di Jakarta,...

DKI Jakarta

Mereka yang berpikiran jernih dan rasional dari suku, agama, ras dan antar golongan, pasti mengakui bahwa berbagai kebijakan Anies Baswedan selaku Gubernur DKI Jakarta...