Connect with us

Gedung Panjang Taman Ismail Marzuki, gedung 14 lantai ini akan menjadi Wisma Seni dan Perpustakaan - IG wajahbaru_tim #TamanIsmailMarzuki #WajahBaruTIM

DKI Jakarta

UNESCO Memilih Jakarta: Masuk Ke Jaringan Kota Kreatif di bidang Sastra

Warga Jakarta sangat bangga dan puas karena UNESCO mengakui potensi Jakarta sebagai kota kreatif di bidang literasi dan dengan banyaknya kegiatan perbukuan yang aktif di Jakarta.

United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization (UNESCO) menobatkan Jakarta masuk ke jaringan kota kreatif di bidang sastra, bersama 49 kota lain dari seluruh dunia.

Pengumuman ini disampaikan UNESCO dalam laman resminya, unesco.org, pada 8 November 2021. Jakarta masuk sebagai salah satu dari 49 kota lain di dunia yang tergabung dalam jaringan kota kreatif dunia atau UNESCO’s Creative City Network tahun 2021.

Anies Baswedan, Gubernur DKI Jakarta mengatakan “Kami merasa sangat bangga atas pemilihan UNESCO ini. Sebagai sebuah kota, Jakarta ini harus dibangun secara berkelanjutan,” kata Anies dalam keterangan tertulis, Selasa (9/11/2021).

Anies menyoroti pentingnya pembangunan infrastruktur dan kualitas sumber daya manusia secara berkesinambungan. Menurutnya, hal inilah yang mendorong kemajuan kota Jakarta.

Lebih lanjut Anies mengatakan bahwa “Pembangunan infrastruktur yang kami lakukan selama ini penting untuk menjadikan Jakarta sebagai kota yang maju. Tetapi kami juga meningkatkan kualitas manusianya. Inilah yang akan mendorong proses pembangunan berkelanjutan. Dengan Jakarta dipilih sebagai Kota Sastra Dunia, akan menjadi pendorong penting bagi kami untuk terus meningkatkan aspek manusianya.”

Mantan Mendikbud itu menjelaskan, Jakarta memiliki sejarah panjang dalam hal literasi. Sejak periode kerajaan, kolonial, hingga awal-awal kemerdekaan Indonesia dan sekarang, Jakarta menjadi pusat penting perbukuan dan literasi.

Dengan demikian, Anies berharap melalui pemilihan Jakarta sebagai Kota Sastra Dunia ini diharapkan dapat berlanjut untuk dikembangkan di masa mendatang.

Gubernur Anies lebih lanjut mengatakan “Kita ingat bahwa di Jakarta inilah koran pertama berdiri, penerbit buku pertama berdiri, Balai Pustaka, dan Ikatan Penerbit Indonesia (IKAPI) juga berdiri di Jakarta. Bahkan kemerdekaan Indonesia bermula dari rajutan kata-kata dan kalimat yang disusun oleh para pendiri bangsa ini di Jakarta dan kemudian menyebar ke penjuru republik.”

“Dengan pemilihan sebagai Kota Sastra Dunia, kami memastikan bahwa akar sejarah yang kuat ini akan terus kita jaga dan kembangkan di masa depan.”

Warga Jakarta Bangga

Penobatan Jakarta sebagai kota sastra dunia merupakan kebanggaan yang patut disyukuri.

Setidaknya ada lima alasan, penobatan Jakarta sebagai kota sastra dunia patut disyukuri.

Pertama, penobatan Jakarta sebagai kota sastra dunia merupakan prestasi seluruh aparat pemerintah provinsi DKI Jakarta dan warga Jakarta.

Kedua, penobatan Jakarta oleh UNESCO sebagai kota sastra dunia merupakan pengakuan lembaga dunia yang bergerak di bidang pendidikan, ilmu pengetahuan dan kebudayaan.

Ketiga, penobatan Jakarta sebagai Kota Sastra telah disampaikan sejak 2019, yang kemudian direspon setelah melihat potensi literasi dan kegiatan perbukuan yang aktif di Jakarta.

Keempat, warga DKI Jakarta sungguh merasa terhormat karena Jakarta bisa menjadi bagian dari jaringan kota dunia kreatif.

Kelima, warga Jakarta sangat bangga dan puas karena UNESCO mengakui potensi Jakarta sebagai kota kreatif di bidang literasi dan dengan banyaknya kegiatan perbukuan yang aktif di Jakarta.

Inspirasi Indonesia

DKI Jakarta merupakan barometer nasional. Berbagai kemjuan yang diraih Jakarta sebagai ibukota negara, akan menginspirasi seluruh daerah dan bangsa Idnoesia yang tinggal di berbagai daerah di Indonesia.

Oleh karena itu, penobatan Jakarta sebagai “City of Literature” bukan saja menjadi kebanggaan warga Jakarta, tetapi juga kebanggan seluruh bangsa Indonesia. Insya Allah akan menginspirasi para pemimpin di daerah, dan akan role model yang ditiru dalam upaya memacu kemajuan berbagai daerah di Indonesia.

Penobatan Jakarta sebagai kota sastra, patut diapresiasi kepada Gubernur Anies Baswedan, Wakil Gubernur Ahmad Riza Patria, seluruh jajaran Pemprov. DKI Jakarta, teristimewa mereka yang bekerja sebagai pelaku lapangan sastra di Jakarta, sehingga UNESCO menobatkan Jakarta sebagai kota sastra dunia.

Kita optimis, penobatan Jakarta sebagai kota sastra dunia, akan semakin memacu dan menginspirasi pelaku sastra di Jakarta dan berbagai daerah di Indonesia dalam membangun kota masing-masing.

Membangun kota bukan sekedar membangun jalan, tempat penyeberangan, jembatan, gedung-gedung, taman-taman, dan sebagainya, tetapi sangat penting mengkombinasikan dengan keindahan dan seni yang enak dipandang mata serta membuat hati menjadi bahagia dan maju kotanya.

Baca Juga

Opini

Saya yakin mayoritas rakyat Indonesia apapun upaya yang dilakukan untuk mengkriminalisasi Anies Baswedan dengan menjadikannya sebagai tersangka korupsi tidak akan dipercaya publik.

DKI Jakarta

Peresmian empat gedung sekolah Net Zero 2022 dari SD Negeri Ragunan 08, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Rabu (28/9/2022) merupakan karya yang luar biasa karena...

DKI Jakarta

Transjakarta melayani warga Jakarta siang dan malam selama 24 jam tanpa henti. Pada siang hari, Transjakarta melayani warga Jakarta ke seluruh jurusan, termasuk yang...

DKI Jakarta

Transjakarta tidak menaikkan harga Transjakarta. Mengapa Transjakarta tidak naik tiket? Jawabannya karena pemerintah provinsi DKI Jakarta memberikan subsidi terhadap moda transportasi massal seperti Transjakarta.

DKI Jakarta

Penataan Kota Tua telah menjadi destinasi wisata di Jakarta yang sangat menarik. Pada saat saya mengunjungi kota tua Minggu lalu saya menyaksikan banyak turis...

DKI Jakarta

Anies bersama delegasi U20 mengunjungi obyek wisata kota tua. Sebanyak 12 delegasi U20 Mayors Summit hadir secara langsung di Kota Tua Jakarta Barat. Anies...

DKI Jakarta

Setelah turun di Halte Museum Fatahillah, saya mulai kagum menyaksikan kawasan Kota Tua yang telah ditata dengan sangat rapi, indah, nyaman dan mempesona.

DKI Jakarta

Gubernur Anies Baswedan pada saat meresmikan penggunaan bus listrik beberapa waktu lalu mengatakan bahwa keberadaan bus listrik menjadi solusi terhadap dua masalah di Jakarta,...