Connect with us

Persaingan ketat calon wakil presiden Puan Maharani VS Erick Tohir

Pemilu

Persaingan Cawapres dan Reshuffle Kabinet Agar Para Menteri Fokus Pada Pekerjaan

Jika akhirnya Megawati Soekarnoputri menetapkan Puan Maharani menjadi calon Wakil Presiden, maka saingan terberatnya adalah Erick Thohir, Menteri BUMN RI karena diduga langsung atau tidak langsung, akan menggunakan BUMN untuk memobilisasi kekuatan guna mengalahkan lawan politiknya.

Reshuffle kabinet di periode kedua pemerintahan Presiden Jokowi sering digaungkan kemudian redup tanpa jelas juntrungannya.

Beberapa hari ini, rumors kembali mencuat ke publik bahwa pada 15 Juni 2022, Presiden Jokowi akan melakukan reshuffle para menterinya.

Akan tetapi, ada pengamat politik mengemukakan pendapat, sebaiknya Presiden Jokowi tidak melakukan reshuffle kabinet. Ada pula pengamat mengatakan tidak ada reshuffle menteri.

Namun elit PDIP seperti Masinton Pasaribu menegaskan reshuffle kabinet wajib dilakukan. Dia sebut kabinet Joko Widodo saat ini tak bisa fokus bekerja. “Kita semua bisa melihat kalo menteri-menteri ini sudah tidak lagi fokus pada pekerjaannya,” ujar Masinton pada siniar Polemik Trijaya yang disiarkan melalui kanal YouTube MNC Trijaya pada Sabtu (11/6).

“Memang harus segera dilakukan reshuffle, jangan jadi sebuah wacana saja. Harus jadi sebuah tindakan. Harus, supaya fokus. Jangan juga nanti menteri yang masuk menggantikan menteri lain malah tidak fokus dan memanfaatkan celah tersebut untuk kampanye lagi,” tambahnya.

Harus Fokus Kerja

Motto kabinet Jokowi-Ma’ruf adalah kerja kerja kerja. Akan tetapi, dua tahun sebelum berakhir masa bakti Presiden Jokowi – Wakil Presiden Ma’ruf sudah banyak menteri yang tidak lagi fokus kerja melayani masyarakat.

Ada menteri yang sibuk kampanye terselubung untuk menaikkan elektabilitas dengan mengunjungi pesantren dengan harapan setelah elektabilitas tinggi ada partai politik yang meminangnya untuk dicalonkan menjadi calon Presiden atau calon Wakil Presiden.

Kondisi demikian, memprihatinkan karena menteri dilantik untuk membantu Presiden Jokowi dan Wakil Presiden Ma’ruf Amin.

Oleh karena itu, bisa dipahami jika Masinton Pasaribu, elit PDIP tak ragu menyindir para menteri yang disebutnya hanya berfokus pada kegiatan lain di luar tugas pokoknya untuk melayani masyarakat.

“Menteri-menteri ini sudah tak fokus lagi dengan pekerjaannya. Walaupun fokus, itu lebih kepada penggunaan prasarana untuk “memoles diri sendiri’,” singgung Masinton.

Menurut saya, semua menteri harus fokus kerja dibidang masing-masing. Jika kinerjanya baik, maka partai politik akan memilih menjadi calon Presiden atau calon Wakil Presiden RI. Kalau satu dan lain hal tidak dicalonkan menjadi calon Presiden dan calon calon Wakil Presiden, maka siapapun yang terpilih menjadi Presiden RI Pemilu 2024, akan merekrut yang bersangkutan menjadi Menteri.

Persaingan Cawapres Puan Maharani VS Erick Tohir

Masih 2 tahun Pemilu serentak (2024) akan dilaksanakan, suhu politik sudah mulai memanas.

Persaingan untuk merebut posisi bakal calon Presiden dan bakal calon Wakil Presiden sudah mulai seru.

Sebagai contoh Puan Maharani, Ketua DPR RI yang juga Ketua DPP PDIP dari berbagai informasi siap menjadi calon Presiden atau calon Wakil Presiden.

Sementara itu, Erick Thohir, Menteri BUMN RI dari berbagai gerakan yang dilakukan, diduga ingin menjadi calon Presiden atau calon Wakil Presiden.

Begitu juga Muhaimin Iskandar, Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), dari berbagai pernyataannya dan gerakan politik yang dilakukan dengan memasang baliho di berbagai daerah di Jawa Timur, sangat jelas bahwa dia ingin menjadi calon Presiden atau calon Wakil Presiden.

Persaingan politik menuju pencalonan Presiden dan pencalonan Wakil Presiden RI sangat seru dan panas. Untuk jabatan calon Wakil Presiden, jika akhirnya Megawati Soekarnoputri menetapkan Puan Maharani menjadi calon Wakil Presiden, maka saingan terberatnya adalah Erick Thohir, Menteri BUMN RI karena diduga langsung atau tidak langsung, akan menggunakan BUMN untuk memobilisasi kekuatan guna mengalahkan lawan politiknya.

Agar rakyat tidak menjadi korban, karena banyak menteri tidak fokus pada pekerjaannya, lantaran sibuk menggalang dukungan massa dengan melakukan berbagai macam pencitraan, maka sebaiknya Presiden Jokowi me-reshuffle para menteri yang sibuk di luar pekerjaannya, termasuk me-reshuffle menteri yang kinerjanya sangat tidak memadai.

Jika Presiden Jokowi dan Wakil Presiden Ma’ruf Amin membiarkan keadaan yang tidak pasti, maka rakyat akan kehilangan harapan, dan tidak tertutup kemungkinan melakukan gerakan yang bisa saja tidak terkendali, sehingga merugikan seluruh bangsa Indonesia.

Publik ingin mengingatkan kembali bahwa Kabinet Indonesia Maju merupakan perjuangan Presiden Jokowi dan Wakil Presiden Ma’ruf Amin dalam memimpin Indonesia. Maka hasil akhir pemerintahan kedua tokoh Indonesia Maju tahun 2024, Indonesia harus lebih maju dari negara-negara lain.

Oleh karena itu, para menteri yang tidak bisa membawa Indonesia maju sebaiknya segera di reshuffle.

Semoga tulisan ini menjadi sumbangsih dalam partisipasi membawa Indonesia maju, adil dan sejahtera.

Baca Juga

Pemilu

Partai Gelora Indonesia pada 29 Juni 2022 menyelenggarakan Gelora Talks ke-51 dengan narasumber Qiani, Peneliti Kompas, Ismail Fahmi, Founder Drone Emprit, Anis Matta, Ketua...

Pemilu

Sekretaris Jenderal Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Hasto Kristiyanto, menutup pintu untuk bekerjasama dengan PKS dan Demokrat.

Pemilu

PKS memandang, Partai Nasdem dan Surya Paloh memiliki semangat untuk merestorasi Indonesia. Restorasi untuk kembali kepada jati diri bangsa Indonesia, sebagaimana dicita-citakan para pendiri...

Pemilu

Partai NasDem merupakan satu-satunya partai politik yang lebih awal mengumumkan calon Presiden RI Pemilu 2024. Pertanyaannya, mengapa Partai NasDem memilih mengumumkan lebih dahulu calon...

Pemilu

Pada Rakernas Nasdem nama Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sempat diteriaki Presiden saat beberapa DPW membacakan rekomendasi mereka.

Pemilu

Pegiat media sosial dan para pengamat politik sudah ramai membicarakan King Maker yang menentukan siapa calon Presiden RI dan siapa yang harus terpilih menjadi...

Pemilu

Pertarungan Merah VS Kuning bakal sengit di pemilu 2024. Indikatornya sudah mulai terlihat sekarang ini.

DKI Jakarta

Para relawan Anies Baswedan yang dibentuk berdasarkan inisiatif masing-masing, mereka telah menyuarakan jargon jangan pilih partai politik yang tidak dukung Anies.