Connect with us

Malam Final Pemilihan Abang None Jakarta 2022 (3/9/2022) - facebook anies baswedan

DKI Jakarta

Kota Tua, Turis, Transjakarta dan Commuter: Jakarta Kota Terbaik Dunia

Penataan Kota Tua telah menjadi destinasi wisata di Jakarta yang sangat menarik. Pada saat saya mengunjungi kota tua Minggu lalu saya menyaksikan banyak turis manca negara yang melancong di kawasan itu.

Minggu lalu (4/9) saya ke Kota Tua yang sekarang sudah diubah namanya oleh Gubernur Anies Baswedan dengan nama kawasan Batavia yang saya sebut Kota Batavia.

Saya menyaksikan Kota Tua setelah di renovasi dan ditata, kawasan itu sudah sangat indah. Pertama, alun-alun Kota Tua dan seluruh kawasan Kota Tua sudah luar biasa indah sesudah Gubernur Anies, Wakil Gubernur Ahmad Riza Patria dan jajarannya menata dan merenovasi secara total.

Kedua, sudah dibuat pedestarian (tempat jalan kaki) yang nyaris mirip dengan jalan Jenderal Sudirman Jakarta Selatan. Hanya pedestarian di Kota Tua tidak selebar pedestarian di Jalan Jenderal Sudirman, tetapi ditanami pepohanan dan taman-taman yang indah.

Ketiga, kawasan Kota Tua sudah seperti kota tua di luar negeri, indah, bersih, nyaman dan sejuk dengan bangunan tua yang nampak menarik.

Keempat, kawasan Kota Tua sudah tidak ada pedagang kaki lima. Para pedagang kaki lima sudah direlokasi ditempat yang baik. Hanya perlu dipromosikan dan dibina agar para turis berbelanja pada para pedagang kaki lima.

Kelima, bangunan-bangunan peninggalan VOC (Belanda) yang masih kokoh telah di renovasi oleh Kementerian BUMN, sehingga kawasan Kota Tua sangat indah dipandang mata.


Jakarta Disematkan Kota Terbaik Dunia

Salah satu yang paling mengagumkan saya bahwa kawasan Kota Tua yang tadinya tidak terurus, kelihatan kumuh, semrawut, banyak kendaraan parkir sembarangan, banyak pedagang kaki lima, setelah ditata, semua bangunan peninggalan VOC (Belanda) direnovasi dan di cat ulang, semua nampak indah, bersih, nyaman dan sangat menarik di kunjungi.

Menurut saya, salah satu sumbangan yang amat penting sehingga Jakarta disematkan sebagai kota terbaik dunia, karena sukses dilakukan renovasi dan penataan kawasan Kota Tua.

Tidak hanya sukses dilakukan penataan kota tua yang telah diubah oleh Gubernur Anies menjadi kawasan Batavia yang saya sebut Kota Tua, tetapi halte Transjakarta sudah dibangun baru yang sangat nyaman dan indah.

Selain itu, stasiun kereta api commuter yang bangunannya dibangun pada masa VOC (Belanda) sangat berdekatan dengan Halte Transjakarta. Bukan hanya itu, tetapi para penumpang bus Transjakarta dan kereta api Commuter, bisa langsung turun dan jalan kaki menuju alun-alun Kota Tua.

Mereka yang ingin masuk ke museum untuk menyaksikan berbagai peninggalan sejarah, bisa dilakukan dengan membeli tiket. Begitu juga, mereka yang mau berfoto dapat dilakukan dengan latar belakang gedung tua peninggalan VOC (Belanda) yang masih dilestarikan.

Turis Dalam dan Luar Negeri

Penataan Kota Tua telah menjadi destinasi wisata di Jakarta yang sangat menarik.

Pada saat saya mengunjungi kota tua Minggu lalu saya menyaksikan banyak turis manca negara yang melancong di kawasan itu.

Selain itu, turis dalam negeri termasuk warga Jakarta, sangat banyak yang mengunjungi Kota Tua.

Ramainya turis manca negara dan turis dalam negeri tidak lepas dari tiga faktor.

Pertama, publikasi yang dilakukan berbagai pihak setelah kota tua direnovasi dan ditata dengan sangat indah, aman, bersih dan nyaman.

Kedua, integrasi transportasi massal seperti Transjakarta dan kereta api Commuter dengan Kota Tua sangat memudahkan bagi turis manca negara dan turis dalam negeri untuk datang ke Kota Tua.

Ketiga, semua bangunan sejarah peninggalan VOC (Belanda) dengan museumnya menjadi penarik bagi turis atau wisatawan manca negara dan turis dalam negeri.

Akhirnya, saya ucapkan terima kasih kepada Menteri BUMN Erick Thohir dan jajarannya yang telah merenovasi dan mencat gedung-gedung peninggalan VOC (Belanda). Teristimewa Gubernur Anies Baswedan, Wakil Gubernur Ahmad Riza Patria dan jajarannya terutama Dinas Bina Marga DKI Jakarta yang telah merenovasi kawasan kota tua, sehingga kawasan tersebut sangat indah, bersih, nyaman dan asri.

Khususnya warga Jakarta yang telah berpartisipasi mewujudkan kedamaian, kenyamanan, kebersihan, keamanan dan ketentraman. Kota Tua merupakan milik kita bersama. Ayo kita jaga, rawat, pelihara dan ciptakan sebagai kawasan bebas polusi. Sudah terbukti Jakarta dibawah Anies dan Ariza “Maju Kotanya Bahagia Warganya.”

Baca Juga

Pemilu

Lautan manusia yang datang untuk bersilaturahmi kepada Anies Baswedan merupakan massa yang disebut dalam literatur sosial politik sebagai autonomous participation (partisipasi otonom) yang datang...

Pendidikan

Hari ini 25 November 2022 adalah Hari Guru Nasional. Setiap kita memperingati Hari Guru Nasional, yang teringat kepada kita adalah pendidikan. Pendidikan adalah kunci untuk...

Opini

Momentum pencalonan Anies Baswedan sebagai calon presiden partai Nasdem, mereka mengambil peluang untuk kembali bersinar 2024 mendeklarasikan Anies Baswedan sebagai calon presiden RI 2024.

Opini

Fenomena dukungan Anies Baswedan sebagai capres oleh Forum Kakbah Membangun (FKM) yang diikuti banyak kader PPP merupakan suatu bentuk upaya para kader PPP menyuarakan...

Opini

Hadir dalam KTT G20 di Bali, para pemimpin negara-negara maju antara lain Presiden Amerika Serikat Joe Biden, Presiden China Xi Jinping, Putra Mahkota Mohammed...

Pemilu

Isu sentral yang Digulirkan Anies Baswedan sebagai calon presiden 2024 adalah masalah keadilan sosial. Sesuai dengan sila ke-5 Pancasila yaitu keadilan sosial bagi seluruh...

Pemilu

Selama hampir 10 (sepuluh) tahun Partai Keadilan Sejahtera PKS beroposisi. Tidak tergiur untuk masuk ke dalam gerbong pemerintahan Jokowi.

Opini

Relawan Anies Baswedan dibentuk di berbagai daerah seluruh Indonesia atas prakarsa dan swadaya masing-masing. Jauh sebelum Anies berakhir masa baktinya sebagai Gubernur DKI Jakarta...