Connect with us

Anies Sandi 2017 - youtube

Opini

Maulid Nabi Muhammad SAW: Rindu Padamu Ya Rasul dinyanyikan Anies dan Sandi tahun 2017

Lagu padamu Ya Rasul yang dinyanyikan Anies Baswedan dan Sandiaga Salahuddin Uno dalam rangka kampanye pemilihan Gubernur DKI Jakarta 2017.

Pagi ini, saya buka Twitter, saya tonton Anies dan Sandi sedang melagukan Rindu Padamu Ya Rasul. Saya duga relawan Anies dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW yang lahir Senin malam menjelang dini hari, 12 Rabiul Awal, pada tahun gajah atau bertepatan dengan 23 April 571 Masehi.

Lagu padamu Ya Rasul yang dinyanyikan Anies Baswedan dan Sandiaga Salahuddin Uno dalam rangka kampanye pemilihan Gubernur DKI Jakarta 2017. Ia merupakan lirik lagu Sam Bimbo bersaudara yang pertama kali dirilis 2009.

Lagu religi ini sangat disukai masyarakat. Dapat dikatakan lagu ini tiada lekang karena panas dan tiada lapuk karena hujan.

Oleh karena lagu ini disukai masyarakat, maka Anies dan Sandi melakukan rekaman untuk menyanyikan lagu Rindu Padamu Ya Rasul, yang kemudian relawan Anies-Sandi mempublikasikan lagu ini untuk menarik perhatian dan dukungan publik.

Dalam rangka peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dan Anies Baswedan baru saja dideklarasikan oleh Nasdem sebagai calon Presiden 2024, relawan Anies kembali menayangkan lagu padamu Ya Rasul, yang dilantunkan oleh Anies Baswedan dan Sandiaga Salahuddin Uno.

Mengapa Kita Rindu pada Rasul?

Nabi Muhammad SAW telah meninggal 14 abad yang lalu. Akan tetapi, umat Islam terus merindukannya dan mencintainya.

Mengapa Umat Islam terus merindukan dan mencintainya, pada hal kita tidak pernah bertemu dan jarak antara kita dengan Nabi Muhammad SAW sangat jauh?

Setidaknya ada lima alasan teologis yang diyakini umat Islam, mengapa umat Islam rindu dan cinta kepada Muhammad SAW.

Pertama, Nabi Muhammad SAW pernah bersabda: Siapa yang mencintai aku, bakal menjadi temanku di syurga.

Kedua, Allah memerintahkan kepada orang-orang beriman untuk bershalawat kepada Nabi sesuai Al-Qur’an surat Al Ahzab ayat 56. Perintah bershalawat bukan hanya manusia, terapi juga malaikat dan Allah sendiri bershalawat kepada Nabi.” Salawat yang terus menerus dilakukan, akan menghadirkan cinta dan rindu.

Ketiga, Nabi Muhammad SAW akan memberi syafaat kepada umatnya dihari kiamat. Syafaat berarti pertolongan. Nabi Muhammad SAW akan memberi pertolongan (syafaat) kepada umatnya dihari kiamat.

Keempat, Nabi Muhammad SAW pembawa rahmat dan hidayah untuk seluruh umat manusia. Mencintai dan rindu kepada Rasul, diharapkan kita mendapat Rahmat dan hidayat dalam hidup ini.

Kelima, Nabi Muhammad SAW adalah kekasih Allah. Umat Islam rindu dan mencintai Muhammad Rasulullah dengan banyak mengucapkan shalawat kepada Nabi Muhammad SAW berharap bisa menjadi kekasih Nabi dan kekasih Allah.

Meneladani Akhlaknya

Wujud kita cinta dan rindu kepada Nabi Muhammad SAW adalah meneladani akhlaknya. Akhlak Nabi Muhammad SAW adalah Al-Qur’an.

Akhlak Nabi Muhammad SAW yang tercantum dalam Al-Qur’an yaitu sifat-sifat mulia yang harus diamalkan dalam hidup ini seperti taqwa, adil, benar, jujur, sabar, tabah, cinta terhadap sesama, suka menolong, menepati janji, dan semua sifat mulia dan kesatria di amalkan oleh Nabi Muhammad SAW.

Meneladani sifat-sifaf mulia yang tercantum di dalam Al-Qur’an, diamalkan oleh Nabi Muhammad SAW secara konsisten sepanjang hidupnya sehingga di masa masih muda sudah diberi gelar “Al-Amiin.”

Umat Islam pada saat memperingati Maulid (Hari Lahir) Nabi Muhammad SAW, sudah saatnya meneladani sifat-sifat mulia seperti disebutkan di atas.

Salah satu manifestasi dari kita rindu dan cinta kepada Nabi Muhammad SAW adalah meneladaninya.

Terakhir, mari kita hayati lagu Sam Bimbo bersaudara yang dilantunkan Anies Baswedan dan Sandiaga Salahuddin Uno dan banyak penyanyi serta umat Islam yang cinta dan rindu Rasulullah SAW.

Rindu kami padamu Ya Rasul
Rindu tiada terperi
Berabad jarak darimu Ya Rasul
Serasa dikau di sini

Cinta ikhlasmu pada manusia
Bagai cahaya surga
Dapatkah kami membalas cintamu
Secara bersahaja

Rindu kami padamu Ya Rasul
Rindu tiada terperi
Berabad jarak darimu Ya Rasul
Serasa dikau di sini

Cinta ikhlasmu pada manusia
Bagai cahaya surga
Dapatkah kami membalas cintamu
Secara bersahaja

Rindu kami padamu Ya Rasul
Rindu tiada terperi
Berabad jarak darimu Ya Rasul
Serasa dikau di sini.

Baca Juga

Lainnya

Politik jujur yang diamalkan Muhammad SAW dipandu oleh Allah. Dampaknya, Islam tersebar cepat di seluruh jazirah Arab dan di penjuru dunia yang sampai saat...

Lainnya

Pergantian tahun baru Islam harus dimaknai dengan belajar sejarah. Momentum tahun baru Islam, mesti dijadikan titik awal, umat Islam belajar sejarah Nabi Muhammad SAW.

Opini

Isra Miraj merupakan peristiwa yang amat penting bagi umat Islam karena pada saat Isra Miraj, Nabi Muhammad SAW mendapat perintah dari Allah untuk menunaikan...

Opini

Dalam berbagai acara yang dihadiri, seperti peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Tebet Jakarta Selatan, lautan manusia yang hadiri. Begitu pula, peletakan batu pertama...

Lainnya

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW Universitas Ibnu Chaldun Jakarta secara virtual dengan pembicara Dr. HM. Gamari Sutrisno, MPS dan Dr. H. Muhammad Sidiq, M.Si

Ramadan 1441H

Sunnah Nabi Muhammad SAW dan Sunnah dalam konteks Ahkamul Khamsah (5 hukum syara')

Ramadan 1440H

Sifat cerdas (fathanah) dan Adil ('adl) merupakan sifat mulia yang wajib dimiliki pemimpin dan rakyat. Selain sifat jujur, benar, amanah dan tabligh. Pemimpin mutlak...

Opini

Hari ini,  12 Rabi'ul awal 1440 H bertepatan 20 November 2018, umat Islam memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW. Setiap memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW.,...