Connect with us

Bersama Rocky Gerung di seminar Satu Untuk Sultra (11/2022) - twitter musniumar

Pendidikan

Kebangkitan Sulawesi Tenggara Melalui Pengelolaan Sumber Daya Alam Bersama

Pada tanggal 7-10 November saya berada di Sulawesi Tenggara untuk menjadi narasumber dalam seminar Satu Untuk Sultra yang diselenggarakan oleh Forum Sultra Bersatu yang merupakan perhimpunan para tokoh dan generasi muda pelanjut Sulawesi Tenggara.

Pada tanggal 7-10 November saya berada di Sulawesi Tenggara untuk menjadi narasumber dalam seminar Satu Untuk Sultra yang diselenggarakan oleh Forum Sultra Bersatu yang merupakan perhimpunan para tokoh dan generasi muda pelanjut Sulawesi Tenggara.

Sebagaimana diketahui, 58 tahun lalu tokoh-tokoh pejuang pembentukan Provinsi Sultra yang terdiri dari para tokoh yang mewakili Kendari, Buton, Muna dan Kolaka telah berperan besar dalam pembentukan provinsi Sulawesi Tenggara, untuk terpisah dari Sulawesi Selatan.

Setelah Provinsi Sulawesi Tenggara berdiri 58 tahun, dengan sumber daya alamnya yang luar biasa kaya, para tokoh masyarakat Sultra dan generasi muda merasa sangat khawatir dan prihatin karena ada yang datang ke Sultra, setelah kaya raya dari eksploitasi kekayaan sumber daya alam Sultra, dengan uang yang dimiliki tidak lagi berseri, saat ini tengah berjuang untuk menjadi Sultra satu pada 2024.

Kondisi tersebut membuat para tokoh dan generasi muda Sultra sadar akan bahaya yang bakal mereka alami di masa depan, karena sudah kuasai ekonomi, mau kuasai pula politik.

Oleh karena itu mereka berhimpun dan menyatukan pandangan dan langkah. Wujudnya mereka menyelenggarakan seminar Satu Untuk Sultra, dengan menghadirkan narasumber dari Jakarta yang berasal dari kabupaten di Sultra yaitu Laode Masihu Kamaluddin mewakili etnis Wolio (Buton), Musni Umar mewakili etnis Tolaki (Kendari), Habil Marati mewakili etnis Muna. Selain itu, turut menjadi narasumber Nora Mokodompit dan Rusmin dari tokoh muda Sultra.

Disamping itu, mereka mengundang Rocky Gerung sebagai pembicara kunci yang mendapat apresiasi luar biasa dari peserta yang memenuhi Ballroom Hotel Claro Kendari.

Bangkit Bersama

Sumber daya alam yang sangat kaya di Sulawesi Tenggara harus dikelola untuk mewujudkan kebangkitan rakyat Sultra dalam bidang ekonomi, sosial, budaya, teknologi dan sebagainya.

Hal tersebut sesuai pasal 33 ayat 3 UUD 1945 “Bumi air dan kekayaan alam yang terkandung di dalamnya dikuasai negara untuk dipergunakan bagi sebesar-besar kemakmuran rakyat.”

Tugas para tokoh dan generasi muda hari ini dan di masa depan adalah berjuang sekeras-kerasnya agar kekayaan alam Sulawesi Tenggara yang melimpah dinikmati bersama sesuai pasal 33 ayat 3 UUD 1945 bahwa kekayaan alam yang terkandung di bumi Sulawesi Tenggara harus dipergunakan untuk sebesar-besarnya bagi kemakmuran rakyat Sulawesi Tenggara, bangsa dan negara republik Indonesia serta investor yang mengelola sumber daya alam Sulawesi Tenggara.

Untuk itu, rakyat Sulawesi Tenggara harus bersatu supaya memiliki posisi tawar yang kuat. Selain itu, harus bersama dengan semua kekuatan masyarakat Sulawesi Tenggara di daerah dan pusat memperjuangkan terwujudnya kebangkitan Sulawesi Tenggara di bidang ekonomi, politik, sosial dan sebagainya.

Dalam diskusi terbatas dengan beberapa tokoh muda di Sultra (9/11) mereka menyatakan, tidak banyak berharap akan terjadi perubahan di daerah Sultra pasca pemilu Presiden 2024 karena para calon Gubernur yang sudah memasang baliho di seluruh penjuru Sultra sudah memiliki cantolan di lingkaran kekuasaan di pusat.

Keadaaan akan berubah di daerah, kalau pemilu Presiden 2024 menghadirkan perubahan dengan hadirnya Presiden baru yang bukan merupakan kelanjutan dari rezim yang sedang berkuasa.

Semua Mau Jadi Gubernur

Masyarakat Sultra berhak menjadi tuan di daerahnya dalam bidang ekonomi, politik, sosial dan sebagainya.

Oleh karena itu, masyarakat Sultra jangan merasa lemah, tidak berdaya dan pasrah. Kita akan diperlakukan sebagaimana keadaan kita. Maka kita harus bersatu agar kuat dan diperhitungkan.

Mengenai masa depan politik di Sultra pemilu 2024, saya sarankan supaya jangan semua mau jadi Gubernur. Kalau semua merasa tokoh dan mau jadi Gubernur, insya Allah tidak ada yang jadi Gubernur putra daerah.

Untuk menyeleksi para putra daerah yang banyak pasang baliho di berbagai penjuru Sultra, maka lihatlah rekam jejak mereka selama menjadi Bupati apa yang mereka perbuat untuk rakyat.

Untuk memenangkan pertarungan pemilihan kepala daerah 2024, sebaiknya dilakukan tiga hal. Pertama, menyadari adanya musuh politik yang tidak mungkin dikalahkan jika tidak bersatu.

Kedua, pentingnya ditumbuhkan kebersamaan dan kesadaran bahwa kepemimpina Sultra harus tetap di tangan rakyat Sultra yang dipimpin oleh tokoh terbaik Sultra.

Ketiga, perlunya mengutamakan kepentingan bersama ketimbang kepentingan pribadi dan golongan.

Sehubungan itu, hasil seminar “Satu Untuk Sultra” harus disosialisasikan ke seluruh lapisan masyarakat agar dipahami dan dihayati.

Hanya dengan persatuan, kebersamaan dan kerelaan untuk menurunkan ego para tokoh yang bersaing, bisa menghindarkan dari kekalahan yang memalukan dalam perebutan kursi Sultra 1 tahun 2024.

Dengan tetapnya penguasaan politik ditangan rakyat Sultra melalui terpilihnya putra daerah terbaik dalam pemilihan kepala daerah 2024, maka kebangkitan Sulawesi Tenggara melalui pengelolaan sumber daya alam akan menjadi kenyataan. Yakin usaha sampai.

Berikut foto-foto kegiatan

Baca Juga

Covid-19

Mengawali Tahun 2023, Yayasan Lembaga Pemberdayaan Sosial dan Demokrasi telah memilih tema diskusi panel Membedah Dugaan Korupsi Bansos DKI Jakarta 2020 yang Berlangsung di...

Pendidikan

Bambang Soeprapto School For Good Ethics and Leadership (BSS GEL) memprakarsai pendidikan bagi para penegak hukum, dengan fokus memberikan pendidikan karakter moral.

Lainnya

Anies Baswedan, bakal calon Presiden RI bersama Partai Nasdem menggelar Natal Nasional Tahun 2022 di Auditorium Universitas Cenderawasih Kota Jayapura, Papua, Kamis 8 Desember...

Pendidikan

Bambang Soeprapto School for Good Ethics and Leadership dan sarasehan akhir tahun dengan tema Membangun Karakter Moral Penegak Hukum untuk Mewujudkan Indonesia yang Adil...

Pemilu

Anies Baswedan sebagai bakal calon Presiden RI 2024 sangat tepat melakukan pertemuan dengan beberapa tokoh Papua. Tokoh yang dimaksud antara lain seperti Yanto Eluay,...

Opini

Melalui Munas KAHMI, bersama harus menjadi lokomotif perubahan bersama rakyat Indonesia. Pilpres 2024 menjadi waktu terbaik bagi KAHMI untuk menempatkan kadernya menjadi pemimpin nasional.

Pendidikan

Indonesia yang mayoritas Muslim memerlukan pondok pesantren sebagai tempat pendidikan putra (i) mereka untuk belajar ilmu-ilmu agama dan ilmu-ilmu dunia.

Pendidikan

Tina Nur Alam, setelah menjadi anggota DPR RI mengusahakan beasiswa untuk membantu putera (i) tamatan Sekolah Lanjutan Atas (SLA) di Sulawesi Tenggara yang orang...