Connect with us

Musyawarah Wilayah (Muswil) ke-10 Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Jaya Tahun 2021, di Balaikota DKI Jakarta (23/10/2021) - twitter aniesbaswedan

Opini

Harapan Munas KAHMI di Palu: Saatnya Alumnus HMI Jadi Presiden RI

Melalui Munas KAHMI, bersama harus menjadi lokomotif perubahan bersama rakyat Indonesia. Pilpres 2024 menjadi waktu terbaik bagi KAHMI untuk menempatkan kadernya menjadi pemimpin nasional.

Saya tidak pernah lupa pernyataan Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Taufiq Kiemas yang menantang Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) agar mampu menempatkan kadernya menjadi orang nomor satu di Indonesia (antaranews.com, 20 Januari 2010).

https://www.antaranews.com/berita/170530/taufiq-kiemas-tantang-alumni-hmi-jadi-presiden

Pada saat itu, sebagai alumnus HMI saya hadir dalam acara pelantikan tersebut. Tantangan tokoh PDIP yang juga Ketua MPR RI tidak pernah saya lupa. Saya selalu bermimpi pada suatu saat hadir kader HMI yang terbaik untuk memimpin Indonesia.

Dalam sambutan singkat Ketua MPR RI pada acara pengukuhan pimpinan Majelis Nasional KAHMI periode 2009-2012 di Hotel Borobudur, Jakarta, Rabu, Taufiq hanya naik panggung untuk mengucapkan tantangan tersebut.

“Saya singkat saja. Alumni GMNI sudah jadi presiden dan wakil presiden. Alumni HMI cuma bisa jadi wakil presiden,” ujarnya yang langsung disambut tawa ratusan anggota KAHMI yang memenuhi ruang Flores Ballroom, Hotel Borobudur.

Tantangan Allahyarham Taufik Kiemas itulah yang harus diingat kembali oleh para peserta Munas ke-XI KAHMI di Palu yang rencananya akan dihadiri Anies Baswedan, bakal calon presiden RI 2024.

Tantangan KAHMI

Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) didirikan di Solo (Surakarta) pada tanggal 17 September 1966. KAHMI merupakan kelanjutan daripada Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) yang didirikan Lafran Pane dan kawan-kawannya pada 15 Februari 1947 di Yogyakarta.

Munas ke XI KAHMI ini sangat penting. Setidaknya ada lima tantangan yang dihadapi.

Pertama, HMI yang lahir 1947, saat ini sudah berumur 75 tahun. Untuk ukuran manusia, HMI sudah lanjut usia (lansia). Sementara KAHMI yang lahir 1966, saat ini sudah berumur 56 tahun. Insya Allah sudah matang, siap memimpin bangsa dan negara jika diberi amanah oleh rakyat Indonesia.

Kedua, Alumni KAHMI sejak era Orde Baru sampai era Orde Reformasi selalu menempati posisi Menteri di pemerintahan. Bahkan Pak JK, alumnus HMI dua kali menjadi Wakil Presiden RI. Tanpa bermaksud merendahkan kinerja dan kehebatan para senior HMI dan KAHMI yang menduduki posisi penting di eksekutif dan legislatif, nampak mereka tidak berdaya karena hanya sebagai pembantu presiden.

Ketiga, keadaan bangsa dan negara harus berani kita katakan “tidak dalam keadaan baik-baik saja.” Buktinya, utang Indonesia sudah menggunung tidak berkorelasi dengan meningkatnya kesejahteraan seluruh rakyat Indonesia.

Keempat, kekayaan alam Indonesia yang luar biasa, tidak dikelola untuk sebesar-besar bagi kesejahteraan dan kemakmuran seluruh rakyat Indonesia.

Kelima, arah Indonesia tidak jelas. Bangsa Indonesia yang berpendidikan, banyak yang karakter moralnya bobrok, tidak jujur, suka korupsi, tidak amanah. Selain itu, karakter kinerjanya rendah, tidak ulet, dan tidak mengedepankan prestasi.

KAHMI Harus Kanalisasi Perubahan

Tantangan yang dikemukakan Allahyarham Taufik Kiemas kepada Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMi) sebagaimana dikemukakan di atas, saatnya sekarang direspon dengan melakukan 5 (lima) hal.

Pertama, Alumni HMI yang berkiprah diberbagai partai politik saatnya bersatu mendukung satu calon presiden RI 2024 yaitu Anies Baswedan. Ini tidak mudah karena masing-masing partai politik mengutamakan partainya yang juga mempunyai calon presiden. KAHMI yang presidiumnya terdiri dari berbagai partai politik dan akademisi, harus menjadi pemersatu.

Kedua, Alumni HMI yang wataknya main aman, tidak berani mendukung teman sesama alumni HMI, saatnya diakhiri sikap semacam itu, karena kemenangan hanya bisa direbut jika bersama dan bersatu.

Ketiga, kalau ada alumni HMI satu dan lain hal tidak mendukung Anies Baswedan sebagai calon presiden Partai Nasdem, tidak apa-apa asalkan tidak berkolaborasi dengan pihak lain untuk merusak Anies Baswedan.

Keempat, setiap alumni HMI harus bergerak mengkampanyekan Anies Baswedan seperti para relawan dipenjuru tanah air yang tanpa lelah mempromosikan Anies Baswedan sebagai calon presiden partai Nasdem.

Kelima, Melalui Munas KAHMI, bersama harus menjadi lokomotif perubahan bersama rakyat Indonesia.

KAHMI tidak boleh menjadi menara gading yang tidak membumi. Sekarang ini arus perubahan dari masyarakat sedang terjadi. KAHMI sebagai organisasi cendekiawan harus mengkanalisasi arus perubahan yang tak obahnya air bah, sehingga muaranya sukses pemilu 2024. Dalam rangka itu, pemilu harus diarahkan berlangsung damai, langsung, umum, bebas, rahasia, jujur dan adil.

Mendukung Anies Baswedan

Selaku sosiolog dan akademisi, saya menyambut pesan ketua umum Kahmi Jaya supaya kontestasi pemilihan presiden pilpres 2024 menjadi waktu terbaik bagi KAHMI untuk menempatkan kadernya menjadi pemimpin nasional. Menurut dia, momentum itu tak boleh dilewatkan begitu saja.

Menurut mantan Wakil Ketua DPRD DKI, saat ini sudah muncul tokoh KAHMI yang siap berkompetisi memenangkan Pilpres 2024. Taufik menjelaskan, perjalanan panjang KAHMI telah menorehkan banyak sejarah bagi bangsa ini. Tidak sedikit anggota KAHMI yang menduduki posisi strategis dalam struktur negara. Baik dalam perannya sebagai ketua DPR dan MPR, gubernur, wakil gubernur, hingga wakil presiden.

“Yang belum ada, presiden Indonesia seperti dikemukakan Allahyarham Taufik Kiemas. Karena itu momentum Pemilu 2024 adalah momentum yang baik. Saya kira KAHMI menempatkan kadernya yang sekarang muncul ke permukaan adalah Anies Baswedan sebagai calon presiden (capres),” katanya melalui tayangan video di Jakarta, yang dikutip Republika.co.id, 23/11/2022).

Taufik merespons pelaksanaan Munas XI KAHMI yang akan dilaksanakan di Sriti Convention Hall, Kota Palu, Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) pada 24-28 November 2022. Dia mengajak, seluruh alumni mendengungkan slogan HMI, Yakin Usaha Sampai (Yakusa).

“Insya Allah pada Pemilu 2024 dengan pekikan dalam hati kita masing-masing, Yakusa Anies Baswedan Presiden. Insya Allah Anies Baswedan menjadi presiden republik Indonesia untuk melakukan perubahan pada bangsa ini,” ujar mantan ketua DPD Partai Gerindra DKI tersebut.

Taufik meyakini, pekik Yakusa secara bersama-sama akan mendorong seluruh anggota berjuang mengantarkan kader KAHMI menjadi presiden terpilih pada Pemilu 2024. “Pekikan Yakusa itu merupakan gerakan kebersamaan, gerakan semangat untuk melakukan perubahan. Dan saya kira pada munas kali ini harus kita kuatkan di batin kita masing-masing,” ungkapnya.

Untuk mewujudkan tantangan Allahyarham Taufik Kiemas dan harapan M. Taufik, seluruh alumni HMI harus bersatu, bekerja keras mempromosikan Anies Baswedan dan melawan para pembenci Anies dengan cara yang baik penuh hikmat kebijaksanaan tanpa menjelekkan siapapun termasuk lawan politik.

Akhirnya, saya ucapkan selamat Munas XI KAHMI di Palu, Sulawesi Tengah semoga sukses dan berjaya.

Baca Juga

Pendidikan

Indonesia yang mayoritas Muslim memerlukan pondok pesantren sebagai tempat pendidikan putra (i) mereka untuk belajar ilmu-ilmu agama dan ilmu-ilmu dunia.

Pendidikan

Pada tanggal 7-10 November saya berada di Sulawesi Tenggara untuk menjadi narasumber dalam seminar Satu Untuk Sultra yang diselenggarakan oleh Forum Sultra Bersatu yang...

Politik

Peluncuran logo Munas KAHMI ke XI oleh Prof. Mahfud MD, Menko Polhukam RI yang juga Ketua Dewan Pakar Majelis Nasional KAHMI, didampingi Akbar Tandjung,...

Opini

Pada 5 Februari 2022, Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) genap berumur 75 tahun. Selama 75 tahun HMI telah mengabdi kepada bangsa dan negara dengan mengkader...

Pendidikan

Tina Nur Alam, setelah menjadi anggota DPR RI mengusahakan beasiswa untuk membantu putera (i) tamatan Sekolah Lanjutan Atas (SLA) di Sulawesi Tenggara yang orang...

Wisata

Pada pukul 11.00 WIT kami mengunjungi Istana Kesultanan Islam Bacan. Kesultanan Islam Bacan didirikan pada 1521 dan dibubarkan setelah Indonesia merdeka 1945. Kami diterima...

Wisata

Alhamdulillah kami silaturrahim ke Keraton Kesultanan Bacan di Halmahera Selatan, Maluku Utara. Awalnya, Pak Abu, sang sopir yang menjemput, kemudian membawa kami keliling kota...

Wisata

Di sebutkan bahwa kesultanan Islam yang pertama dan tertua di Nusantara adalah kesultanan Ternate, yang didirikan Murhum tahun 1257. Kesultanan Gapi atau yang lebih...