Connect with us

Terima kasih semua kepada yang terus mengutus ucapan tahniah dan saya amat menghargainya. Tanpa dukungan dan usaha kalian, kita tidak mampu mencapainya hari ini. #DemiPertiwi (25/11/2022) - anwaribrahim

Malaysia

Anwar Ibrahim PM Malaysia: Setelah Dua Dekade Oposisi, Perjuangan Keras Akan Membuahkan Hasil

Anwar Ibrahim merupakan satu-satunya presiden partai dan pimpinan kumpulan partai-partai politik yang berhimpun di Pakatan Harapan) yang berkampanye di seluruh Malaysia.

Sebagai seorang Sosiolog yang mengamati kampanye Pemilihan Umum Pilihan Raya Umum PRU 15 di Malaysia, sejak awal saya sudah prediksi bahwa Pakatan Harapan (PH) akan memenangi PRU ke-15.

Setidaknya ada lima alasan, saya prediksi, Pakatan Harapan akan memenangi PRU ke-15.

Pertama, Dato’ Seri Anwar Ibrahim merupakan satu-satunya presiden partai dan pimpinan kumpulan partai-partai politik yang berhimpun di Pakatan Harapan) yang berkampanye di seluruh Malaysia.

Kedua, setiap Dato’ Seri Anwar Ibrahim datang di suatu tempat untuk berkampanye, selalu dihadiri oleh banyak massa.

Ketiga, Pakatan Harapan merupakan kumpulan partai-partai politik yang sangat ramai menggunakan media sosial khususnya Twitter untuk berkampanye.

Keempat, semua jadual kampanye Dato’ Seri Anwar Ibrahim selalu diberitakan di Twitter, sehingga massa pendukung Pakatan Harapan selalu membanjiri kampanye Dato’ Seri Anwar Ibrahim.

Kelima, setiap Dato’ Seri Anwar Ibrahim berkampanye selalu menyuarakan pentingnya menjaga kebersamaan, persatuan dan kesatuan seluruh bangsa Malaysia yang multi rasial.

Akhirnya Perdana Menteri

Dato’ Seri Anwar Ibrahim telah berjuang untuk menjadi Perdana Menteri Malaysia selama 24 tahun. Jika tidak salah tiga dipenjara. Pada saat dipenjara seperti diberitakan media sempat disiksa.

Pada saat Pakatan Harapan memenangi pemilihan umum (Pilihan Raya Umum/PRU) ke-14, Raja Malaysia menawarkan kepada Dr Wan Azizah Wan Ismail (isteri) Dato’ Seri Anwar Ibrahim untuk menjadi Perdana Menteri Malaysia, tetapi Dr Wan Azizah mengatakan sudah ada perjanjian dengan Mahathir Mohamad bahwa Tun akan menjadi Perdana Menteri dua setengah tahun, setelah itu akan diserahkan kepada Dato’ Seri Anwar Ibrahim.

Janji tinggal janji. Mahathir Mohamad enggan menyerahkan jabatan PM kepada Anwar Ibrahim. Akhirnya terjadi kisruh, sebagian anggota parlemen dari partainya Mahathir (Partai Bersatu) dan sebagian lagi dari partainya Anwar (PKR) keluar dari partai, lalu bersekutu dengan Barisan Nasional (BN) membentuk Perikatan Nasional (PN) guna membentuk pemerintahan baru.

Sehubungan itu, pemerintahan Mahathir Mohamad jatuh, kemudian digantikan oleh Muhyiddin Yassin sebagai Perdana Menteri. Masa pemerintahan Muhyiddin Yassin tidak berlangsung lama, kemudian digantikan oleh Ismail Shabri. Pemerintahan Ismail Shabri tidak berlangsung lama karena dukungan di Dewan Rakyat tidak kuat.

Untuk mengatasi masalah politik seperti dikemukakan di atas, Ismail Shabri, Perdana Menteri bertemu Raja dan meminta dipercepat Pemilihan Umum (PRU) ke- 15. Akhirnya, Pemilihan Umum dilaksanakan pada 19 November 2022.

Hasil pemilihan umum (PRU) ke-15 dimenangi Pakatan Harapan dengan meraih 82 kursi. Akan tetapi belum bisa membentuk pemerintahan baru karena memerlukan dukung 30 kursi lagi mencapai 112.

Raja kemudian bertemu dengan pemimpin BN dan Raja meminta BN bersama PH membentuk pemerintahan baru. Para pemimpin BN menerima permintaan Raja. Atas dasar itu, Raja menunjuk Dato Seri Anwar Ibrahim dan melantiknya menjadi Perdana Menteri Malaysia ke-10.

Pesan Raja ke Anwar

Raja Malaysia Yang di-Pertuan Agong Abdullah dari Pahang menyampaikan pesan kepada Perdana Menteri Anwar Ibrahim yang baru dilantik sore ini. Dalam pernyataan resmi Istana Malaysia, Kamis, 24 November 2022, ia mewanti-wanti kepada Anwar Ibrahim agar menerapkan filosofi padi. “Baginda Raja berpesan kepada perdana menteri Malaysia yang baru agar mengambil ilmu padi, semakin berisi semakin tunduk,” tulis Istana Malaysia.

Raja Abdullah menyatakan rakyat Malaysia sudah lama dibebankan oleh kemelut yang tak berkesudahan. “Negara memerlukan kondisi yang stabil untuk meningkatkan ekonomi dan membangun negara,” tulisnya.

Anwar Ibrahim, ketua koalisi Pakatan Harapan, telah ditunjuk untuk menjabat sebagai perdana menteri Malaysia ke-10. Dato’ Seri Anwar Ibrahim telah dilantik menjadi Perdana Menteri Malaysia, sore ini pukul 17.00 waktu setempat.

“Baginda mengingatkan semua pihak bahwa yang menang tidak kalah semua dan yang kalah tidak kalah semua,” tulis pernyataan resmi Istana Malaysia.

Pemilu Malaysia yang baru digelar pada Sabtu, 19 November 2022, menemui jalan buntu. Tidak satu partai pun yang mendapat suara mayoritas untuk membentuk pemerintahan.

Alhamdulillah hari ini, 24 November 2022 setelah Raja bermusyawarah dengan raja-raja Melayu di Istana, akhirnya menunjuk Dato’ Seri Anwar Ibrahim sebagai Perdana Menteri Malaysia ke-10.

Dengan pelantikan Dato’ Seri Anwar Ibrahim, diharapkan ketidakpastian dari hasil pemilu yang meningkatkan kekhawatiran akan ketidakstabilan politik, yang berisiko menunda kebijakan penting untuk mendorong pemulihan ekonomi, sudah berakhir.

Kita harapkan Dato’ Seri Anwar Ibrahim kuat sehebat Tun Mahathir Mohamad. Jika tidak, maka akan jatuh seperti Perdana Menteri sebelumnya. Akan terjadi ketidakstabilan politik terus-menerus dan pasti sulit membangun ekonomi Malaysia sebagaimana yang diharapkan Raja Abdullah.

Akhirnya, kita ucapkan tahniah kepada Raja Abdullah yang telah mengambil keputusan yang amat mulia dan adil. Selain itu, kita ucapkan pula Tahniah kepada Dato’ Seri Anwar Ibrahim, kepada Pakatan Harapan, Barisan Nasional dan Gabungan Partai Sarawak yang menyertai Pakatan Harapan untuk membentuk pemerintahan baru Malaysia hasil Pemilu (PRU) ke-15.

Baca Juga

Pendidikan

Prof Dr. Kasim bin Mansor, Rektor Universiti Malaysia Sabah (UMS) mengemukakan bahwa dia akan mendirikan (menubuhkan) Bajau Chair di Universiti yang dipimpinnya.

Malaysia

Perdana Menteri Malaysia Datuk Seri Anwar Ibrahim pada Kamis, 19 Januari 2023, di Putra Jaya, Malaysia menyampaikan pidato yang bertema Membangun Malaysia Madani.

Malaysia

Datuk Seri Anwar Ibrahim sebagai Perdana Menteri dan Menteri Kewangan (Keuangan), menghadapi cabaran (tantangan) yang berat dalam bidang ekonomi untuk mewujudkan keadilan dan pemerataan.

Malaysia

Kita berharap lawatan PM Anwar Ibrahim di Indonesia yang berlangsung 8-9 Januari 2023 memberi manfaat yang besar, semakin mempererat dan memperkukuh hubungan Indonesia Malaysia di...

Malaysia

Perdana Menteri, Datuk Seri Anwar Ibrahim hari ini, Ahad 8 Januari 2023 melakukan lawatan resmi dua hari di Indonesia.

Malaysia

Besarnya sokongan anggota Parlemen Malaysia kepada Anwar Ibrahim sebagai Perdana Menteri, dan adanya Undang-Undang yang melarang Ahli Parlimen Malaysia untuk pindah blok seperti dari...

Malaysia

Anwar Ibrahim, Perdana Menteri Malaysia menegaskan prioritas saya sekarang adalah mengatasi biaya hidup. Isu dalam kampanye pemilu (PRU) ke-15 adalah meningkatnya biaya hidup (kos...

Malaysia

Dalam rangka memenuhi janjinya, Anwar Ibrahim tolak mobil dinas mewah Mercedez Benz S600, tidak ambil gaji sebagai Perdana Menteri, turunkan gaji menteri.