Connect with us

Bambang soeprapto school for good ethics and leadership dan sarasehan akhir tahun (24/12/2022) - twitter musniumar

Pendidikan

Bambang Soeprapto School for Good Ethics and Leadership dan Sarasehan Akhir Tahun

Bambang Soeprapto School for Good Ethics and Leadership dan sarasehan akhir tahun dengan tema Membangun Karakter Moral Penegak Hukum untuk Mewujudkan Indonesia yang Adil dan Sejahtera. Para Pembicara: Prof. Dr. Jimly Asshiddiqie, Komjen Pol (P) Drs. Imam Sudjarwo, M.Si., Prof. Dr. Meutia Hatta Swasono, Prof. Dr. Musni Umar, M.Si., Dr. Abdullah Hehamahua, Saharto Sahardjo, SH., Sp.N., MBA.

Bambang Soeprapto School for Good Ethics and Leadership dan sarasehan akhir tahun dengan tema ”Membangun Karakter Moral Penegak Hukum untuk Mewujudkan Indonesia yang Adil dan Sejahtera” Berlangsung di Gedung The CEO, JL. TB Simatupang, 24 Desember 2022.

Para Pembicara:
1. Prof. Dr. Jimly Asshiddiqie
2. Komjen Pol (P) Drs. Imam Sudjarwo, M.Si.
3. Prof. Dr. Meutia Hatta Swasono
4. Prof. Dr. Musni Umar, M.Si.
5. Dr. Abdullah Hehamahua
6. Saharto Sahardjo, SH., Sp.N., MBA

BAMBANG SOEPRAPTO SCHOOL FOR GOOD ETHICS AND LEADERSHIP yang disingkat BSS GEL dalam mengakhiri tahun 2022 menyelenggarakan sarasehan dengan tema “Membangun Karakter Moral Penegak Hukum untuk Mewujudkan Indonesia yang Adil dan Sejahtera,” sekaligus Pre-Launching pendiri Bambang Soeprapto School for Good Ethics and Leadership (BSS GEL).

Sarasehan ini dianggap sangat penting karena mengangkat tema yang berkaitan dengan kondisi kekinian bangsa Indonesia. Pada awal kemerdekaan Indonesia, lahirlah tokoh-tokoh pendiri bangsa yang semangat kepemimpinannya adalah keadilan dan kesejahteraan rakyat, dengan gaya kepemimpinan transformatif yang memadukan antara aspek intelektual dan etika sebagai Gerakan politik kepemimpinannya. Memasuki fase reformasi yang diwarnai demokrasi tentunya diharapkan lahir pemimpin yang memadukan antara keunggulan intelektual dan etika kepemimpinan diseluruh sektor baik dari hukum, politik, ekonomi, dan sosial budaya. Dasar pemikiran keberadaan Bambang Soeprapto School for Good Ethics and Leadership ini adalah dalam rangka partisipasi mencerdaskan kehidupan bangsa dan membangun Indonesia yang berkarakter moral dan berkeadilan dalam bidang hukum. Lembaga ini didirikan dengan maksud dan tujuan untuk membekali moral dan akhlak bagi pemimpin dan penegak hukum secara teori dan praktek.

Etika merupakan nilai yang berkaitan dengan karakter untuk menentukan benar dan salah dalam segala kebijakan atau pengambilan keputusan. Dalam negara hukum karakter etika kepemimpinan dan penegak hukum sangatlah penting, sebab berkaitan dengan kemaslahatan orang banyak yang tentunya tidak hanya berdasarkan keputusan pada kekuatan intelektual saja namun kekuatan karakter moral kepemimpinan juga sangatlah berperan penting. Berbagai permasalahan yang dihadapi bangsa ini hadir dengan beragam warna terlebih dalam masalah pelanggaran hukum, kejadian itu selalu hadir dalam sendi kehidupan berbangsa dan bernegara, disisi lain upaya pemeritah untuk terus meningkatkan kestabilan di masyarakat dengan memastikan kehadiran hukum untuk memenuhi asas keadilan, terlepas dari upaya itu, masih banyak para pemimpin dan penegak hukum yang mencoba menerobos batas dengan menghalalkan segala cara untuk kepentingan kelompok mereka. Dalam demokrasi kerapkali pelanggaran hukum terjadi dan itu terlepas dari pandangan hukum yang tajam, kekerasan dimasyarakat, korupsi, kolusi, dan nepotisme, sampai pada liberalisasi pendidikan nasional.

Dalam alenia ke emat UUD 1945 Indonesia memiliki cita-cita besar diantaranya adalah mencerdasakan kehidupan bangsa. Senada dengan pendapat yang disampaikan oleh Prof. Dr. Jimly Asshiddiqie mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) dan Guru Besar Universitas Indonesia ini mengatakan bahwa tujuan Pendidikan nasional pada umumnya diarahkan untuk menciptakan lulusan yang siap bekerja, itu artinya lulusan-lulusan Pendidikan nasional kita diarahkan hanya untuk menjadi pegawai bukan untuk menjadi pemimpin, pemilik perusahaan dan entrepreneur. Begitu juga apa yang disampiakan oleh Haryono Eddyarto selaku Founder of BSS GEL bahwa hari ini banyak karakter kepemimpinan yang tidak mencerminkan moral kepemimpinan yang baik sesuai dengan nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila dan UUD 1945, kepemimpinan adalah amanat Tuhan yang harus dijalankan sebaik mungkin agar mencapai tujuan yang besar, namun tidak bisa dinafikan kenyataan bahwa masih banyak pemimpin transaksional yang memiliki keinginan untuk mendapatkan apa yang dia maui bukan hal besar yang dia berikan untuk bangsa. Dampak dari pemimpin transaksional adalah keberpihakan penegakan hukum yang jauh dari keadilan serta melindungi kepentingan kekuasaan. Beliau juga menghimbau agar pemuda Indonesia harus menghadapi tantangan bangsa kedepan dan menghilangkan politik transaksional. Mencerdaskan kehidupan bangsa tidak hanya terbatas pada kecerdasan intelektual, tapi juga kecerdasan etika. Banyak di bangsa ini yang mumpuni dalam bidang intelektual, tapi dalam bidang etika bangsa ini mengalami krisis moral kepemimpinan, itulah yang menyebabkan berbagai persoalan dibangsa ini belum dapat diselesaikan, sebab kesadaran berbangsa dan mencapai cita-cita nasional masih terhambat kepentingan individual atau kelompok.

Pemimpin yang memiliki etika dan akhlak yang baik akan selalu menjaga diri dari perbuatan yang menjerumuskan kepada kehinaan seperti korupsi, kolusi, dan nepotisme. Kaitan antara etika dan kepemimpinan (Leadership) adalah suatu kekuatan yang dapat mempengaruhi, mengarahkan orang lain untuk menyelesaikan tugas dengan baik. Sementara korupsi, kolusi, dan nepotisme yang melembanga disetiap aktifitas pemimpin baik dari tingkat pusat sampai daerah, harus mendapatkan perhatian yang sangat serius dari segenap lembaga penegak hukum (KPK, Kepolisian dan Kejaksaan). Ini menjadi agenda terpenting pasca reformasi bergulir, berbagi upaya dilakukan baik dari pembentukan lembaga pemberantasan korupsi, sampai perubahan undang-undang namun hasil yang didapatkan tetaplah sama. Apa yang menjadi penyebab dari ketidakjelasan penegakan hukum di republik ini bermula dari hilangnya karakter moral dan etika kepemimpinan nasional. Menurut Prof. Musni Umar SH. Msi. Phd., Korupsi yang marak di bangsa ini diakibatkan oleh biaya politik yang mahal dalam mendapatkan rekomendasi politik dari parta atau dukungan rakyat. Kepentingan oligarki begitu besar dalam perpolitikan indonesia sehingga itu berdampak pada proses penegakan hukum oleh pihak penegak hukum dan inilah yang disebut sebagai kepemimpinan transaksional.

Untuk menjawab keresahan dan pertanyaan kenapa karakter moral dan etika kepemimpinan memudar di pemimpin nasional kita dan bagaimana kita mendapatkan solusi untuk menguatkan kembali dan menciptakan pemimpin masa depan dengan kekuatan intektual dan karakter moral dan etika kepemimpinan yang dengan sadar membersamai masyarakat untuk mencapai tujuan Negara Kesatuan Republik Indonesia yaitu keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

Tujuan dari berdirinya Bambang Soeprapto School for Ethics and Leadership untuk mengabdikan diri dalam bidang Pendidikan moral (etik) pagi para pemimpin dan penegak hukum. Dalam rangka meningkatkan karakter moral yang berisi sifat kejiwaan yang positif budi pekerti dan akhlak mulia, maka BSS GEL didirikan untuk berpartisipasi dalam meningkatkan kapasitas karakter moral para pemimpin dan penegak hukum. Berdirinya Lembaga ini sebagai respon dari banyak masalah yang dihadapi bangsa ini, tidak mudah memang untuk membangun karakter moral pemimpin dan penegak hukum, namun dengan usaha yang terencana sebagai antitesa dari perjuangan para pahlawan nasional dalam memberikan darma bakti untuk bangsa dan negaranya. Visi dari lembaga ini adalah terwujudnya pemimpin yang beretika, bermoral, dan professional dalam kenirnya. Sedangkan Misinya adalah menciptakan pemimpin berkarakter moral dan kerkarakter kinerja, mencegah korupsi, kolusi, dan nepotisme di kalangan pemipin dan penegak hukum, menciptakan kesadaran dan tanggungjawab, melaksanakan gaya kepemimpinan spiritual centered leadership, dan menyiapkan pemimpin masa depan yang adaptif terhadap perubahan. Pemimpin yang memiliki moral dan akhlak yang baik, nilai itu akan selalu melembaga dalam semangat dan karakter kerja para pemimpin sehingga menghadirkan good governance dan kerja yang membanggakan.

Dr. Abdullah Hehamahua menyampaikan pendapatnya saat proses diskudi berlangsung bahwa aktualisasi penegakan hukum yang berkarakter moral harus ada dan terus ditumbuhkan dalam kenegaraan kita, harus ada SOP, kode etik, reward and punishment.

Komjen Pol. (P) Drs. Imam Sudjarwo M.Si. menyatakan dia menyambut baik dan apresiasi rencana didirikannya Bambang Soeprapto School for Ethic and Leadership. Nama sekolah ini diambil dari nama seorang tokoh pejuang kemerdekaan Indonesia, yang semangat perjuangannya harus dilanjutkan oleh generasi sekarang dengan mengedepankan karakter moral kepemimpinan dan penegak hukum.

Prof. Dr. Meutia Farida Hatta Swasono., “saya menyambut baik pendirian Lembaga ini dan sangat bersyukur karena wadah/Lembaga ini untuk merubah karakter bangsa, memperkenalkan mental keadilan kepada masyarakat, kebenaran dan kesejahteraan. Jalan untuk mengatasi krisis hukum adalah dengan merubah karakter moral bangsa.
Saharto Sahardjo, SH., Sp.N., MBA, berdirinya Lembaga Bambang Soeprapto School for Good Ethics and Leadership, harus menjadi sarana untuk menumbuhkan semangat karakter moral dan etika kepemimpinan dan pengamat hukum.

Lembaga ini memakai nama Bambang Soeprapto untuk mengabadikan namanya sebagai pejuang dan pahlawan Brimob di awal kemerdekaan memimpin menurunkan bendera Hinomaru dengan mengganti bendera Merah Putih dan juga memimpin langsung front pertempuran lima hari di Semarang, memimpin pertempuran melawan Belanda pada Agresi Militer II di Purwokerto dan Cilacap.

Kesimpulan

Cita-cita luhur bangsa dan semangat perjuangan para pahlawan yang menjadikan hari-hari setiap generasi masih merasakan kemerdekaan. Karakter dan moralitas harus menjadi jiwa para pemimpin dan penegak hukum di negeri ini, akibat dari politik transaksional melahirkan pemimpin transaksional yang tidak memperhatikan kepentingan rakyatnya.

Para narasumber yang diundang dan peserta yang hadir telah menyambut baik didirikannya Lembaga Bambang Soeprapto School for Ethics and Leadership, dan berharap kehadiran Lembaga ini mampu memberikan solusi kongkrit dari lemahnya karakter moral bangsa dan wadah untuk mendidik generasi pemimpin masa depan untuk menjalankan misi besar dengan berlandaskan pada kebenaran, keadilan, keamanan, kesejahteraan rakyat Indonesia.

Semoga dengan didirkannya Lembaga ini, pemimpin masa depan dan para penegak hukum yang berkonsentrasi pada keadilan dan kepastian hukum di masyarakat bisa dilahirkan dan dibentuk karakter etika moral serta menjiwai semangat para pahlawan bangsa seperti bapak Bambang Soeprapto yang menjadi nama dari Lembaga ini.

Berikut foto-foto kegiatan


Dari kiri ke kanan Saharto Sahardjo, Meutia Hatta, Abdullah Hehamahua, Musni Umar

Baca Juga

Covid-19

Mengawali Tahun 2023, Yayasan Lembaga Pemberdayaan Sosial dan Demokrasi telah memilih tema diskusi panel Membedah Dugaan Korupsi Bansos DKI Jakarta 2020 yang Berlangsung di...

Pendidikan

Prof Dr. Kasim bin Mansor, Rektor Universiti Malaysia Sabah (UMS) mengemukakan bahwa dia akan mendirikan (menubuhkan) Bajau Chair di Universiti yang dipimpinnya.

Pendidikan

Bambang Soeprapto School For Good Ethics and Leadership (BSS GEL) memprakarsai pendidikan bagi para penegak hukum, dengan fokus memberikan pendidikan karakter moral.

Opini

Perilaku warga yang sering menyebarkan fitnah, caci maki, adu domba dan sebagainya harus dikutuk karena melakukan perbuatan yang dilarang agama, hukum dan sangat bertentangan...

Pendidikan

Hari ini 25 November 2022 adalah Hari Guru Nasional. Setiap kita memperingati Hari Guru Nasional, yang teringat kepada kita adalah pendidikan. Pendidikan adalah kunci untuk...

Pendidikan

Indonesia yang mayoritas Muslim memerlukan pondok pesantren sebagai tempat pendidikan putra (i) mereka untuk belajar ilmu-ilmu agama dan ilmu-ilmu dunia.

Pendidikan

Pada tanggal 7-10 November saya berada di Sulawesi Tenggara untuk menjadi narasumber dalam seminar Satu Untuk Sultra yang diselenggarakan oleh Forum Sultra Bersatu yang...

DKI Jakarta

Peresmian empat gedung sekolah Net Zero 2022 dari SD Negeri Ragunan 08, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Rabu (28/9/2022) merupakan karya yang luar biasa karena...