Connect with us

Kabinet Indonesia Maju (23/10/2019) - wikipedia

Opini

Menteri Mau di Reshuffle Karena Anies? Perombakan Kabinet Lebih Dominan Alasan Politik Ketimbang Alasan Kinerja

Partai Nasdem adalah partai pelopor dalam menjadikan Jokowi dua periode menjadi Presiden RI. Sejak periode pertama dan kedua, Partai Nasdem berada di garda terdepan dan dapat dikatakan berdarah-darah dalam memperjuangkan terpilihnya Jokowi menjadi Presiden RI.

Isu perombakan (reshuffle) Kabinet Indonesia Maju kembali marak setelah Presiden Jokowi memberi sinyal akan melakukan reshuffle. Ditanya soal nasib menteri dari Nasdem, Presiden Jokowi minta publik menunggu.

Presiden Jokowi menjawab pertanyaan awak media soal perombakan kabinet yang dikabarkan bakal mendepak dua menteri Nasdem dari kursi menteri.

Diisukan mereka yang bakal didepak adalah Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo serta Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Siti Nurbaya Bakar.

Mengenai masalah reshuffle kabinet, Presiden berkata:. “Ditunggu saja,” ucap singkat Jokowi sambil tersenyum saat mengunjungi Pasar Tanah Abang Jakarta sebagaimana dilihat Serambinews.com dari tayangan Kompas TV, Senin (2/1/2023).

Entah apa maksud dari pernyataan itu, namun banyak pihak menduga reshuffle kali ini ada kaitannya dengan Partai Nasdem yang mendeklarasikan Anies sebagai capres 2024.

PDIP Desak Reshuffle Menteri Nasdem

Kalau benar Presiden Jokowi akan melakukan perombakan kabinet dan yang akan terkena perombakan kabinet adalah kader Partai Nasdem, maka dapat dipastikan bahwa alasan perombakan kabinet adalah alasan politik.

Sejak Partai Nasdem deklarasikan Anies Baswedan sebagai calon Presiden RI 2024 pada 3 Oktober 2022 di Nasdem Tower Jakarta, PDIP sudah meradang. Partai Banteng telah mendesak supaya Partai Nasdem menarik semua menterinya dari Kabinet Indonesia Maju.

Oleh karena Partai Nasdem dianggap berdiri di dua kaki yaitu di kubu pemerintah dan di kubu oposisi, maka Partai Nasdem selalu didesak untuk hengkang dari kabinet Jokowi. Oleh karena Anies dikategorikan sebagai bakal calon presiden dikubu oposisi.

Berbagai upaya dilakukan untuk menggusur menteri Nasdem dari pemerintahan Jokowi-Ma’ruf. Saya menduga impor beras dijadikan alasan oleh PDIP untuk mendesak Presiden Jokowi untuk menggusur kader Nasdem Syahrul Yasin Limpo sebagai Menteri Pertanian RI.

PDI Perjuangan mengkritik keras kinerja Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL). Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto mendukung menteri yang tidak berprestasi untuk dievaluasi oleh Presiden Joko Widodo.

Hasto mengatakan, saat terjadi krisis akibat pandemi Covid-19, kecukupan pangan merupakan masalah paling fundamental. Tetapi, Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo dinilai gagal. Hasto menyoroti kebijakan impor yang dilakukan oleh Kementerian Pertanian.

Alasan Politik Lebih Dominan

Djarot Saiful Hidayat, Ketua DPP Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) sekaligus anggota Komisi IV DPR RI
mengevaluasi dua menteri Partai Nasdem, yaitu Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo dan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Siti Nurbaya Bakar. Menurut Djarot, seharusnya keduanya mundur dari Kabinet Indonesia Maju.

“Itu lebih gentle (untuk mengundurkan diri). Ya sebab apa? sebab, rupanya, mungkin agak tidak cocok dengan kebijakan Pak Jokowi, termasuk yang disampaikan adalah sosok antitesis pak Jokowi. (Republika.co.id, Rabu, 4 Januari 2023).

Pernyataan tersebut bisa dimaknai bahwa desakan kepada Presiden Jokowi agar para menteri Nasdem di pemerintahan Jokowi-Ma’ruf di reshuffle dan desakan agar para menteri mundur dari kabinet Jokowi-Ma’ruf lebih dominan nuansa politiknya.

Sebagaimana diketahui, usai Partai Nasdem mendeklarasikan Anies Baswedan sebagai calon presiden 2024, partai besutan Surya Paloh kerap mendapatkan desakan untuk keluar dari koalisi pemerintah. Pasalnya, Anies dinilai sebagai Antitesa Jokowi. PDIP sebagai pengusung utama Jokowi-Ma’ruf terus mendesak para menteri dari Nasdem supaya mundur dari Kabinet Indonesia Maju. Oleh karena, Partai Nasdem tidak menarik para kadernya dari kabinet, dan para menteri Nasdem tidak kunjung mundur, maka Presiden Jokowi di desak untuk melakukan perombakan kabinet. 

Nasdem Tidak Mau di Reshuffle

Tidak mudah Partai Nasdem menarik para menterinya dari kabinet Jokowi-Ma’ruf termasuk tidak mau di reshuffle. Setidaknya ada tiga alasannya.

Pertama, Partai Nasdem adalah partai pelopor dalam menjadikan Jokowi dua periode menjadi Presiden RI. Sejak periode pertama dan kedua, Partai Nasdem berada di garda terdepan dan dapat dikatakan berdarah-darah dalam memperjuangkan terpilihnya Jokowi menjadi Presiden RI.

Kedua, kontribusi Partai Nasdem dalam memperjuangkan terpilihnya Jokowi menjadi presiden di periode pertama dan kedua luar biasa karena Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh memiliki jaringan media yang luas yang tidak dimiliki partai politik lain. Pada masa kampanye, Partai Nasdem manfaatkan sebagai alat kampanye bagi kemenangan Jokowi.

Ketiga, Partai Nasdem walaupun sangat berkeringat dan berjasa dalam memenangkan Jokowi sebagai presiden, tetapi di periode ke-2 dari pemerintahan Presiden Jokowi, hanya memperoleh tiga menteri di pemerintahan Jokowi-Ma’ruf. Artinya bisa dikatakan tidak istimewa jika dibandingkan dengan partai lain yang menjadi pesaing Jokowi-Ma’ruf dalam pemilihan presiden 2019 yang kemudian bergabung dalam koalisi Jokowi-Ma’ruf.

Oleh karena itu, dapat dipahami jika Partai Nasdem bersikukuh tidak mau menarik para menterinya dari kabinet Jokowi-Ma’ruf dan juga tidak sudi untuk di reshuffle.

Akan tetapi, pada akhirnya kita berharap kepada Presiden Jokowi, bisa melakukan yang terbaik, melakukan reshuffle atau tidak melakukan reshuffle kita serahkan kepada beliau.

Baca Juga

Opini

Organisasi relawan Anies di seluruh Indonesia yang tumbuh bagaikan cendawan di musim hujan. Mereka yang bergiat sebagai relawan Anies pada umumnya bukan anggota partai apalagi...

Opini

Anies Fans Club didirikan oleh Ir. Muhammadsyah yang kemudian dikukuhkan sebagai presiden AFC. Menurut dia, AFC ini didirikan tanpa mengeluarkan uang, tetapi menggunakan jaringan...

Pemilu

Menanggapi isu reshuffle kabinet, Surya Paloh, Ketua Umum Partai NasDem menegaskan reshuffle atau kocok ulang kabinet merupakan hak sepenuhnya Jokowi. Ia mengatakan tak akan mempermasalahkan kebijakan...

Pemilu

DKI Jakarta sebagai ibukota negara dan ibukota pemerintahan, merupakan pusat kemajuan dan pusat pemberitaan media. Kalau seorang gubernur yang cerdas memiliki visi dan misi...

Pemilu

Nasihat saya kepada para aktivis yang bergabung di partai politik dan ingin bertanding dalam pemilu 2024, jangan ragu, khawatir apalagi takut untuk bertanding karena...

Pemilu

Pasca Partai Demokrat mengumumkan dukungan resmi kepada Anies Baswedan sebagai bakal calon presiden 2024, partai Demokrat dan para tokohnya sebaiknya semakin aktif meningkatkan elektabilitas...

Opini

Dihari Ulang Tahun Ibu Megawati Soekarnoputri saya, Musni Umar telah menulis analisa Capres PDIP yang akan di umumkan Bu Mega dan manuver parpol politik...

Opini

Di sela-sela safari politik Anies Baswedan yang difasilitasi Partai Nasdem, Anies mengucapkan Gong Xi Fa Cai kepada seluruh masyarakat Tionghoa yang tengah merayakan Tahun...