Connect with us

Menghadiri Majlis Perjumpaan Bersama Ketua-Ketua Jabatan Persekutuan Negeri Terengganu di Dewan Senat, Universiti Malaysia Terengganu (UMT) (12/1/2023) - twitter anwaribrahim

Malaysia

Datuk Seri Anwar Ibrahim Meretas Jalan Keadilan Sosial Untuk Mewujudkan Kemajuan Seluruh Rakyat Malaysia

Datuk Seri Anwar Ibrahim sebagai Perdana Menteri dan Menteri Kewangan (Keuangan), menghadapi cabaran (tantangan) yang berat dalam bidang ekonomi untuk mewujudkan keadilan dan pemerataan.

Datuk Seri Anwar Ibrahim (DSAI) merupakan politisi kawakan di negara jiran Malaysia yang pada 24 November 2022 dilantik menjadi Perdana Menteri Malaysia ke-10.

Pada 8-9 Januari 2023 melakukan lawatan resmi di Indonesia atas undangan Presiden Jokowi. Selesai melakukan pertemuan dan konferensi pers bersama dengan Presiden Jokowi di Istana Bogor, Jawa Barat, Datuk Seri Anwar Ibrahim memberi Studium Generale (Syarahan Umum) di hadapan ratusan tokoh politik terkemuka dan usahawan terkemuka Indonesia yang menyesaki ruangan Auditorium Bank Mega, Jakarta, dengan tema “Leadership”, yang diorganisir oleh CT-Corp (Chairul Tanjung Corporation).

Studium Generale Datuk Seri Anwar Ibrahim itu sangat memukau dan menarik. Ratusan tokoh politik terkemuka dan usahawan terkemuka Indonesia seolah diajak untuk berdialog dengan dirinya, tanpa berjarak, ketika dia berbicara tentang dirinya, kehidupan keluarganya, cita-citanya berdasarkan pengalaman hidup yang penuh dengan pasang surut, dia mengaku lebih banyak surutnya.

Datuk Seri Anwar Ibrahim berbicara tentang penderitaan yang dialami selama di penjara 10 tahun. Akan tetapi, penderitaan yang dialaminya tidak sebanding dengan penderitaan rakyat Malaysia yang miskin. Sewaktu dia dipenjara, berkat bantuan sahabat- sahabatnya, keluarganya masih dapat hidup layak dan anak-anaknya masih dapat sekolah sampai di perguruan tinggi.

Akan tetapi menurut dia, rakyat miskin jauh lebih susah ketimbang dirinya dan keluarganya. Mereka susah sepanjang hidup mereka, dan anak-anak mereka tidak dapat mengikuti pendidikan dengan baik sampai di perguruan tinggi.

Pengalaman hidupnya menurut Datuk Seri Anwar Ibrahim, telah mendorongnya untuk membuat berbagai keputusan yang memberi kepedulian dan pemihakan kepada orang-orang miskin.

Selama memimpin Malaysia yang masih terbilang singkat, dia menolak mengambil gaji sebagai Perdana Menteri dan Menteri Keuangan. Dia hanya mengambil gaji sebagai anggota (ahli) parlemen. Dia juga menolak untuk menggunakan mobil mewah yang dibeli pendahulunya Selain itu, meminta kepada para menterinya untuk memotong gaji mereka setiap bulan sebesar 20 persen selama ekonomi Malaysia masih sulit.

Disamping itu, Datuk Seri Anwar Ibrahim meminta kepada para menterinya untuk melakukan penghematan anggaran. Semua proyek harus ditender. Proyek yang sudah diputuskan pendahulunya dan belum dilaksanakan, harus ditinjau ulang. Jika memberi manfaat kepada rakyat, proyek tersebut harus dilanjutkan. Akan tetapi, jika suatu proyek kurang atau tidak memberi manfaat kepada rakyat, maka harus dibatalkan. Tujuan penghematan anggaran (budget), agar pemerintah memiliki sisa anggaran yang besar untuk membantu rakyat miskin.

Hal yang sangat penting, Datuk Seri Anwar Ibrahim pada setiap rapat mingguan dengan para menterinya, selalu mengingatkan agar tidak korupsi (rasuah). Jika terbukti melakukan rasuah, maka tidak akan menolerir (tolak-ansur), segera dipecat sebagai menteri.

Demokrasi dan Keadilan

Datuk Seri Anwar Ibrahim dihadapan para tokoh politik terkemuka dan usahawan terkemuka Indonesia, menegaskan bahwa kita harus percaya pada demokrasi.

Menjadi pemimpin menurut dia, harus mengikuti proses yang benar. Dia merujuk pikiran Fukuyama tentang “Democratic Accountability”, yang mengingatkan jangan melakukan pemilu secara curang. Kalau sudah berkuasa harus sesuaikan perkataan dengan perbuatan.

Pemimpin menurut Datuk Seri Anwar Ibrahim, harus mendengar suara orang-orang disekitarnya. Juga harus menyerap aspirasi dan keinginan rakyat. Demokrasi menurut dia, harus juga mempertimbangkan keadilan dan hak-hak kaum minoritas. Meskipun Islam mengajarkan ukhuwah Islamiyah, Islam juga melingkupi “ukhuwah insaniyah” (persaudaraan sesama manusia). Intinya seorang pemimpin harus berpikir dan berbuat tentang keadilan untuk semua.

Perdana Malaysia itu, merujuk pada kasus penunjukan Gubernur Mesir di era Khalifah Ali Bin Abi Thalib, Malik bin Harits Al Asytar, di mana Kalifah memerintahkan Gubernur Mesir itu untuk berbuat adil tanpa melihat perbedaan agama rakyatnya.

Datuk Seri Anwar Ibrahim memandang bahwa keadilan itu sangat penting. Hidup ini tidak bermakna jika tidak bermanfaat untuk orang-orang miskin. Pemihakan pada orang miskin bersifat universal.

Ketika dia mengungkapkan pembicaraannya dengan Presiden Jokowi, tentang tenaga kerja Indonesia (TKI), yang masih kurang sejahtera, dia berjanji bahwa kesejahteraan TKI akan berubah lebih baik di era dia, yang belum pernah terjadi di era pemerintahan Malaysia sebelum ini.

Janji ini dia sampaikan bukan karena TKI itu orang Indonesia, tapi lebih karena masalah “humanity”. Dia sensitif pada nasib orang miskin. Bahkan dia mengatakan, penderitaan yang dialaminya di penjara, tidak bermakna jika dibandingkan dengan penderitaan rakyat Malaysia.

Dengan demikian, Datuk Seri Anwar Ibrahim tengah meretas jalan untuk mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Malaysia. 

Selain itu, kita patut memberi apresiasi kepada Datuk Seri Anwar Ibrahim, Perdana Menteri Malaysia yang sangat tawadhu (rendah hati) dalam menjalankan kerajaan (pemerintahan) dengan secara berkala menghadap Raja Malaysia untuk mohon petunjuk serta melakukan silaturrahim dengan seluruh Raja Melayu di berbagai negara bahagian.

Krisis Keuangan Global dan Ekonomi Malaysia

Datuk Seri Anwar Ibrahim, Perdana Menteri Malaysia merangkap sebagai Menteri Keuangan (Kewangan) menghadapi cabaran (tantangan) paling tidak dalam dua aspek.

Pertama, aspek politik. Perikatan Nasional (PN) masih berusaha mengganti kerajaan perpaduan yang dipimpin Datuk Seri Anwar Ibrahim. Ujian pertama, usaha mengganti kerajaan (pemerintahan) di Negara Bahagian Sabah yang dipimpin Datuk Hajiji Noor berhasil diselamatkan dengan turun tangannya Perdana Menteri Datuk Seri Anwar Ibrahim dan Datuk Seri Dr Zahid Hamidi, Timbalan PM Malaysia/Presiden UMNO.

Ujian kedua, PRN (Pilihan Raya Negeri) di 6 Negara Bahagian merupakan pertarungan politik untuk menunjukkan citra apakah Kerajaan Perpaduan memperoleh dukungan rakyat di 6 Negara Bahagian. Walaupun hasilnya tidak akan memberi pengaruh terhadap kedudukan Datuk Seri Anwar Ibrahim sebagai Perdana Menteri Malaysia.

Ujian ketiga, Perhimpunan Agong UMNO, apakah Datuk Seri Dr Zahid Hamidi berjaya mempertahankan posisi sebagai Presiden UMNO atau tidak. Ini ujian bagi Kerajaan Perpaduan karena kalau Dr Zahid Hamidi, Presiden UMNO yang sekarang berkoalisi membentuk Kerajaan Perpaduan digantikan oleh tokoh lain dari UMNO yang belum pasti dapat berkoalisi dengan Kerajaan Perpaduan yang dipimpin Datuk Seri Anwar Ibrahim.

Kedua, aspek ekonomi. Datuk Seri Anwar Ibrahim sebagai Perdana Menteri dan Menteri Kewangan (Keuangan), menghadapi cabaran (tantangan) yang berat dalam bidang ekonomi untuk mewujudkan keadilan dan pemerataan.

Pertama, ekonomi di dalam negeri Malaysia, walaupun ekonomi Malaysia tumbuh 14,2 persen secara year on year pada kuartal III 2022, lebih tinggi dibandingkan dengan kuartal II 2022 sebesar 8,9 persen. (REUTERS/Lim Huey Teng). Akan tetapi, masih menghadapi cabaran (tantangan), bagaimana mempertahankan serta mendorong pertumbuhan ekonomi Malaysia semakin besar dinikmati oleh seluruh rakyat Malaysia secara adil dan merata, serta bagaimana membanteras rasuah (korupsi) yang sudah sistimatik.

Kedua, situasi ekonomi global tahun 2023 masih suram. Kalau ekonomi global mengalami resesi, seperti Inggris dan negara-negara Eropa, Amerika Serikat, maka Malaysia dapat mengalami dampak negatif dari resesi yang dialami negara-negara maju di Eropa dengan merosotnya foreign investment ke Malaysia.

Kita yakin dan percaya Datuk Seri Anwar Ibrahim, Perdana Menteri Malaysia mampu mengatasi masalah politik dalam negeri dan masalah ekonomi yang tidak mudah 2023. Kita optimis segala cabaran yang dihadapi dapat diatasi oleh Datuk Seri Anwar Ibrahim dan jamaah Menteri Kerajaan Perpaduan.

Semoga Allah selalu memberi perlindungan dan pertolongan kepada Datuk Seri Anwar Ibrahim dan keluarga serta seluruh rakyat Malaysia agar bersatu karena teras untuk meraih kejayaan adalah persatuan.

Baca Juga

Pemilu

DKI Jakarta sebagai ibukota negara dan ibukota pemerintahan, merupakan pusat kemajuan dan pusat pemberitaan media. Kalau seorang gubernur yang cerdas memiliki visi dan misi...

Pemilu

Nasihat saya kepada para aktivis yang bergabung di partai politik dan ingin bertanding dalam pemilu 2024, jangan ragu, khawatir apalagi takut untuk bertanding karena...

Pendidikan

Prof Dr. Kasim bin Mansor, Rektor Universiti Malaysia Sabah (UMS) mengemukakan bahwa dia akan mendirikan (menubuhkan) Bajau Chair di Universiti yang dipimpinnya.

Opini

Di sela-sela safari politik Anies Baswedan yang difasilitasi Partai Nasdem, Anies mengucapkan Gong Xi Fa Cai kepada seluruh masyarakat Tionghoa yang tengah merayakan Tahun...

Malaysia

Perdana Menteri Malaysia Datuk Seri Anwar Ibrahim pada Kamis, 19 Januari 2023, di Putra Jaya, Malaysia menyampaikan pidato yang bertema Membangun Malaysia Madani.

Pemilu

Nama Anies semakin populer di dalam negeri dan luar negeri. Semakin dikenal luasnya Anies Baswedan di masyarakat di dalam dan luar  negeri,  tidak terlepas dari  prestasi...

Malaysia

Kita berharap lawatan PM Anwar Ibrahim di Indonesia yang berlangsung 8-9 Januari 2023 memberi manfaat yang besar, semakin mempererat dan memperkukuh hubungan Indonesia Malaysia di...

Malaysia

Perdana Menteri, Datuk Seri Anwar Ibrahim hari ini, Ahad 8 Januari 2023 melakukan lawatan resmi dua hari di Indonesia.