Connect with us

Meski diguyur hujan, ribuan masyarakat rela datang meramaikan Pelantikan DPRT Nasdem se-Pulau Lombok sekaligus Silaturahmi Kebangsaan di Lapangan Masbagik, Lombok Timur, sore kemarin. Matur Tampiasih! (30/1/2023) - twitter aniesbaswedan

Pemilu

Anies Baswedan Capres Koalisi Perubahan (Nasdem, Demokrat & PKS): Siapa Cawapres atau Calon Gubernur DKI Jakarta 2024?

DKI Jakarta sebagai ibukota negara dan ibukota pemerintahan, merupakan pusat kemajuan dan pusat pemberitaan media. Kalau seorang gubernur yang cerdas memiliki visi dan misi serta kinerja yang baik, maka media akan selalu memberitakan dan akan menjadi pusat pemberitaan.

Anies Baswedan, adalah calon presiden koalisi perubahan 2024 setelah Partai Nasdem, Partai Demokrat dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) secara resmi telah mengumumkan pencalonan Anies Baswedan sebagai calon presiden 2024.

Sebagaimana diketahui, pada 3 Oktober 2022 Partai Nasdem telah melakukan deklarasi untuk mencalonkan Anies sebagai calon presiden 2024. Kemudian Kamis 26 Januari 2023, Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono secara resmi telah mencalonkan Anies Baswedan sebagai calon presiden 2024.

Sementara PKS, setelah Sohibul Iman, Wakil Ketua Dewan Syura PKS melakukan pertemuan dengan koalisi perubahan di kediaman Anies Baswedan, didampingi Sudirman Said, juru bicara koalisi perubahan berangkat ke Turki untuk bertemu Ketua Dewan Syura PKS Dr.Salim Segaf dan Presiden PKS H. Ahmad Syaikhu, yang sedang melakukan perjalanan resmi di Turki, Eropa dan akan berakhir umrah di Makkah. Hasil pertemuan Sohibul Iman dan Sudirman Said dengan Ketua Majelis Syura PKS dan Presiden PKS disampaikan ke seluruh media bahwa Partai Keadilan Sejahtera (PKS) resmi mencalonkan Anies Baswedan sebagai calon presiden 2024 (30/1).

Dengan pengumuman Sohibul Iman, Wakil Ketua Dewan Syura Partai Keadilan Sejahtera (PKS) tersebut, maka Anies Rasyid Baswedan merupakan satu-satunya calon presiden 2024 yang sudah mendapat tiket untuk melaju sebagai calon presiden 2024 karena sesuai Presidential Threshold, Partai Nasdem, Partai Demokrat dan Partai Keadilan Sejahtera yang berkoalisi telah melebihi 20% perolehan kursi di DPR RI.

Perebutan Kursi Wakil Presiden

Dengan telah diumumkannya Anies Baswedan sebagai calon presiden oleh Partai Nasdem, Partai Demokrat dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS), maka “pertempuran” untuk memperebutkan posisi calon presiden telah bergeser kepada perebutan calon wakil presiden dan calon gubernur DKI Jakarta.

Pergeseran perebutan calon presiden semakin sempit setelah Megawati Sukarnoputri dalam sambutannya pada peringatan HUT PDIP di Jakarta mengemukakan bahwa PDIP akan mencalonkan capres dari kader sendiri.

Dengan pernyataan tersebut, maka peluang Prabowo Subianto untuk dicapreskan oleh PDIP berduet dengan Puan Maharani telah pupus.

Untuk membuka peluang menjadi capres 2024, Prabowo Subianto, Ketua Umum Partai Gerindra kembali bertemu dengan Muhaimin Iskandar, Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa, kemudian ditindaklanjuti dengan peresmian kantor bersama pemenangan pemilihan presiden 2024. Walaupun Gerindra dan PKB belum melakukan deklarasi untuk mencalonkan Prabowo Subianto sebagai calon presiden dan Muhaimin Iskandar sebagai calon wakil presiden.

Sementara itu, Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) yang terdiri dari Partai Golkar, PAN dan PPP belum mengumumkan siapa calon presiden dan calon wakil presiden yang akan diusung. Hanya perlu ditegaskan bahwa Partai Golkar melalui Munas dan Rapat Kerja Nasional telah menetapkan calon presiden partai Golkar 2024 adalah Airlangga Hartarto, Ketua Umum Partai Golkar.

Selain itu, Partai Nasdem, Partai Demokrat dan PKS sebagaimana dikemukakan di atas telah mencapreskan Anies Baswedan. Partai Nasdem pada 3 Oktober 2022 telah melakukan deklarasi untuk mencalonkan Anies sebagai Capres Nasdem 2024. Kemudian Kamis 26 Januari 2023, Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono secara resmi telah mencalonkan Anies Baswedan sebagai calon presiden 2024. Sementara PKS, pada 30 Januari 2023, setelah Sohibul Iman, wakil ketua Dewan Syura PKS sesudah berkonsultasi dengan Ketua Dewan Syura PKS dan Presiden PKS secara resmi telah mencalonkan Anies Baswedan menjadi calon presiden 2024.

Perebutan Cawapres dan Cagub DKI

Dengan pencalonan Anies Baswedan sebagai calon presiden 2025 oleh tiga partai politik tersebut, maka perebutan capres 2024 untuk koalisi perubahan sudah tertutup. Akan tetapi, posisi cawapres masih terbuka peluang. 

Sementara posisi cawapres PDIP masih terbuka. Prof Yusril sudah mengajukan minat menjadi cawapres mendampingi Puan Maharani, jika Ketua Umum PDIP mencalonkan Puan Maharani sebagai capres PDIP Sementara yang masih terbuka adalah Cawapres KIB, tetapi besar kemungkinan jika Airlangga Hartarto, tetap menjadi Capres KIB, maka Cawapresnya adalah Zulkifli Hasan. Itupun kalau direstui Presiden Jokowi.

Kalau koalisi Gerindra-PKB atau Prabowo-Muhaimin, dapat dipastikan peluang untuk menjadi Capres dan Cawapres di koalisi ini sudah tertutup rapat.

Mengenai cawapres Anies, ketiga partai politik yang mengusung Anies yaitu Partai Nasdem, Partai Demokrat dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) sudah menyerahkan kepada Anies Baswedan sebagai capres untuk memilih cawapresnya, sehingga terbuka peluang AHY, Ahmad Heryawan (Aher), Sandi, Emil, Khofifah dan Erick Thohir untuk dipilih.

Agus Marimurti Yudhoyono (AHY) sudah dicalonkan oleh Partai Demokrat untuk mendampingi Anies sebagai cawapres. Begitu pula, Ahmad Heryawan (Aher) sudah dicalonkan oleh PKS sebagai Cawapres Anies. Akan tetapi, belum diputuskan. Beredar informasi bahwa Nasdem menginginkan yang mendampingi Anies sebagai Cawapres adalah Khofifah Indar Parawansa, Gubernur Jawa Timur.

Oleh karena capres dari koalisi partai lain yang dihadapi memiliki kekuatan raksasa karena memiliki kekuasaan, modal dan sebagainya. Maka, siapapun yang bakal ditetapkan menjadi cawapres Anies Baswedan, harus memiliki dukungan yang kuat untuk menambah kekuatan Anies khususnya di Jawa Timur, Jawa Tengah dan berbagai daerah di Indonesia.

Perebutan Cagub DKI

Sejatinya kekuasaan yang powerful bukan pada wakil presiden, tetapi pada Gubernur DKI Jakarta.

Mengapa? Setidaknya ada tiga alasannya. Pertama, DKI Jakarta adalah ibukota negara dan ibukota pemerintahan yang memiliki kekhususan. Kota global, tempat berkantor dan bermukimnya semua perwakilan negara-negara sahabat dari seluruh dunia.

Kedua, DKI Jakarta memiliki Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) yang tertinggi dari seluruh provinsi di Indonesia. Dengan APBD yang besar bisa melakukan banyak hal untuk membangun DKI Jakarta yang maju, adil dan sejahtera.

Ketiga, DKI Jakarta sebagai ibukota negara dan ibukota pemerintahan, merupakan pusat kemajuan dan pusat pemberitaan media. Kalau seorang gubernur yang cerdas memiliki visi dan misi serta kinerja yang baik, maka media akan selalu memberitakan dan akan menjadi pusat pemberitaan.

Oleh karena itu, tanpa ingin merendahkan posisi wakil presiden, fakta menunjukkan bahwa posisi gubernur DKI Jakarta tidak saja powerful, tetapi bisa menjadi tangga untuk promosi menjadi presiden di masa datang.

Para tokoh politik terkemuka seperti AHY, Ahmad Heryawan, Ridwan Kamil (Emil), Sandi, Khofifah, Erick Thohir dan lain-lain berpeluang untuk menjadi calon Gubernur DKI Jakarta.

Para tokoh politik yang berminat menjadi Gubernur DKI Jakarta 2024 harus berkolaborasi dengan mereka yang menjadi ketua umum partai politik dengan memberi kontribusi apapun agar partai politik yang diajak berkolaborasi memperoleh dukungan suara yang besar dalam pemilu serentak 2024.

Dengan demikian, pasca pemilu legislatif dan pemilihan presiden 2024, para tokoh politik yang mau bertanding dalam pemilihan kepala daerah khususnya pemilihan Gubernur DKI Jakarta sudah memperoleh dukungan dari partai-partai politik untuk diusung menjadi calon Gubernur DKI Jakarta.

Baca Juga

Opini

Saya ingin Ridho, Prananda dan terutama AHY yang merupakan anak dari presiden RI ke-6, mulai menempa diri dan menjadi standar pemimpin untuk generasi muda....

Opini

Sandi dan Erick merupakan menteri di kabinet pemerintahan Joko Widodo dan Ma'ruf Amin. Sementara Ridwan Kamil adalah Gubernur Jawa Barat. Jika dilihat dari latar belakang...

Pemilu

PKS bersama Anies perlu memiliki strategi yang matang dan inovatif guna memenangkan Pemilu legislatif dan pemilu Presiden 2024 serta mempertahankan eksistensi Partai Keadilan Sejahtera...

Pemilu

Kalau berbicara koalisi perubahan, maka yang pertama harus dibahas adalah Partai Nasional Demokrat (Partai NasDem) yang dipimpin Surya Paloh, karena merupakan motor penggagas dan...

Opini

Sebagai terobosan untuk memberi kepedulian dan keadilan kepada warga Tanah Merah, Plumpang, Jakarta Utara, Anies Baswedan, Gubernur DKI Jakarta memberikan Izin Mendirikan Bangunan (IMB)...

Opini

Tiga kasus yang dikemukakan di atas, yaitu penganiyaan terhadap David, penyiksaan yang mengakibatkan dua pelajar tewas, serta dugaan korupsi yang dilakukan RAT, jika dilihat...

Lainnya

Mantan aktivis, tokoh independen seperti Anies Baswedan dan pemimpin ormas besar di Indonesia berpeluang untuk memimpin bangsa menjadi calon presiden, calon wakil presiden, calon anggota...

Pemilu

Partai-partai politik pengusung Anies Baswedan mendapat berbagai macam tantangan. Setidaknya ada tiga tantangan yang dihadapi partai-partai pengusung Anies Baswedan.