Prof Yahaya Ibrahim Memuji Para Menteri Indonesia

Prof. Dr. Yahaya Ibrahim, Direktur Global Education Services Malaysia, memuji para Menteri Indonesia yang memiliki kualitas tinggi dari kalangan profesional yang dipilih Presiden Jokowi. Mantan rektor Universitas Sultan Zainal Abidin (Unisza) Malaysia mengemukakan hal tersebut dalam perjumpaan dengan saya di Swissbel Hotel Simatupang Jakarta (4/11/2019).

Pemikiran Ibnu Khaldun: Motivasi Agama dan Ashabiyah Jadi Perekat Indonesia

Ibnu Khaldun adalah seorang ilmuan Muslim terkemuka yang sering disebut sebagai bapak historiografi, sosiologi dan ekonomi. Karyanya yang terkenal adalah Mukaddimah. Salah satu buah pemikirannya yang tak lekang karena panas dan tak lapuk karena hujan ialah teori ashabiyah. Selain itu, Ibnu Khaldun mempunyai yaitu teori pertumbuhan ekonomi, teori penawaran dan permintaan.

Lawatan di Malaysia: Jadikan Bahasa Melayu Bahasa Dunia

Pada 2-5 Oktober 2019 saya melakukan lawatan di Malaysia. Saya bertemu dengan Prof. Dr. Juhary, Dekan The School of Arts, Humanities and Social Sciences (SAHUSS) Asia e University (AeU). Saya melakukan pertemuan dengan Prof. Dr. Juhary karena beberapa waktu yang lalu, senat Asia e University melantik saya sebagai Profesor pada The School of Arts, Humanities and Social Sciences (SAHUSS) Asia e University.

Fakultas Farmasi Universitas Ibnu Chaldun Kolaborasi PT. Kalbe Farma Tbk

Dalam rangka membangun aliansi strategis antara perguruan tinggi dengan dunia usaha, Bambang Marwoko, Dekan Fakultas Farmasi, didampingi Musni Umar, Rektor Universitas Ibnu Chaldun dan Edy Haryanto, Ketua Umum Yayasan Pembina Pendidikan Ibnu Chaldun (YPPIC) melakukan pertemuan dengan President Director PT Kalbe Farma Tbk Vidjongtius di kantornya Gedung Kalbe Jalan Suprapto, Jakarta (24/9/2049).

Rocky Gerung dan Musni Umar Diskusi Buku Jendela Akal Sehat

Para pendiri bangsa dan negara republik Indonesia seperti Soekarno, Mohamad Hatta, M. Natsir, Syahrir, Wahid Hasyim, Tan Malaka, Kasman Singodimedjo dan lain-lain, menjadikan buku sebagai teman hidup. Para pejuang Indonesia yang ditahan dan diasingkan oleh Belanda, yang menemani mereka dalam pengasingan adalah buku. Hal itu dikemukakan Rocky Gerung dalam diskusi bertajuk "Buku, Jendela Akal Sehat" di Jakbook Pasar Kenari Lama Jakarta (20/9/2019).

Membaca dan Menulis: Membangun Peradaban Bangsa

Pada 20 September 2019 saya diundang Talk Show bersama Rocky Gerung dengan membahas topik "Buku, Jendela Akal Sehat." Kegiatan ini diprakarsai Dr Sutrisno Muslimin dan La Ode Basir dengan jargon: Ngopi ngobrol penuh inspirasi. Buku merupakan sarana untuk mengetahui segala yang ada dijagat raya ini, yang nyata dan tidak nyata. Buku bisa juga sebagai sarana jendela akal sehat. Membaca dan Menulis: Membangun Peradaban Bangsa.

Kota Kendari Maju Kotanya, Maju UMKM Dan Banyak Universitas Berkualitas

Kota Kendari Maju Kotanya, ibukota provinsi Sulawesi Tenggara, yang saya kunjungi pada 13-15 September 2019, sudah banyak mengalami kemajuan. Dalam rangka melindungi UMKMK, pemerintah kota Kendari tidak memberi izin beroperasinya Indomaret dan Alfa Mart di kota Kendari. Selain itu, tumbuh generasi yang lebih berpendidikan yang merupakan cikal bakar lahir kelas menengah baru, karena di kota Kendari telah berdiri setidaknya lima universitas yaitu Universitas Haluoleo (Unhalu), Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kendari, Universitas Muhammadiyah Kendari (UMK), Universitas Sulawesi Tenggara (UNSULTRA), Universitas Nahdlatul Ulama Sulawesi Tenggara (UNU SULTRA).

Universitas Ibnu Chaldun Universitas Dunia Akhirat

Rektor Universitas Ibnu Chaldun Musni Umar dalam sambutan Pembukaan Sidang Pimpinan Universitas Ibnu Chaldun dalam rangka penerimaan mahasiswa baru tahun akademik 2019/2020 (7/9/2019) mengemukakan bahwa Universitas Ibnu Chaldun adalah universitas dunia akhirat. Alasannya, Universitas Ibnu Chaldun mengajarkan ilmu dunia, dan ilmu akhirat. Hal itu sesuai sabda Nabi Muhammad SAW "Siapa yang menghendaki dunia, maka harus memiliki ilmu dunia, dan siapa yang menghendaki akhirat, maka harus memikiki ilmu akhirat, dan siapa yang menghendaki keduanya (dunia akhirat), maka harus memiliki ilmu keduanyal."

Ketimpangan dan Kemiskinan di Jakarta dan Indonesia, Bagaimana Mengatasinya?

Salah satu tantangan terberat di DKI Jakarta dan di Indonesia ialah mengatasi ketimpangan dan kemiskinan. Masalah ketimpangan ekonomi dan kemiskinan di Jakarta dan Indonesia sudah diusahakan melalui pembangunan ekonomi, tetapi hasilnya gagal mengatasi ketimpangan. Bahkan pembangunan ekonomi semakin menghadirkan ketimpangan yang semakin besar dan gagal mengatasi kemiskinan.

UIC Peringati HUT RI ke-74: Pembukaan UUD 45 dan Pancasila Supaya Diamalkan

Hadir dalam peringatan HUT kemerdekaan RI, Edy Haryanto, Ketua Umum YPPIC, Baharuddin, Wakil Rektor Bidang Akademik, Rahmah Marsinah, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni, Sapta Maryati, Dekan Fak. Ilmu Komunikasi, Bambang Marwoko, Dekan Fakultas Farmasi, Hasinggahan Lubis, Dekan Fak. Agama Islam, para Wakil Dekan, Kepala Program Studi, Kepala Biro, karyawan dan mahasiswa (i) penerima beasiswa bidik misi.

RI 74 Tahun Merdeka: Jadikan Rakyat Indonesia Merdeka di Bidang Ekonomi, Dimulai Dari Pendidikan Anak Bangsa

Mayoritas bangsa Indonesia belum bebas dari penjajahan dalam bidang ekonomi. Salah satu petunjuk yang Allah berikan kepada manusia, ialah pentingnya pendidikan. Realitas yang dialami, 32 tahun pembangunan ekonomi di masa Orde Baru dan 20 tahun di masa Orde Reformasi, mayoritas rakyat tidak banyak berubah nasibnya, tetap miskin. Sebagai sosiolog, saya merasa yakin untuk mengakhiri kemiskinan dan keterbelakangan rakyat hanya melalui pendidikan. RI 74 Tahun Merdeka: Jadikan Rakyat Indonesia Merdeka di Bidang Ekonomi, Dimulai Dari Pendidikan Anak Bangsa.

Start typing and press Enter to search